Jadi Lawan Politik, Laskar HT Jawa Tengah Siap Kalahkan Jokowi
Minggu, 15 Juni 2014 - 19:15 WIB
Jadi Lawan Politik, Laskar HT Jawa Tengah Siap Kalahkan Jokowi
A
A
A
SEMARANG - Dukungan terhadap pasangan capres – cawapres Prabowo Subianto – Hatta Rajasa terus menguat di Jawa Tengah. Hari ini, Laskar Hary Tanoesodibjo (HT) Jawa Tengah mendeklarasikan dirinya mendukung capres – cawapres yang diusung Koalisi Merah Putih itu.
Secara resmi deklarasi Laskar HT Jawa Tengah itu digelar di Sektretariat Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Perindo Jawa Tengah, Jalan Sultan Agung Nomor 102 Kota Semarang yang juga digunakan sebagai Posko Relawan Rumah Kaum Merdeka.
Selain pembacaan pernyataan sikap, pada kegiatan yang dipenuhi relawan dari berbagai wilayah di Jawa Tengah itu dimeriahkan dengan pentas seni.
Ketua Laskar HT Jawa Tengah Siswadi Selodipoero mengatakan, dengan deklarasi ini tentunya dukungan dari para relawan yang tergabung dalam Perindo semakin mantap.
“Setelah deklarasi, langkah selanjutnya adalah konsolidasi, door to door.Perkiraan jumlah relawan Laskar HT ini mencapai 70 ribu orang se Jawa Tengah, dengan asumsi tiap kabupaten/kota ada sekitar 2.000 relawan. Satu orang diharapkan bisa menggandeng 10 orang untuk bersama – sama memenangkan Prabowo – Hatta pada Pilpres 9 Juli 2014 nanti,” katanya sesaat usai deklarasi pernyataan sikap.
Siswadi yang juga menjabat Ketua DPW Perindo Jawa Tengah, mengatakan laskar ini optimis akan memenangkan Prabowo – Hatta di Jawa Tengah. Perkiraan sekitar 48% suara yang akan diraup.
“Golput perkiraan sekitar 17%, kami optimistis 48%, tinggal dijumlah sudah berapa persen. Suara untuk capres – cawapres lainnya (Jokowi – JK) itu sisanya saja,” lanjutnya.
Siswadi menegaskan Jokowi – JK adalah lawan politik. Ini mengandung arti duet ini harus dikalahkan.
“Capres satunya itu bukan tetangga sebelah, tapi lawan politik. Dan lawan harus dikalahkan, tapi tentu saja sesuai aturan. Lawan berbeda dengan musuh, kalau musuh itu saling menghancurkan. Sebab itulah kita harus mengalahkan lawan, jangan sampai Indonesia dipimpin calon yang tidak jelas. Saya tahu betul Prabowo, saya juga tahu betul Jokowi. Nah kami mantap pilih Prabowo, orangnya iklas dan tegas,” jelasnya.
Wakil Ketua Tim Pemenangan Prabowo – Hatta Jawa Tengah, Sriyanto Saputro mengatakan sosok Prabowo Subianto dan Hary Tanoesoedibjo mempunyai banyak kesamaan.
“Di antaranya, mereka berdua tokoh nasional yang sangat peduli bangsa. Dan mohon maaf, keduanya juga sama – sama pernah dikhianati pihak lain. Tapi mereka berdua tetap bertekad berjuang membangun bangsa, menyelamatkan bangsa Indonesia,” katanya yang turut hadir pada deklarasi itu.
Sriyanto yang juga Wakil Ketua DPD Partai Gerindra Jawa Tengah menegaskan langkah kongkrit harus dilakukan relawan selepas deklarasi ini.
“Tidak perlu banyak rapat, yang penting bergerak. Mari sama – sama berjuang memenangkan Prabowo, menjadikan Indonesia bangsa yang bermartabat. Kalau bermartabat tentu tidak akan dilecehkan dunia," ujarnya.
Koordinator Nasional Laskar HT, Ahmad Rofiq, yang berkesempatan hadir pada gelaran itu mengatakan, memilih pemimpin dalam agama apapun harus sadar dan bertanggungjawab.
“Dan saya berkeyakinan Pak Prabowo ini bisa menjadi imam, menjadi pemimpin bangsa Indonesia. Orangnya amanah. Pemimpin tentu harus mampu bekerja menyelesaikan berbagai urusan. Tidak tiap hari blusukan, itu namanya kurang kerjaan, tidak tahu apa yang harus dikerjakan,” ujar Ahmad yang juga menjabat Sekjen DPP Perindo ini.
Dia lalu bercerita singkat bahwa Hary Tanoesoedibjo merupakan tokoh nasional yang ingin berjuang memajukan Indonesia. Ini sama seperti Prabowo Subianto.
“Pak Hary Tanoesoedibjo ini sudah berkeliling Indonesia, melihat berbagai persoalan dan potensi. Ternyata Indonesia sangat kaya, tapi kenapa masyarakatnya tidak sejahtera seolah – olah negara ini salah urus. Inilah yang akan diperjuangkan,” katanya.
Ahmad Rofiq menambahkan calon presiden haruslah orang yang independen. Artinya Indonesia memerlukan presiden yang tidak bisa ditekan siapapun. “Saya yakin seyakin-yakinnya, Prabowo tidak bisa ditekan bangsa lain,” tandasnya.
Secara resmi deklarasi Laskar HT Jawa Tengah itu digelar di Sektretariat Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Perindo Jawa Tengah, Jalan Sultan Agung Nomor 102 Kota Semarang yang juga digunakan sebagai Posko Relawan Rumah Kaum Merdeka.
Selain pembacaan pernyataan sikap, pada kegiatan yang dipenuhi relawan dari berbagai wilayah di Jawa Tengah itu dimeriahkan dengan pentas seni.
Ketua Laskar HT Jawa Tengah Siswadi Selodipoero mengatakan, dengan deklarasi ini tentunya dukungan dari para relawan yang tergabung dalam Perindo semakin mantap.
“Setelah deklarasi, langkah selanjutnya adalah konsolidasi, door to door.Perkiraan jumlah relawan Laskar HT ini mencapai 70 ribu orang se Jawa Tengah, dengan asumsi tiap kabupaten/kota ada sekitar 2.000 relawan. Satu orang diharapkan bisa menggandeng 10 orang untuk bersama – sama memenangkan Prabowo – Hatta pada Pilpres 9 Juli 2014 nanti,” katanya sesaat usai deklarasi pernyataan sikap.
Siswadi yang juga menjabat Ketua DPW Perindo Jawa Tengah, mengatakan laskar ini optimis akan memenangkan Prabowo – Hatta di Jawa Tengah. Perkiraan sekitar 48% suara yang akan diraup.
“Golput perkiraan sekitar 17%, kami optimistis 48%, tinggal dijumlah sudah berapa persen. Suara untuk capres – cawapres lainnya (Jokowi – JK) itu sisanya saja,” lanjutnya.
Siswadi menegaskan Jokowi – JK adalah lawan politik. Ini mengandung arti duet ini harus dikalahkan.
“Capres satunya itu bukan tetangga sebelah, tapi lawan politik. Dan lawan harus dikalahkan, tapi tentu saja sesuai aturan. Lawan berbeda dengan musuh, kalau musuh itu saling menghancurkan. Sebab itulah kita harus mengalahkan lawan, jangan sampai Indonesia dipimpin calon yang tidak jelas. Saya tahu betul Prabowo, saya juga tahu betul Jokowi. Nah kami mantap pilih Prabowo, orangnya iklas dan tegas,” jelasnya.
Wakil Ketua Tim Pemenangan Prabowo – Hatta Jawa Tengah, Sriyanto Saputro mengatakan sosok Prabowo Subianto dan Hary Tanoesoedibjo mempunyai banyak kesamaan.
“Di antaranya, mereka berdua tokoh nasional yang sangat peduli bangsa. Dan mohon maaf, keduanya juga sama – sama pernah dikhianati pihak lain. Tapi mereka berdua tetap bertekad berjuang membangun bangsa, menyelamatkan bangsa Indonesia,” katanya yang turut hadir pada deklarasi itu.
Sriyanto yang juga Wakil Ketua DPD Partai Gerindra Jawa Tengah menegaskan langkah kongkrit harus dilakukan relawan selepas deklarasi ini.
“Tidak perlu banyak rapat, yang penting bergerak. Mari sama – sama berjuang memenangkan Prabowo, menjadikan Indonesia bangsa yang bermartabat. Kalau bermartabat tentu tidak akan dilecehkan dunia," ujarnya.
Koordinator Nasional Laskar HT, Ahmad Rofiq, yang berkesempatan hadir pada gelaran itu mengatakan, memilih pemimpin dalam agama apapun harus sadar dan bertanggungjawab.
“Dan saya berkeyakinan Pak Prabowo ini bisa menjadi imam, menjadi pemimpin bangsa Indonesia. Orangnya amanah. Pemimpin tentu harus mampu bekerja menyelesaikan berbagai urusan. Tidak tiap hari blusukan, itu namanya kurang kerjaan, tidak tahu apa yang harus dikerjakan,” ujar Ahmad yang juga menjabat Sekjen DPP Perindo ini.
Dia lalu bercerita singkat bahwa Hary Tanoesoedibjo merupakan tokoh nasional yang ingin berjuang memajukan Indonesia. Ini sama seperti Prabowo Subianto.
“Pak Hary Tanoesoedibjo ini sudah berkeliling Indonesia, melihat berbagai persoalan dan potensi. Ternyata Indonesia sangat kaya, tapi kenapa masyarakatnya tidak sejahtera seolah – olah negara ini salah urus. Inilah yang akan diperjuangkan,” katanya.
Ahmad Rofiq menambahkan calon presiden haruslah orang yang independen. Artinya Indonesia memerlukan presiden yang tidak bisa ditekan siapapun. “Saya yakin seyakin-yakinnya, Prabowo tidak bisa ditekan bangsa lain,” tandasnya.
(sms)