JK bantah diduetkan dengan Jokowi
Rabu, 16 April 2014 - 14:24 WIB
JK bantah diduetkan dengan Jokowi
A
A
A
Sindonews.com - Santernya kabar akan diduetkan dengan Joko Widodo sebagai pasangan capres-cawapres dibantah oleh Jusuf Kalla (JK). Mantan Wakil Presiden RI itu mengaku tidak tahu apa-apa mengenai isu yang sedang hangat di media sosial tersebut.
"Soal media sosial atau apalah itu saya belum tahu. Sekarang itu masyarakat terbuka mau komentar atau mau bikin apa saja kan bisa sekarang," ujar Jusuf Kalla kepada wartawan saat menghadiri Silahturahim Ketua Dewan Kemakmuran Masjid Se-Jakarta Timur, di Masjid Raya Al-Azhar, Jakarta Timur, Rabu (16/4).
Disinggung mengenai adanya pendeklarasian dirinya dengan calon dari PDIP, Jusuf Kalla enggan berbicara banyak. "Belum dibicarakan saya pribadi belum ada omongan apa-apa," ungkapnya.
Isu yang sedang hangat ini bermula dari peresmian koalisi antara PDIP dengan Partai Nasdem untuk Pemilihan Presiden (Pilpres) yang akan digelar 9 Juli mendatang. Dalam koalisi yang disebut oleh Jokowi sebagai kerja sama politik itu, dikabarkan akan menduetkan Gubernur DKI Jakarta dengan Jusuf Kalla.
Munculnya nama JK, dikabarkan diajukan oleh Surya Paloh sebagai Ketua Umum Partai Nasdem. Jokowi sendiri menyambut senang tokoh yang pernah menjadi Wakil Presiden di periode pertama pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono itu.
"Soal media sosial atau apalah itu saya belum tahu. Sekarang itu masyarakat terbuka mau komentar atau mau bikin apa saja kan bisa sekarang," ujar Jusuf Kalla kepada wartawan saat menghadiri Silahturahim Ketua Dewan Kemakmuran Masjid Se-Jakarta Timur, di Masjid Raya Al-Azhar, Jakarta Timur, Rabu (16/4).
Disinggung mengenai adanya pendeklarasian dirinya dengan calon dari PDIP, Jusuf Kalla enggan berbicara banyak. "Belum dibicarakan saya pribadi belum ada omongan apa-apa," ungkapnya.
Isu yang sedang hangat ini bermula dari peresmian koalisi antara PDIP dengan Partai Nasdem untuk Pemilihan Presiden (Pilpres) yang akan digelar 9 Juli mendatang. Dalam koalisi yang disebut oleh Jokowi sebagai kerja sama politik itu, dikabarkan akan menduetkan Gubernur DKI Jakarta dengan Jusuf Kalla.
Munculnya nama JK, dikabarkan diajukan oleh Surya Paloh sebagai Ketua Umum Partai Nasdem. Jokowi sendiri menyambut senang tokoh yang pernah menjadi Wakil Presiden di periode pertama pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono itu.
(hyk)