Bawaslu nilai pelaksanaan Pemilu 2014 transparan

Sabtu, 10 Mei 2014 - 19:54 WIB
Bawaslu nilai pelaksanaan...
Bawaslu nilai pelaksanaan Pemilu 2014 transparan
A A A
Sindonews.com - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) menilai pelaksanaan Pemilu 2014 cenderung terbuka. Mulai dari tahapan sampai hasilnya bisa diekpose langsung ke publik.

"Kami tidak bisa membandingkan (dengan Pemilu 2009) karena setiap zaman beda konteksnya. Pada tahun 2009 itu entah seperti apa hasilnya," kata Pimpinan Bawaslu, Daniel Zuchron, di Cikini, Jakarta, Sabtu (10/5/2014).

Menurut Daniel, setidaknya hal itu bisa dibandingkan saat dilakukan rekapitulasi nasional hasil pemilu legislatif. Jika pada 2009 proses pemilu terkesan lebih tertutup, lanjut dia, pada 2014 jauh lebih terbuka.

Dia mencontohkan, untuk penghitungan pemilu luar negeri. Pada Pemilu 2009, penghitungan hasil pemilu langsung diumumkan hasilnya ke publik. Namun pada 2014 hasil rekapitulasi itu dibuka kembali oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU).

Namun Daniel mengatakan masih ada kelemahan dalam proses pelaksanaan Pemilu 2014. Dia berharap kelemahan itu menjadi pelajaran untuk pelaksanaan tahapan Pemilu Presiden 9 Juli nanti.

"Poinnya soal keterbukaan. soal profesionalitas, Bawaslu dan KPU di induk menyadari itu lemah," kata Daniel.
(dam)
Berita Terkait
Sistem Proporsional...
Sistem Proporsional Terbuka Dinilai Hadirkan Praktik Pasar Bebas
Bakal Caleg Partai Hanura...
Bakal Caleg Partai Hanura Diminta Tidak Boleh Menyerah
Eep Saefullah Fatah:...
Eep Saefullah Fatah: Sekolah Politik Bina Insan Mulia Dongkrak Suara PKB di 2024
Relawan Sobat Bang Hendra...
Relawan Sobat Bang Hendra Perkuat Pondasi Tim se-Jakpus dan Jaksel
Hari Pertama Pendaftaran,...
Hari Pertama Pendaftaran, Belum Ada Ajukan Gugatan Sengketa Pileg 2024 ke MK
MK Gelar Sidang Sengketa...
MK Gelar Sidang Sengketa Pileg 2024 Pekan Depan, Dibagi dalam 3 Panel
Berita Terkini
KPK Lelang 106 Lot Barang...
KPK Lelang 106 Lot Barang Rampasan Korupsi dari 26 Perkara, Ada Handphone hingga Bidang Tanah
Geledah Rumah Silmy...
Geledah Rumah Silmy Karim, KPK Yakin Ada Bukti Tambahan
Gugatan Paulus Tannos...
Gugatan Paulus Tannos di Singapura Ditolak, KPK: Percepat Proses Ekstradisi ke Indonesia
Tumbuhkan Asa Jurnalis...
Tumbuhkan Asa Jurnalis Muda di Era Disruspi Digital, IJTI Gelar Konferensi Jurnalis Kampus se-Indonesia
Kemenag Catat 2 Juta...
Kemenag Catat 2 Juta Hewan Kurban Senilai Rp18,28 Triliun Dipotong saat Iduladha
KPK Kembali Geledah...
KPK Kembali Geledah Rumah Silmy di Jalan Brawijaya Jaksel
Infografis
Anggap Zelensky Tidak...
Anggap Zelensky Tidak Populer, Trump Dukung Pemilu di Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved