Rumah Anas Urbaningrum kembali digeledah KPK
Rabu, 07 Mei 2014 - 02:07 WIB
Rumah Anas Urbaningrum kembali digeledah KPK
A
A
A
Sindonews.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali menggeledah rumah mantan Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum di Jalan Teluk Langsa, Duren Sawit, Jakarta Timur.
Penggeledahan tersebut besar kemungkinan terkait kasus Hambalang yang saat ini masih ditangani oleh KPK.
Juru Bicara Perhimpunan Pergerakan Indonesia (PPI) Ma'mun Murod mengungkapkan, rumah Anas digeledah sejak pukul 17.45 WIB tadi. Pengeledahan dilakukan di dua rumah milik Anas.
"Ada 15 pasukan Kuningan yang datang. Saya makin tidak paham dengan cara kerja KPK ini. Bukannya kedua rumah tersebut sudah pernah digeledah, kok kok sekarang digeledah lagi," tukas Murod dengan nada bertanya, Selasa (6/5/2014) malam.
Murod menduga KPK masih kekurangan alat bukti sehingga dilakukan penggeledahan ulang. "Apa karena alat bukti hukum atas kasus Anas masih belum cukup?" tukasnya lagi.
Penggeledan itu kata Murod menjadi tanda tanya besar, terlebih 9 Mei mendatang kasus Anas dinyatakan lengkap (P21) dan segera dilimpahkan ke kejaksaan. "Atau karena Anas baru saja nyentil kembali Cikeas dan Sang Pangeran?" sindir Murod masih dengan nada bertanya.
Penggeledahan tersebut besar kemungkinan terkait kasus Hambalang yang saat ini masih ditangani oleh KPK.
Juru Bicara Perhimpunan Pergerakan Indonesia (PPI) Ma'mun Murod mengungkapkan, rumah Anas digeledah sejak pukul 17.45 WIB tadi. Pengeledahan dilakukan di dua rumah milik Anas.
"Ada 15 pasukan Kuningan yang datang. Saya makin tidak paham dengan cara kerja KPK ini. Bukannya kedua rumah tersebut sudah pernah digeledah, kok kok sekarang digeledah lagi," tukas Murod dengan nada bertanya, Selasa (6/5/2014) malam.
Murod menduga KPK masih kekurangan alat bukti sehingga dilakukan penggeledahan ulang. "Apa karena alat bukti hukum atas kasus Anas masih belum cukup?" tukasnya lagi.
Penggeledan itu kata Murod menjadi tanda tanya besar, terlebih 9 Mei mendatang kasus Anas dinyatakan lengkap (P21) dan segera dilimpahkan ke kejaksaan. "Atau karena Anas baru saja nyentil kembali Cikeas dan Sang Pangeran?" sindir Murod masih dengan nada bertanya.
(lns)