Akuisisi BTN bisa picu pengangguran massal

Kamis, 24 April 2014 - 05:38 WIB
Akuisisi BTN bisa picu...
Akuisisi BTN bisa picu pengangguran massal
A A A
Sindonews.com - Rencana akuisisi PT Bank Tabungan Negara (BTN) oleh PT Bank Mandiri yang digagas Menteri BUMN Dahlan Iskan terus menuai reaksi dari sejumlah pihak. Bahkan, hal itu dinilai dapat memicu pengangguran massal.

"Terdapat ribuan karyawan BTN se-Indonesia yang berpotensi menganggur jika akuisisi ini dilakukan. Hal ini tidak sejalan dengan visi Presiden Susilo Bambang Yudhoyono yang justru mengurangi angka pengangguran," kata anggota Komisi IX DPR Poempida Hidayatulloh di Gedung DPR, Rabu 23 April 2014.

Oleh karena itu, Poempida mengingatkan Dahlan tidak gegabah dalam membuat satu kebijakan. Karena, ada aturan main yang harus diperhatikan dalam membuat kebijakan. Termasuk dengan memerhatikan dampak yang akan ditimbulkan dari kebijakan tersebut. "Serta nasib ribuan karyawan yang harus diperhatikan secara serius," ujarnya.

Menurut dia, Dahlan seharusnya bisa belajar dari permasalahan pekerja outsourcing di sejumlah perusahaan BUMN yang sampai sekarang belum ada solusi, dimana ratusan ribu pekerja outsourcing di-PHK.

Padahal, kata dia, Komisi IX DPR sudah berkali-kali mengingatkan agar Dahlan Iskan patuhi dan jalankan kesepakatan bersama. Tapi, faktanya Pemerintah mengabaikan kesepakatan bersama.

"Masalah ketenagakerjaan di perusahaan BUMN saja tidak diselesaikan, ditambah rencana akuisisi BTN yang berpotensi melahirkan pengangguran massal," ujarnya.

Berita:
Dahlan pasrah rencana akuisisi BTN ditunda
(dam)
Berita Terkait
BPJS Kesehatan Jadi...
BPJS Kesehatan Jadi Syarat Berbagai Pelayanan Publik, Berikut Penjelasannya
Ratusan Pekerja Rentan...
Ratusan Pekerja Rentan Dapat Bantuan Perlindungan Ketenagakerjaan
Target Cakupan BPJS...
Target Cakupan BPJS Ketenagakerjaan
Menaker Yassierli Menghadap...
Menaker Yassierli Menghadap Prabowo di Istana Bahas UMP 2025
Pengawas Ketenagakerjaan...
Pengawas Ketenagakerjaan Dukung Iklim Ketenagakerjaan Kondusif di Masa PPKM
Kerugian BPJS Ketenagakerjaan...
Kerugian BPJS Ketenagakerjaan Capai Rp20 Triliun, Kejagung Dalami Upaya Kesengajaan
Berita Terkini
Survei Poltracking:...
Survei Poltracking: 42,4% Publik Setuju MK Hapus Presidential Threshold
Dukung Naniek S Deyang...
Dukung Naniek S Deyang Pimpin BGN, Arus Bawah Prabowo Minta Program MBG Dibenahi
Wamenkum: 20 DIM RUU...
Wamenkum: 20 DIM RUU Polri Bakal Dibahas Bareng DPR
2 Pengusaha Divonis...
2 Pengusaha Divonis 1,5 Tahun Penjara, Kuasa Hukum: PT KEM Korban Sistem di Kemnaker
Silmy Karim Jadi Tersangka...
Silmy Karim Jadi Tersangka KPK, Mensesneg: Kita Perang Melawan Korupsi
Pertama Dalam Sejarah,...
Pertama Dalam Sejarah, Kemenag Lantik 15 Perempuan Jadi Kepala KUA
Infografis
5 Rudal Paling Mematikan...
5 Rudal Paling Mematikan di Dunia, Satan II Rusia Bisa Hancurkan Banyak Kota Sekaligus
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved