Sikap politik Jokowi terkesan minta dikasihani
Selasa, 15 April 2014 - 17:23 WIB
Sikap politik Jokowi terkesan minta dikasihani
A
A
A
Sindonews.com - Pengakuan Gubernur DKI Jakarta sekaligus calon presiden (capres) dari PDIP Joko Widodo (Jokowi) yang merasa dijebak terkait keberadaan profil dan dua programnya di soal Ujian Nasional (UN), dianggap berlebihan.
"Keberatan atau apalah namanya itu, perilaku politik lah, bisa ditebak. Apalagi menjelang pilpres begini," ujar Anggota DPRD DKI Jakarta M Sanusi saat dihubungi oleh Sindonews, Selasa (15/4).
Sanusi mencontohkan bagaimana ketika rumah dinas Mantan Wali Kota Solo ini disadap oleh orang yang tak dikenal beberapa waktu yang lalu.
"Ini sama kayak waktu disadap di kamarnya Pak Gubernur. Siapa yang bisa akses masuk ke rumahnya, bininya? Kalau memang disadap harusnya penjaga di rumah dia tuh tahu lah, enggak usah sampai heboh kemarin itu," ujarnya.
Sanusi menjelaskan Jokowi seperti ingin dikasihani oleh warganya. "Seakan-akan terzalimi oleh pemberitaan, terus dilihat oleh warga bahwa Gubernurnya disakiti. Ya seperti itulah," tukasnya.
Diberitakan, Joko Widodo mengaku keberatan dan akan mengusut siapa pembuat soal dirinya di Ujian Nasional. Banyak spekulasi mengenai adanya kampanye terselubung kepada pemula yaitu pelajar SMA untuk menaikkan pamor Jokowi.
"Keberatan atau apalah namanya itu, perilaku politik lah, bisa ditebak. Apalagi menjelang pilpres begini," ujar Anggota DPRD DKI Jakarta M Sanusi saat dihubungi oleh Sindonews, Selasa (15/4).
Sanusi mencontohkan bagaimana ketika rumah dinas Mantan Wali Kota Solo ini disadap oleh orang yang tak dikenal beberapa waktu yang lalu.
"Ini sama kayak waktu disadap di kamarnya Pak Gubernur. Siapa yang bisa akses masuk ke rumahnya, bininya? Kalau memang disadap harusnya penjaga di rumah dia tuh tahu lah, enggak usah sampai heboh kemarin itu," ujarnya.
Sanusi menjelaskan Jokowi seperti ingin dikasihani oleh warganya. "Seakan-akan terzalimi oleh pemberitaan, terus dilihat oleh warga bahwa Gubernurnya disakiti. Ya seperti itulah," tukasnya.
Diberitakan, Joko Widodo mengaku keberatan dan akan mengusut siapa pembuat soal dirinya di Ujian Nasional. Banyak spekulasi mengenai adanya kampanye terselubung kepada pemula yaitu pelajar SMA untuk menaikkan pamor Jokowi.
(hyk)