KPU gelar rekap suara nasional untuk 4 provinsi

Minggu, 27 April 2014 - 12:14 WIB
KPU gelar rekap suara...
KPU gelar rekap suara nasional untuk 4 provinsi
A A A
Sindonews.com - Komisi Pemilihan Umum RI kembali akan menggelar rapat pleno terbuka perhitungan suara anggota DPR dan DPD RI tingkat nasional hari ini Minggu (27/04/2014) pukul 10.00 WIB. Pada rapat pleno hari kedua ini KPU akan melakukan rekap untuk empat provinsi yakni Lampung, Kalimantan Barat, DKI Jakarta, dan Jawa Barat.

"Rapat pleno terbuka kembali kita lanjutkan pukul 10.00," ujar ketua KPU Husni Kamil Manik, di Gedung KPU, Jalan Imam Bonjol, Jakarta, Minggu (27/04/2014).

Pada hari pertama kemarin, KPU sudah merekap beberapa provinsi, yakni Bangka Belitung, Banten, Jambi dan Riau. Khusus Banten, sejumlah saksi partai politik mempertanyakan adanya selisih pada pencatatan suara di dapil banten II.

Pada dapil ini sejumlah saksi partai menduga ada penggelembungan suara karena jumlah surat suara yang digunakan selisih jauh dengan jumlah surat suara sah dan tidak sah.

Jumlah surat suara yang digunakan 1.397.711, sedangkan jumlah suara sah dan tidak sah 1.407.711, atau ada selisih 10.000. Padahal, seharusnya jumlah surat suara yang digunakan sama angkanya dengan jumlah suara sah dan tidak sah dari pemilih. Protes atas data yang tidak sinkron ini antara lain dilakukan protes oleh saksi Partai Nasdem Ferry Mursyidan Baldan.

Sedangkan Jambi ditunda karena Bawaslu Jambi mempertanyakan mengapa KPU tidak menggelar pemungutan suara ulang (PSU) di empat TPS yang direkomendasikan. KPU dan Bawaslu akhirnya sepakat untuk menunda rekap tiga dapil di Banten dan rekap Jambi ini untuk dilakukan klarifikasi ke tingkat bawah dan diharapkan tuntas hari ini.

Komisi Pemilihan Umum (KPU) juga menunda rekapitulasi suara nasional dari Provinsi Riau. Penundaan itu karena KPU Riau belum melaksanakan rekomendasi Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Riau mengenai rekomendasi berbentuk rekapitulasi ulang terkait perbedaan suara sah dan tidak sah DPR dan DPD yang berbeda.
(kri)
Berita Terkait
Sistem Proporsional...
Sistem Proporsional Terbuka Dinilai Hadirkan Praktik Pasar Bebas
Bakal Caleg Partai Hanura...
Bakal Caleg Partai Hanura Diminta Tidak Boleh Menyerah
Eep Saefullah Fatah:...
Eep Saefullah Fatah: Sekolah Politik Bina Insan Mulia Dongkrak Suara PKB di 2024
Relawan Sobat Bang Hendra...
Relawan Sobat Bang Hendra Perkuat Pondasi Tim se-Jakpus dan Jaksel
Hari Pertama Pendaftaran,...
Hari Pertama Pendaftaran, Belum Ada Ajukan Gugatan Sengketa Pileg 2024 ke MK
MK Gelar Sidang Sengketa...
MK Gelar Sidang Sengketa Pileg 2024 Pekan Depan, Dibagi dalam 3 Panel
Berita Terkini
Kelakar Jenderal Sigit:...
Kelakar Jenderal Sigit: Selesai Jadi Kapolri, Saya Gantian Jadi Aktivis
Prabowo Dinilai Mampu...
Prabowo Dinilai Mampu Jaga Keamanan RI Hadapi Dinamika Geopolitik Global
5 Berita Hukum Pekan...
5 Berita Hukum Pekan Ini: Dadan Hindayana dan Silmy Karim Tersangka Korupsi, Noel Divonis 4,5 Tahun Penjara
Tata Kelola Saja Tidak...
Tata Kelola Saja Tidak Cukup, Gus Mashum: NU juga Butuh Tata Krama
DPR Tunggu Hasil Pembahasan...
DPR Tunggu Hasil Pembahasan Tim Perumus Buruh dan Apindo untuk RUU Ciptaker
Dasco Sebut Satgas Mulai...
Dasco Sebut Satgas Mulai Gelar Rapat Antisipasi Gelombang PHK Pekan Depan
Infografis
Indonesia-AS Teken Perjanjian...
Indonesia-AS Teken Perjanjian Dagang Resiprokal: Kabar Baik buat 4 Juta Buruh Tekstil
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved