Agung tidak menuduh Maftuh mafia diyat

Rabu, 16 April 2014 - 15:10 WIB
Agung tidak menuduh...
Agung tidak menuduh Maftuh mafia diyat
A A A
Sindonews.com - Menteri Koordinator bidang Kesejahteraan Rakyat (Menko Kesra) Agung Laksono, mengaku bahwa dirinya tidak menuduh tim khusus negosiasi kasus TKI Satinah, yang diketuai Maftuh Basyuni sebagai mafia diyat.

Dia menjelaskan, pernyataannya yang menduga ada mafia diyat dalam upaya pembebasan Satinah di Arab Saudi, bukanlah ditujukan untuk tim khusus negosiasi kasus TKI Satinah.

"Itu tidak ditujukan untuk di Indonesia. Bukan untuk tim Indonesia, apalagi Pak Maftuh," ujar Menko Kesra Agung Laksono di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (16/4/2014).

Dia mengaku hanya curiga mafia diyat itu ada di pihak Arab Saudi. "Saya tidak menuduh ke dalam, tetapi saya curiga dan menduga mungkin di sana, di Arab. Tapi kalau enggak ada, ya, syukurlah. Masa antar pejabat tuduh menuduh. Enggaklah," katanya.

Diberitakan Sindonews sebelumnya, pernyataan beberapa pihak yang menuding adanya mafia diyat dalam upaya pembebasan TKI Satinah, disayangkan oleh Ketua Tim Khusus Negosiasi Kasus TKI Satinah, Maftuh Basyuni.

Seperti diketahui, beberapa pihak yang menuding adanya mafia diyat adalah Menteri Koordinator bidang Kesejahteraan Rakyat (Menko Kesra) Agung Laksono dan Lembaga pemerhati TKI di luar negeri, Migrant Care.

Namun, dia lebih menyoroti pernyataan yang dilontarkan oleh Menko Kesra Agung Laksono. Menurut Maftuh, pernyataan itu merupakan pernyataan yang tidak bijaksana.

"Ini ucapan yang tidak bijaksana, secara kebetulan saya dan rombongan yang sejak awal tangani Satinah, saya tersinggung," kata Maftuh Basyuni saat jumpa pers di kantor Kemenko Polhukam, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Selasa 15 April 2014.

Maftuh Basyuni bantah ada mafia diyat
(maf)
Berita Terkait
Bayar Diyat Rp15,5 M...
Bayar Diyat Rp15,5 M dan Penjara 20 Tahun, TKI Ini Akhirnya Lolos Eksekusi di Arab
Sekda: Ety Bisa Kembali...
Sekda: Ety Bisa Kembali Berkat Doa Seluruh Masyarakat Majalengka
Disnakertrans Jabar...
Disnakertrans Jabar Siap Fasilitasi Kepulangan Ety ke Majalengka
Wakil Ketua MPR Sore...
Wakil Ketua MPR Sore Ini Jemput TKI Bebas dari Hukuman Mati di Soetta
TKW Bebas dari Hukuman...
TKW Bebas dari Hukuman Mati, Jazilul Fawaid: Satu Nyawa Sangat Berharga
Ketum PBNU Ucapkan Syukur...
Ketum PBNU Ucapkan Syukur atas Bebasnya Ety dari Hukuman Mati di Saudi
Berita Terkini
KontraS Kritik Tuntutan...
KontraS Kritik Tuntutan 2,5 Tahun Penjara untuk Terdakwa Penyiraman Andrie Yunus
Revisi UU Polri, Menteri...
Revisi UU Polri, Menteri Pigai Usulkan Sejumlah Jabatan Utama Bisa Diisi Sipil
Film Pesta Babi Bergeser...
Film Pesta Babi Bergeser dari Kritik Sosial Jadi Instrumen Kampanye Disintegrasi Papua
KPK Angkut Moge, Mobil...
KPK Angkut Moge, Mobil Mewah, dan Sepeda usai Geledah Rumah Silmy Karim
Ancam 6 Juta Tenaga...
Ancam 6 Juta Tenaga Kerja, Wacana Kemasan Polos Harus Dibatalkan
DPR Minta KAI Bereskan...
DPR Minta KAI Bereskan Dulu Konektivitas Sebelum Bangun Jalur Kereta Aceh-Lampung
Infografis
Syarat Sah Hewan Kurban,...
Syarat Sah Hewan Kurban, Tidak Boleh Cacat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved