Waspadai Konflik Dua Kubu Capres

Jum'at, 30 Mei 2014 - 08:38 WIB
Waspadai Konflik Dua...
Waspadai Konflik Dua Kubu Capres
A A A
JAKARTA - Pemilihan Presiden (Pilpres) 2014 yang hanya diikuti oleh dua pasangan calon presiden dan calon wakil presiden dinilai sarat dengan potensi konflik.

Untuk meminimalisasi konflik, kedua kubu diminta untuk senantiasa menahan diri dari aksi-aksi proprovokasi yang mungkin dilakukan oleh pihak ketiga.

Apalagi, pada pilpres kali ini semua kalangan baik para purnawirawan TNI/Polri, tokoh agama, tokoh masyarakat, akademisi terjun langsung dalam persaingan mendukung salah satu pasangan calon presiden.

Pengamat Politik dari Universitas Mercu Buana Heri Budianto menilai, adanya dua kandidat yang akan bertarung menunjukkan bahwa demokrasi Indonesia berjalan dengan baik.

Oleh karena itu, kata dia, baik kedua pasangan calon, pendukung, dan masyarakat harus menjaga keberlangsungan demokrasi yang sudah berjalan.

Meski demikian, dia menyadari potensi konflik kedua kubu pendukung cukup besar. “Karenanya masing-masing pihak harus saling menjaga. Perlu ada komitmen bersama untuk tidak mendukung secara berlebihan agar tidak mengganggu stabilitas negara,” tutur Heri, Kamis 29 Mei 2014.

Menurut dia, deklarasi damai dan komitmen bersama untuk menjaga jalannya pilpres yang tertib sangat penting. Agar tidak dimanfaatkan oleh pihak ketiga untuk memancing di air keruh.

“Bisa jadi bukan bukan salah satu kubu yang melakukan perusakan atau kekerasan melainkan pihak ketiga yang memanfaatkan kedua kubu yang berseberangan,” katanya.

Kedewasaan dalam berfikir dan peran partai politik (parpol) untuk memberikan pendidikan kepada masyarakat juga sangat penting untuk mencegah terjadinya gesekan.

Dia juga meminta kepada aparat penegak hukum baik KPU, Bawaslu dan
Kepolisian untuk mewaspadai adanya pihak-pihak tertentu yang mendesain agar terjadi konflik.
(dam)
Berita Terkait
Dosen Fisip Kalsel:...
Dosen Fisip Kalsel: Bahas Dana Alutsista 700 Triliun, Penampilan Anies Terkesan Cari Panggung
Sarat Indikasi Pelanggaran,...
Sarat Indikasi Pelanggaran, Aktivis Ciputat Kampanyekan Tagar Lawan Pemilu Curang
Gara-gara Covid-19,...
Gara-gara Covid-19, Pilpres Polandia Jadi 'Pilpres Hantu'
Jazz dan Pilpres
Jazz dan Pilpres
Gagahnya Ganjar-Mahfud...
Gagahnya Ganjar-Mahfud Kompak Pakai Jaket Bomber ala Pilot Top Gun
Potret Tiga Capres Ikuti...
Potret Tiga Capres Ikuti Debat Ketiga Pilpres 2024
Berita Terkini
Tutup P3N 27, Gubernur...
Tutup P3N 27, Gubernur Lemhannas Tegaskan Pemimpin Nasional Harus Berintegritas, Adaptif, dan Visioner
Jejak Uang Rp366,7 Miliar...
Jejak Uang Rp366,7 Miliar ke Pegawai Imipas Bongkar Dugaan Pemerasan oleh Silmy Karim
Kejagung Tak Sita Motor...
Kejagung Tak Sita Motor Listrik Kasus Dugaan Korupsi di Badan Gizi Nasional, Ini Alasannya
Dadan Hindayana Cs Korupsi...
Dadan Hindayana Cs Korupsi Tata Kelola MBG, Noel: Memprihatinkan
Pemerintah Serahkan...
Pemerintah Serahkan 112 DIM RUU Polri ke Komisi III DPR
Dharma Pongrekun Minta...
Dharma Pongrekun Minta MK Kaji Ulang UU Kesehatan Demi Jaga Kedaulatan Bangsa
Infografis
Libur Lebaran 28 Maret-1...
Libur Lebaran 28 Maret-1 April 2025, Waspadai Banjir Rob Jakarta
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved