Bebasnya Wilfrida bukan hasil kerja pemerintah

Selasa, 08 April 2014 - 19:43 WIB
Bebasnya Wilfrida bukan...
Bebasnya Wilfrida bukan hasil kerja pemerintah
A A A
Sindonews.com - Pemerintah Indonesia dinilai telah lalai dalam melindungi Tenaga Kerja Indonesia (TKI). Bahkan, tidak peduli terhadap TKI yang terancam hukuman mati di luar negeri.

Hal demikian dikatakan oleh Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal. Menurutnya, bebasnya TKI asal Belu, NTT, Wilfrida Soik dari ancaman hukuman mati di Malaysia, bukan merupakan kerja keras pemerintah.

Melainkan, upaya keras dari Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Prabowo Subianto. "Jelas sekali menunjukkan bahwa pemerintah telah lalai dan tidak peduli dibandingkan upaya masyarakat sipil. Yang membebaskan justru Probowo," tuturnya saat dihubungi wartawan, Selasa (8/4/2014).

Maka dari itu, dia berharap agar pemerintah pasca Pemerintah Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) nantinya, mampu melindungi dan membebaskan TKI yang terjerat kasus hukum di luar negeri.

Sebab, lanjut dia, TKI merupakan pahlawan devisa yang menyumbang puluhan triliun pertahun untuk negara. Menurut dia, tugas pemerintah nantinya yakni segera merevisi Undang-undang (UU) Nomor 39 Tahun 2004 tentang Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia, dengan lebih menekankan pasal perlindungan negara bagi TKI.

"Pemerintah harus menyelamatkan ratusan TKI lainnya yang terancam hukuman mati termasuk Satinah, dan segera merevisi UU Nomor 39 Tahun 2004 tentang PPTI lebih menekankan pasal perlindungan negara bagi TKI," tuturnya.

Lebih lanjut Iqbal menegaskan, posisi TKI bagi ekonomi Indonesia tidak bisa lagi dipandang sebelah mata, karena tahun 2013 ini sumbangan devisa yang dikirim TKI ke Indonesia sebanyak Rp80 triliun.

Seperti diketahui sebelumnya, Wilfrida terbebas dari ancaman hukuman mati atas dugaan pembunuhan terhadap majikannya. Kini Wilfrida akan menjalani rehabilitasi di Johor Hospital, Malaysia.
(maf)
Berita Terkait
Bayar Diyat Rp15,5 M...
Bayar Diyat Rp15,5 M dan Penjara 20 Tahun, TKI Ini Akhirnya Lolos Eksekusi di Arab
Sekda: Ety Bisa Kembali...
Sekda: Ety Bisa Kembali Berkat Doa Seluruh Masyarakat Majalengka
Disnakertrans Jabar...
Disnakertrans Jabar Siap Fasilitasi Kepulangan Ety ke Majalengka
Wakil Ketua MPR Sore...
Wakil Ketua MPR Sore Ini Jemput TKI Bebas dari Hukuman Mati di Soetta
TKW Bebas dari Hukuman...
TKW Bebas dari Hukuman Mati, Jazilul Fawaid: Satu Nyawa Sangat Berharga
Ketum PBNU Ucapkan Syukur...
Ketum PBNU Ucapkan Syukur atas Bebasnya Ety dari Hukuman Mati di Saudi
Berita Terkini
Gugatan Paulus Tannos...
Gugatan Paulus Tannos di Singapura Ditolak, KPK: Percepat Proses Ekstradisi ke Indonesia
Tumbuhkan Asa Jurnalis...
Tumbuhkan Asa Jurnalis Muda di Era Disruspi Digital, IJTI Gelar Konferensi Jurnalis Kampus se-Indonesia
Kemenag Catat 2 Juta...
Kemenag Catat 2 Juta Hewan Kurban Senilai Rp18,28 Triliun Dipotong saat Iduladha
KPK Kembali Geledah...
KPK Kembali Geledah Rumah Silmy di Jalan Brawijaya Jaksel
LPSK Siap Berikan Perlindungan...
LPSK Siap Berikan Perlindungan bagi Justice Collaborator Kasus BGN dan Imipas
Ditangkap Kejagung,...
Ditangkap Kejagung, Eks Waka BGN Sony Sonjaya Masih Syok
Infografis
Hasil Drawing Piala...
Hasil Drawing Piala AFF 2026: Timnas Indonesia Bentrok dengan Vietnam
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved