KPAI akan terjunkan tim awasi UN tingkat SD dan SMP
Minggu, 27 April 2014 - 10:08 WIB
KPAI akan terjunkan tim awasi UN tingkat SD dan SMP
A
A
A
Sindonews.com - Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) memantau pelaksanaan Ujian Nasional tingkat atas (SMA, SMK, MA, dan SMALB) di enam provinsi di Indonesia. Hasilnya, ada beberapa rekomendasi agar Kemendikbud melakukan perbaikan.
UN untuk tingkat menengah atas telah berlangsung dan KPAI sebagai salah satu pengawas dari UN ini memiliki empat rekomendasi kepada Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Indonesia agar nantinya dapat diperhatikan.
“Yang pertama adalah Kemendikbud perlu memberikan kebijakan dan langkah khusus agar anak yang gagal mengikuti UN dapat mendapatkan kesempatan untuk mengikuti UN susulan,” ujar Ketua KPAI, Asrorun Ni’am Sholeh dalam rilisnya yang diterima oleh Sindonews, Sabtu 26 April 2014 malam.
Ni’am juga menjelaskan bahwa sistem UN saat ini masih perlu dilakukan evaluasi agar semua anak dapat mengikuti evaluasi hasil belajar secara adil dan ramah anak.
"Kemudian kami melihat masih ada kendala dalam penyelenggaraan UN tingkat atas ini semoga nantinya ada perbaikan pada UN tingkat pertama (SMP atau MTs) yang akan berlangsung awal Mei nanti,” ujarnya.
Kemudian yang terakhir, Ni’am menjelaskan bahwa untuk UN SMP, MTs dan SMPLB kemudian dilajutkan oleh Ujian Sekolah bagi SD atau MI maka pihaknya akan menerjukan tim pengawas ke sejumlah daerah.
UN untuk tingkat menengah atas telah berlangsung dan KPAI sebagai salah satu pengawas dari UN ini memiliki empat rekomendasi kepada Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Indonesia agar nantinya dapat diperhatikan.
“Yang pertama adalah Kemendikbud perlu memberikan kebijakan dan langkah khusus agar anak yang gagal mengikuti UN dapat mendapatkan kesempatan untuk mengikuti UN susulan,” ujar Ketua KPAI, Asrorun Ni’am Sholeh dalam rilisnya yang diterima oleh Sindonews, Sabtu 26 April 2014 malam.
Ni’am juga menjelaskan bahwa sistem UN saat ini masih perlu dilakukan evaluasi agar semua anak dapat mengikuti evaluasi hasil belajar secara adil dan ramah anak.
"Kemudian kami melihat masih ada kendala dalam penyelenggaraan UN tingkat atas ini semoga nantinya ada perbaikan pada UN tingkat pertama (SMP atau MTs) yang akan berlangsung awal Mei nanti,” ujarnya.
Kemudian yang terakhir, Ni’am menjelaskan bahwa untuk UN SMP, MTs dan SMPLB kemudian dilajutkan oleh Ujian Sekolah bagi SD atau MI maka pihaknya akan menerjukan tim pengawas ke sejumlah daerah.
(ysw)