HT Dukung Prabowo karena Indonesia Butuh Kepastian Hukum

Kamis, 12 Juni 2014 - 18:18 WIB
HT Dukung Prabowo karena...
HT Dukung Prabowo karena Indonesia Butuh Kepastian Hukum
A A A
JAKARTA - Selain alasan pertumbuhan ekonomi yang kurang merata dirasakan masyarakat Indonesia, dukungan Ketua Umum Perindo Hary Tanoesoedibjo (HT) kepada Prabowo Subianto-Hatta Rajasa, karena Indonesia butuh pemerintah yang menjamin kepastian hukum.

"Kenapa kita tidak bisa begitu (ekonomi maju)? Karena masalahnya banyak, terutama masalah korupsi. Di KPK itu korupsi kecil, tapi yang besar itu dibalik regulasi," kata HT, saat deklarasi Laskar Hary Tanoesoedibjo di Posko Djoko Santoso Center, Jakarta Pusat, Kamis (12/6/2014).

Dia menjelaskan, persoalan ekonomi melambat lantaran prospek hukum di Indonesia kurang menjamin. Hal itu membuat iklim usaha untuk menyerap tenaga kerja dan mengurangi pengangguran menjadi terhambat.

"Masalah apalagi? Pendidikan secara stamina Indonesia produktif, tapi secara kemampuan kita tertinggal," ungkapnya.

Dihadapkan pada pilihan Prabowo-Hatta dan Jokowi-JK pada pemilu presiden mendatang, HT lebih memilih pasangan calon bernomor urut 1. Pasalnya, untuk mewujudkan iklim usaha dan kepastian hukum yang menjamin, pasangan tersebut dianggap paling pantas memimpin Indonesia.

"Untuk pilih pemimpin tentunya kita memilih yang bisa bawa perubahan, ini latar belaka saya mengambil keputusan dukung Prabowo-Hatta," ujarnya.

Sebab, tambah dia, untuk menjamin kepastian hukum dan merubah kesejahteraan masyarakat bukan saja dibutuhkan pemimpin yang dekat dengan masyarakat. Tetapi, dibutuhkan solusi dan sikap tegas dalam menegakkan hukum.

"Siapapun yang bisa memberantas korupsi, yang berani melawan arus tidak populer, tanpa ketegasan tidak mungkin anak buah bisa kuat kalau pimpinannya tidak kuat," tutupnya.
(maf)
Berita Terkait
Pendukung Unggah Foto...
Pendukung Unggah Foto Ganjar-Risma Capres-Cawapres 2024, Anda Setuju?
Massa Pendukung Capres-Cawapres...
Massa Pendukung Capres-Cawapres Penuhi KPU, Kawasan Taman Suropati Macet
KPU Persilakan Pendukung...
KPU Persilakan Pendukung Kawal Pendaftaran Capres-Cawapres pada 19 Oktober Mendatang
Nobar Debat Perdana...
Nobar Debat Perdana Capres-Cawapres, Pendukung Ganjar-Mahfud Gelar Karaoke Bareng
Jelang Pengundian Nomor...
Jelang Pengundian Nomor Urut Capres-Cawapres, Massa Pendukung Paslon Adu Yel-Yel
Jelang Pendaftaran Capres-Cawapres,...
Jelang Pendaftaran Capres-Cawapres, Ketum Parpol Pendukung Ganjar-Mahfud Kumpul di Kediaman Megawati
Berita Terkini
Disentil Jadi Partai...
Disentil Jadi Partai Penyeimbang, PDIP: Golkar Urus Pemadaman Listrik Saja
Harga Minyak Dunia Sudah...
Harga Minyak Dunia Sudah Turun, PDIP Minta Pemerintah Evaluasi Harga Pertamax
Ketum PGRI Prihatin...
Ketum PGRI Prihatin Guru Terpecah dalam Kubu ASN, PPPK dan Honorer
Roy Suryo-Dokter Tifa...
Roy Suryo-Dokter Tifa Ditangkap, Pakar Hukum: Tak Ada Tekanan dari Kubu Jokowi
Ketika Kebaikan Menjadi...
Ketika Kebaikan Menjadi Strategi: Akhir Dominasi Reward dan Punishment?
4 Keputusan Munas Kader...
4 Keputusan Munas Kader Muda NU, Dukung Muktamar ke-35 di Lirboyo hingga Tolak Zonasi AHWA
Infografis
Ranking FIFA Terbaru:...
Ranking FIFA Terbaru: Argentina Gusur Spanyol di Puncak, Indonesia Meroket 4 Tingkat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved