Wiranto: Jangan sampai ada pemimpin hasil rekayasa

Rabu, 09 April 2014 - 11:25 WIB
Wiranto: Jangan sampai...
Wiranto: Jangan sampai ada pemimpin hasil rekayasa
A A A
Sindonews.com - Calon Presiden dari Partai Hanura Wiranto berharap pesta demokrasi yang digelar setiap lima tahun itu berjalan lancar tanpa ada konflik dan permasalahan.

"Ini kontes demokrasi yang harus ditunjukan kepada dunia. Indonesia harus tunjukan bahwa kita negara demokrasi. Pemilu ini harus tidak ada permasalahan, tidak ada konflik, jujur, adil dan transparan," ujar Wiranto saat ditemui di TPS 10 di Jalan Masjid Al Ikhlas, Bambu Apus, Jakarta Timur, Rabu (9/4/2014).

Mantan Panglima TNI itu berharap pemimpin yang terpilih bukan dari hasil rekayasa yang akan mencederai proses politik. Rekayasa atau manipulasi kualitas pemimpin dengan berbagai cara akan merugikan bangsa Indonesia.

"Kalah menang biasa, tapi jangan sampai kita dapat pemimpin dari hasil rekayasa yang tidak jujur. Jangan sampai kita memanipulasi kualitas pemimpin dengan berbagai cara. Yang rugi bangsa kita sendiri," ungkapnya.

Seyogyanya, kata Wiranto, rakyat harus mengetahui siapa yang dipilihnya dan tujuan calon pemimpinnya.

"Rakyat harus paham hak mereka untuk memilih. Tapi juga paham kepentingan memilih untuk lima tahun ke depan," imbuhnya.
(ysw)
Berita Terkait
Sistem Proporsional...
Sistem Proporsional Terbuka Dinilai Hadirkan Praktik Pasar Bebas
Bakal Caleg Partai Hanura...
Bakal Caleg Partai Hanura Diminta Tidak Boleh Menyerah
Eep Saefullah Fatah:...
Eep Saefullah Fatah: Sekolah Politik Bina Insan Mulia Dongkrak Suara PKB di 2024
Relawan Sobat Bang Hendra...
Relawan Sobat Bang Hendra Perkuat Pondasi Tim se-Jakpus dan Jaksel
Hari Pertama Pendaftaran,...
Hari Pertama Pendaftaran, Belum Ada Ajukan Gugatan Sengketa Pileg 2024 ke MK
MK Gelar Sidang Sengketa...
MK Gelar Sidang Sengketa Pileg 2024 Pekan Depan, Dibagi dalam 3 Panel
Berita Terkini
Revisi UU Polri: Batas...
Revisi UU Polri: Batas Usia dan Syarat Anggota Kompolnas Diusulkan Lebih Fleksibel
KontraS Kritik Tuntutan...
KontraS Kritik Tuntutan 2,5 Tahun Penjara untuk Terdakwa Penyiraman Andrie Yunus
Revisi UU Polri, Menteri...
Revisi UU Polri, Menteri Pigai Usulkan Sejumlah Jabatan Utama Bisa Diisi Sipil
Film Pesta Babi Bergeser...
Film Pesta Babi Bergeser dari Kritik Sosial Jadi Instrumen Kampanye Disintegrasi Papua
KPK Angkut Moge, Mobil...
KPK Angkut Moge, Mobil Mewah, dan Sepeda usai Geledah Rumah Silmy Karim
Ancam 6 Juta Tenaga...
Ancam 6 Juta Tenaga Kerja, Wacana Kemasan Polos Harus Dibatalkan
Infografis
Skuad Timnas Spanyol...
Skuad Timnas Spanyol di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Real Madrid
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved