30 Kepala Daerah Sepakat Dukung Transmigrasi

Jum'at, 20 Juni 2014 - 09:34 WIB
30 Kepala Daerah Sepakat...
30 Kepala Daerah Sepakat Dukung Transmigrasi
A A A
JAKARTA - Sebanyak 30 kepala daerah menandatangani nota kesepahaman dengan pemerintah untuk mendukung penempatan transmigrasi. 30 kepala daerah tersebut terdiri dari 17 gubernur dan 13 bupati/wali kota.

Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Menakertrans) Muhaimin Iskandar mengatakan, bentuk dukungan ini dinyatakan dalam penandatangan nota kesepakatan bersama (Memorandum of Understanding/MoU) bidang transmigrasi dalam lingkup Kerja Sama Antar Daerah (KSAD) antara pimpinan daerah pengirim dan penerima transmigran.

“Penandatanganan KSAD ini merupakan legalisasi untuk memberikan kepastian hukum atas komitmen pemerintah daerah asal, dengan pemerintah daerah tujuan transmigrasi yang menjalin kerja sama di bidang Ketransmigrasian, “ katanya di Gedung Kemenakertrans, Jakarta, Kamis 19 Juni 2014.

17 Gubernur yang menyatakan dukungannya terdiri dari tujuh provinsi pengirim transmigran yaitu Lampung, Jawa Barat, Jawa Tengah, Daerah Istimewa Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Barat. Sedangkan 10 provinsi penerima transmigran yaitu Bangka Belitung, Sumatera Selatan, Bengkulu, Kalimantan Barat, Kalimantan Utara, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tengah, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Utara dan Maluku.

“Sedangkan penandatanganan kerja sama antar daerah di tingkat kabupaten/kota terdiri dari delapan kabupaten/kota pengirim transmigran yaitu Kota Bandung, Kuningan, Cirebon, Grobogan, Kulonprogo, Nganjuk, Ngawi, Banyuwangi. Ada lima kabupaten/kota penerima transmigran (Buton, Kayong Utara, Kuburaya, Boalemo, Banggai Kepulauan,” terangnya.

Muhaimin menyampaikan, penyelenggaraan transmigrasi dirancang berdasarkan kebutuhan dan potensi masing-masing daerah. Kerja sama KSAD ini dijadikan instrumen pengintegrasian kebutuhan dan keinginan daerah pengirim dengan daerah penerima dalam penyelenggaraan transmigrasi.

Ditambahkannya, dukungan daerah dalam penyelenggaraan transmigrasi meningkat. Hal ini terlihat dari meningkatnya APBD provinsi dan kabupaten/kota dari tahun ke tahun untuk penyelenggaraan transmigrasi.

”Saat ini, sharing APBD yang terlaporkan sudah mencapai 15 hingga 20 persen dari seluruh pembiayaan ketransmigrasian,” kata Muhaimin.
(kri)
Berita Terkait
Wamen Viva Yoga Ajak...
Wamen Viva Yoga Ajak AKSI Bangun Kawasan Transmigrasi
Kementerian Transmigrasi...
Kementerian Transmigrasi Umumkan Program Studi Beasiswa Patriot, Terbuka untuk 1.100 Mahasiswa S2
Kementerian Transmigrasi...
Kementerian Transmigrasi Bakal Perluas Program Pengiriman Tenaga Kerja ke Jepang
Indeks Integritas Kementerian...
Indeks Integritas Kementerian Transmigrasi Capai 79,89 dalam SPI KPK pada 2025
Kementrans Salurkan...
Kementrans Salurkan 1.700 Paket Sembako Presiden ke Warga Kawasan Transmigrasi Barelang
Mentrans Rencanakan...
Mentrans Rencanakan Balai Transmigrasi sebagai Kawasan Eduwisata Transmigrasi
Berita Terkini
MK Tolak Gugatan Dharma...
MK Tolak Gugatan Dharma Pongrekun Atas UU Kesehatan: Kepatuhan Warga adalah Konsekuensi Logis
Refly Harun Desak PN...
Refly Harun Desak PN Jakarta Timur Bolehkan Siaran Langsung Sidang Dokter Tifa
Latsarmil Manajer Kopdes...
Latsarmil Manajer Kopdes Dievaluasi, Istana: Insyaaallah, Tidak Terjadi Korban Lagi
LPI Minta Program Prioritas...
LPI Minta Program Prioritas Nasional Dievaluasi Agar Sesuai Arahan Presiden
Pigai Sebut Masyarakat...
Pigai Sebut Masyarakat Indonesia Belum Siap Terima LGBT
Ini Makna Logo HUT ke-81...
Ini Makna Logo HUT ke-81 RI yang Telah Resmi Diluncurkan
Infografis
Profil Dadan Hindayana,...
Profil Dadan Hindayana, Kepala BGN yang Disorot Karena Marak Kasus Keracunan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved