Tim Jokowi-JK Bantah Mesin Parpol Koalisinya Lemah

Jum'at, 13 Juni 2014 - 11:41 WIB
Tim Jokowi-JK Bantah...
Tim Jokowi-JK Bantah Mesin Parpol Koalisinya Lemah
A A A
JAKARTA - Lembaga Survei Nasional (LSN) merilis hasil penelitiannya yang menunjukkan bahwa mandeknya elektabilitas calon presiden (Capres) Joko Widodo salah satunya disebabkan oleh mesin partai politik (parpol) koalisi pendukungnya tidak berjalan maksimal.

Namun hasil penelitian ini mendapat reaksi keras dari internal tim pemenangan pasangan capres nomor urut 2. Susaningtyas NH Kertopati selaku tim pemenangan bidang survei Joko Widodo-Jusuf Kalla mempertanyakan hasil penelitian tersebut.

"Ini kan repotnya survei di Indonesia tidak jelas siapa respondennya, metodenya, variable pengukurnya," ujar wanita yang akrab disapa Nuning ini kepada Sindonews, Jumat (13/6/2014).

Nuning mengatakan, selama ini mesin parpol koalisi pendukung pasangan yang dikenal Jokowi-JK itu berjalan sesuai dengan ritme dengan Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Tjahjo Kumolo selaku ketua tim pemenangan.

"Saya melihat bagus. Memang ada beberapa kegiatan yang terpisah yang mengatasnamakan tim pemenangan tapi semua terkoordinasi dengan baik," tukasnya.

Sebelumnya LSN membeberkan beberapa faktor mandeknya elektabilitas Jokowi. Selain masyarakat mulai jenuh dengan pencitraan Gubernur DKI Jakarta nonaktif itu, juga dipengaruhi tidak maksimalnya parpol koalisi pendukung Jokowi-JK.

"Mesin partai pendukung Jokowi-JK tidak bekerja optimal sebagaimana mesin partai-partai pengusung Prabowo-Hatta," terang peneliti utama LSN Dipa Pradipta dalam pemaparan hasil surveinya di Hotel Le Meredien, Jakarta, Kamis, 12 Juni 2014.
(kur)
Berita Terkait
Jadwal dan Panggung...
Jadwal dan Panggung Debat Capres dan Cawapres 2024
Digelar 5 Kali, Berikut...
Digelar 5 Kali, Berikut Jadwal Debat Capres dan Cawapres 2024
Haedar Nashir: Debat...
Haedar Nashir: Debat Capres-Cawapres Jangan seperti Cerdas Cermat
Soal Debat Capres-Cawapres,...
Soal Debat Capres-Cawapres, Wapres: Capres Sendiri, Cawapres Sendiri
Debat Capres-Cawapres...
Debat Capres-Cawapres dan Capaian RPJMN Kesehatan
MK Tolak Gugatan Batas...
MK Tolak Gugatan Batas Usia Capres-Cawapres 35 Tahun
Berita Terkini
KontraS Kritik Tuntutan...
KontraS Kritik Tuntutan 2,5 Tahun Penjara untuk Terdakwa Penyiraman Andrie Yunus
Revisi UU Polri, Menteri...
Revisi UU Polri, Menteri Pigai Usulkan Sejumlah Jabatan Utama Bisa Diisi Sipil
Film Pesta Babi Bergeser...
Film Pesta Babi Bergeser dari Kritik Sosial Jadi Instrumen Kampanye Disintegrasi Papua
KPK Angkut Moge, Mobil...
KPK Angkut Moge, Mobil Mewah, dan Sepeda usai Geledah Rumah Silmy Karim
Ancam 6 Juta Tenaga...
Ancam 6 Juta Tenaga Kerja, Wacana Kemasan Polos Harus Dibatalkan
DPR Minta KAI Bereskan...
DPR Minta KAI Bereskan Dulu Konektivitas Sebelum Bangun Jalur Kereta Aceh-Lampung
Infografis
9 Poin Penegasan Rektor...
9 Poin Penegasan Rektor UGM terkait Ijazah Jokowi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved