Cegah Korupsi, Fadli Zon Setuju Gaji Aparatur Naik

Selasa, 10 Juni 2014 - 16:54 WIB
Cegah Korupsi, Fadli...
Cegah Korupsi, Fadli Zon Setuju Gaji Aparatur Naik
A A A
JAKARTA - Untuk mencegah terjadinya tindak pidana korupsi yang dilakukan oleh pejabat-pejabat negara, Capres dan Cawapres nomor urut 1 Prabowo Subianto-Hatta Rajasa mengusulkan agar kualitas hidup pejabat negara harus ditingkatkan.

Hal tersebut seperti disampaikan Prabowo saat memaparkan visi-misinya terkait pemberantasan korupsi dalam debat kandidat capres-cawapres yang diselenggarakan Komisi Pemilihan Umum (KPU) di Balai Sabini, Senin 9 Juni 2014 malam.

Menurut Sekretaris Tim Pemenangan Koalisi Merah Putih Fadli Zon, gaji aparatur pemerintah perlu ditingkatkan. Hal ini mengingat tanggung jawab yang diemban pejabat negara itu sangat besar dalam menjalankan roda pemerintahan.

"Mereka ini orang-orang yang bekerja mengambil kebijakan dan juga menjalankan kebijakan. Nah aparatur ini kalau mereka gaji tidak cukup bisa cenderung mencari-cari uang dari yang lain. Termasuk juga korupsi," ujar Fadli di Rumah Polonia, Cipinang Cempedak, Jakarta Timur, Selasa (10/6/2014).

Ia menambahkan, selain meningkatkan kesejahteraan, yang terpenting adalah bagaimana meningkatkan produktifitas kinerja para aparatur ini. "Jadi jangan naik gaji tapi kinerja tidak ada. Itu berbahaya," ujar Fadli.

Bukankah dengan menaikkan gaji pegawai, sama dengan ongkos pengeluaran pemerintah juga akan naik? Menanggapi hal tersebut politikus Partai Gerindra ini mengatakan hal tersebut ada benarnya. Namun, jika hal tersebut diiringi dengan produktifitas dan peningkatan kinerja maka tidak ada istilah pemborosan.

Menurutnya, ongkos-ongkos yang membengkak tersebut dapat ditalangi dengan menekan pos anggaran lain yang belum pasti digunakan. "Dana bansos yang belum tentu sampai kepada masyarakat itu bisa dialihkan," ujarnya.

Fadli yakin, ketika kita dapat memberantas korupsi hingga akarnya, maka bangsa ini akan maju. "Korupsi harus dikurangi, diberantas secara bertahap. Tutup peluang orang-orang untuk melakukan korupsi. Sehingga keuangan kita cukup untuk menaikkan gaji pegawai. Dari situ kita (Indonesia) akan lebih bagus," pungkasnya.
(kri)
Berita Terkait
Kaesang Gelar Kampanye...
Kaesang Gelar Kampanye Akbar di Solo, Ini Alasannya
5 Fakta Tragedi Kampanye...
5 Fakta Tragedi Kampanye Politik yang Menewaskan 39 Orang
Kampanye Tatap Muka...
Kampanye Tatap Muka Meningkat, Kampanye Daring Turun
Dukung Generasi Muda...
Dukung Generasi Muda Berani Ekspresikan Diri lewat Kampanye #JalaniCaraGue
Kaesang Ungkap Pentingnya...
Kaesang Ungkap Pentingnya Maksimalkan Masa Kampanye Terbuka
Gandeng Nex Carlos,...
Gandeng Nex Carlos, Kampanye From Zero to Hero Dorong Generasi Muda Gigih Raih Impian
Berita Terkini
Pengamat Kebijakan Publik...
Pengamat Kebijakan Publik Apresiasi Arah Baru BGN, Transparansi dan Refocusing MBG
Waka BGN Sony Sonjaya...
Waka BGN Sony Sonjaya Ajukan Justice Collaborator, Kejagung Bakal Periksa Pekan Depan
Penampakan Andri Mulyono...
Penampakan Andri Mulyono Pakai Rompi Tahanan usai Jadi Tersangka Baru Pengadaan Motor Listrik BGN
Kejagung: Tersangka...
Kejagung: Tersangka Andri Mulyono Mark up Pengadaan Motor Listrik BGN
Tepis Isu Menguntungkan...
Tepis Isu Menguntungkan Kapolri, Pakar: UU Polri Baru Berpihak pada Kepentingan Publik
Refly Harun Pertanyakan...
Refly Harun Pertanyakan Nasib Kasus Roy Suryo Cs: Sudah 30 Kali Wajib Lapor, Kasus Belum Jelas
Infografis
Perbandingan Gaji Tentara...
Perbandingan Gaji Tentara AS dengan Rusia, China, dan Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved