Manuver Demokrat dan munculnya nama Sultan

Jum'at, 16 Mei 2014 - 06:16 WIB
Manuver Demokrat dan...
Manuver Demokrat dan munculnya nama Sultan
A A A
Sindonews.com - Hinggi kini hanya ada dua poros koalisi yang muncul. Di antaranya poros Prabowo Subianto dengan komando utama Partai Gerindra dan poros Joko Widodo (Jokowi) dari PDIP.

Namun, tidak menutup kemungkinan munculnya poros ketiga. Pasalnya, beberapa partai sampai saat ini belum menentukan sikap, berkoalisi atau membentuk kelompok baru.

Pengamat politik dari Labor Institute Indonesia, Andy William Sinaga mengatakan, Partai Demokrat yang belum menentukan sikap, dinilai tak punya waktu banyak untuk membentuk poros baru.

Pasalnya, partai berlambang bintang biru itu, saat ini tengah disbukkan Konvensi Demokrat. Menurutnya, Demokrat baru bisa mengambil langkah jika sudah diketahui hasil dari Konvensi Demokrat ini.

"Selama ini demokrat konsentrasi fokus di konvensi. Waktunya pun sangat sedikit. Jika Demokrat membentuk poros baru dan mengusung figur lain, Demokrat sama saja tak memercayai kadernya," kata Andy William saat dihubungi Sindonews, Kamis 15 Mei 2014 malam.

Andy mengungkapkan, munculnya nama Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Sri Sultan Hamengku Buwono X di bursa calon presiden (capres). Merupakan manuver Demokrat untuk menaikkan posisi tawar.

"Sultan bisa mengambil suara dari Golkar, dia merupakan kader Golkar. Selain itu, Sultan pernah aktif di NasDem (Nasional Demokrat). Adanya Sultan, bisa saja menggembosi suara Golkar dan NasDem," ucapnya.

Dia menilai, meski posisi Demokrat tak sekuat saat Pemilu 2009. Namun tetap saja, Demokrat memilik magnet politik bagi partai lainnya. Pasalnya, di balik Demokrat ada Ketua Umum Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang dikenal piawai memainkan strategi politik.

"Posisi Demokrat cukup diantisipasi oleh PDIP. Saat ini beberapa parpol yang belum menentukan pilihan, saling menunggu momentum karena punya bargaining," pungkasnya.
(maf)
Berita Terkait
Parpol Koalisi Pendukung...
Parpol Koalisi Pendukung Ganjar Pranowo Gelar Konsolidasi
Bertemu dengan Presiden...
Bertemu dengan Presiden PKS, Ketum Perindo: Starting Point ke Depan Bisa Berkolaborasi
Majukan Bangsa, Partai...
Majukan Bangsa, Partai Perindo dan PKS Jajaki Peluang Koalisi
Koalisi Indonesia Bersatu...
Koalisi Indonesia Bersatu Terbuka untuk Parpol Nonparlemen
Pengamat: Koalisi Parpol...
Pengamat: Koalisi Parpol Non-Parlemen Patut Diperhitungkan
Ajak Parpol Nonparlemen...
Ajak Parpol Nonparlemen Gabung KIB, Golkar: Agar Kita Memenangkan Pertarungan Politik
Berita Terkini
Imigrasi Nonaktifkan...
Imigrasi Nonaktifkan Pejabat yang Diperiksa KPK, Pastikan Pelayanan Publik Tetap Berjalan
Dua Truk Towing Masuk...
Dua Truk Towing Masuk Rumah Silmy Karim saat KPK Lakukan Penggeledahan
Panitia Mubes Kosgoro...
Panitia Mubes Kosgoro 1957 Terima Dokumen Lengkap Caketum La Ode Safiul Akbar
Islah Bahrawi Mengaku...
Islah Bahrawi Mengaku Dapat Intimidasi dari OTK, Rumah Diintai hingga Aktivitasnya Dibuntuti
Bahaya Romantisasi Oligarki...
Bahaya Romantisasi Oligarki Putih
Penunjukan Kepala BGN...
Penunjukan Kepala BGN Baru Dinilai Tepat untuk Membenahi MBG
Infografis
Trade Misinvoicing dan...
Trade Misinvoicing dan Upaya Penguatan Integritas Perdagangan Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved