KPK terus dalami peran Boediono & Sri di Century

Rabu, 09 April 2014 - 16:42 WIB
KPK terus dalami peran...
KPK terus dalami peran Boediono & Sri di Century
A A A
Sindonews.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memastikan, posisi mantan Gubernur Bank Indonesia (BI) yang kini menjabat Wakil Presiden (Wapres) Boediono dalam kasus Century, belum aman.

Pandangan ini juga berlaku bagi mantan Menteri Keuangan (Menkeu) sekaligus mantan Ketua Komisi Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) Sri Mulyani Indrawati.

Ketua KPK Abraham Samad mengatakan, pihaknya masih mendalami semua keterangan mantan Sekretaris KSSK Raden Pardede, yang menjadi saksi dalam sidang lanjutan terdakwa mantan Deputi Gubernur Bank Indonesia IV Bidang Pengelolaan Devisa dan Moneter Budi Mulya, di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor), Senin 7 April 2014 dan Selasa 8 April.

Pihaknya akan mencocokan bukti lain dengan keterangan Raden untuk memastikan dugaan keterlibatan Boediono dan Sri Mulyani. Menurutnya, meski keduanya membantah, tentu tidak akan menghilangkan dugaan pidana.

"Ya itu keterangannya akan didalami. Iya, betul sekali (bantahan Sri Mulyani dan Boediono tidak hilangkan pidana yang dilakukan)," kata Abraham saat ditemui KORAN SINDO di TPS 40, Kelurahan Pulogadung, Jakarta Timur, Rabu (9/4/14).

Dalam keterangannya, Raden Pardede menyatakan, keputusan penetapan Bank Century sebagai bank gagal berdampak sistemik adalah kesepakatan Boediono dan Sri Mulyani.

Abraham melanjutkan, pendalaman KPK tidak hanya melihat fakta-fakta lain yang muncul di persidangan kan. KPK akan melakukan proses lain. Bahkan pihaknya masih akan melengkapi dengan cara menelusuri dan mencari bukti-bukti lain yang valid.

Dia menguraikan, keterangan Sri Mulyani dalam pemeriksaan di Amerika Serikat, saat proses penyidikan belum cukup untuk menjerat Boediono. Begitu juga pihak lain.

"Nanti akan dilakukan pemeriksaan (bukti-bukti). Masih ada (dari keterangan Sri Mulyani) yang perlu dilengkapi, bukan cukup. Masih perlu ada yang dilengkapi," tandasnya.
(maf)
Berita Terkait
Eks Deputi Gubernur...
Eks Deputi Gubernur BI Budi Mulya Ajukan Peninjauan Kembali ke MA
Batalkan Putusan PK...
Batalkan Putusan PK Pertama, MA Bebaskan Terpidana Bank Century
International Budget...
International Budget Partnership: Perpu Covid-19 Untuk Kepentingan Elit Ekonomi dan Politik
Mau Punya Mobil Seperti...
Mau Punya Mobil Seperti CEO Toyota? Siap-Siap, Century GRMN SUV Segera Meluncur!
Fahri Sindir Proyek...
Fahri Sindir Proyek Kereta Cepat: Presiden Nyaris Disalahkan karena Talangi Bank Rugi
3 Film yang Memiliki...
3 Film yang Memiliki Alur Cerita Mirip 20th Century Girl, Kisah Cinta Pertama Berakhir Nyesek
Berita Terkini
Presiden Jerman Kunjungi...
Presiden Jerman Kunjungi Indonesia, Dijadwalkan ke Istiqlal dan Katedral
Walhi Minta Pembahasan...
Walhi Minta Pembahasan Revisi UU HAM Ditunda
WNI Dianiaya di Malaysia,...
WNI Dianiaya di Malaysia, Kemlu Sebut 4 Pelaku Sudah Diamankan
Prabowo Panggil Purbaya...
Prabowo Panggil Purbaya hingga Bahlil ke Kertanegara, Ini yang Dibahas
PBNU Gelar Munas dan...
PBNU Gelar Munas dan Konbes di Ploso Kediri pada 20-23 Juni 2026, Presiden Prabowo Diundang
PKB Jabar Fest, Gus...
PKB Jabar Fest, Gus Muhaimin: Kita Tak Butuh Pemimpin Pencitraan
Infografis
5 Kapal Perang Paling...
5 Kapal Perang Paling Canggih di ASEAN
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved