Kampanye PDIP bikin macet dan merugikan

Sabtu, 05 April 2014 - 16:27 WIB
Kampanye PDIP bikin...
Kampanye PDIP bikin macet dan merugikan
A A A
Sindonews.com - Kampanye terbuka pemilihan legislatif (pileg) yang dilakukan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) di alun-alun Sukoharjo, Jawa Tengah, membuat sejumlah ruas jalan macet.

Berdasarkan pantauan dilapangan, kemacetan tidak terlihat di ruas jalan utama menuju ke arah alun-alun Sukoharjo yang letaknya berada di pusat kota dan merupakan titik pertemuan jalan menuju ke Wonogiri.

Namun, di jalur arternatif kemacetan juga sudah terjadi. Seperti di ruas jalan Mojo dari arah Bekonang, Mojolaban hingga Kota Sukoharjo, iring-iringan kendaraan menambah kemacetan di jalan tersebut.

Iring-iringan itu disebabkan adanya massa PDIP yang berkonvoi disepanjang jalur itu. Tak hanya memakan ruas jalan dari arah berlawanan, massa pun terkadang berhenti di tengah jalan. Mereka berjoget sambil memainkan suara knalpot yang cukup memekakan telinga.

Sebab, knalpot-knalpot tersebut sengaja mereka ubah dengan menambahkan kaleng pada knalpot. Sehingga suara yang dihasilkan menjadi berisik.

Belum lagi bila massa PDIP ini bertemu dengan kader massa dari arah berlawanan. Sudah pasti massa lebih lama menguasai jalan. Padahal baik dari arah depan maupun belakang rombongan massa ini, banyak kendaraan mengantri di belakangnya.

Tak terlihat satupun personel kemanan baik dari Polri maupun dari TNI di jalur alternatif ini. Praktis, jalur yang biasanya hanya butuh waktu 20 menit untuk sampe ke Sukoharjo Kota, menjadi 1,5 jam untuk sampe ke pusat kota.

Ahmad (30) Sopir Bus Al-Amin jurusan Solo-Wonogiri yang berada dibelakang barisan massa PDIP ingin keluar dari rombongan massa merasa terganggu dengan kegiatan kampanye tersebut.

"Kalau sudah macet begini ya jadi susah untuk mengejar rit puing, rugi waktu, pendapatan juga berkurang," katanya kepada wartawan , Sabtu (5/4/2014).

Dia mengatakan, berkampanye itu memang hak setiap warga negara, tetapi hendaknya dalam melakukan aktivitas kampanye tetap tertib dan tidak merugikan orang lain.

"Kalau mereka tidak tertib, toh masyarakat umum yang melihatnya tidak akan simpatik dengan kampanye yang mereka lakukan," tutupnya.

Selain masalah parkir sembarangan di bahu jalan yang membuat kemacetan parah, kendaraan lainnya seperti bus dan truck yang disewa oleh koordinator kegiatan kampanye PDIP juga banyak yang mengambil lajur arah berlawanan dan menambah titik kemacetan.

Sedangkan kampanye terakhir PDIP yang akan dihadiri Ketua Umum DPP PDIP Megaawati Soekarnoputri itu baru dimulai pada pukul 14.00 WIB.
(mhd)
Berita Terkait
Aturan Keluarga Satu...
Aturan Keluarga Satu Partai Dinilai Beri Dampak Positif bagi PDIP
Jadi Partai Modern,...
Jadi Partai Modern, PDIP Dinilai Tak Tinggalkan Elan Kerakyatan
PDIP Akan Ekspose Prestasi...
PDIP Akan Ekspose Prestasi Kepemimpinan 3 Pilar Partai ke Publik
Romo Benny Sebut PDIP...
Romo Benny Sebut PDIP Partai Modern yang Kekuatannya pada Struktur Organisasi
PDIP Gelar Banteng Ride...
PDIP Gelar Banteng Ride and Night Run, 500 Orang Daftar
PDIP Akan Serap Aspirasi...
PDIP Akan Serap Aspirasi Rakyat Sebelum Bertemu Parpol Lain
Berita Terkini
Islah Bahrawi Mengaku...
Islah Bahrawi Mengaku Dapat Intimidasi dari OTK, Rumah Diintai hingga Aktivitasnya Dibuntuti
Bahaya Romantisasi Oligarki...
Bahaya Romantisasi Oligarki Putih
Penunjukan Kepala BGN...
Penunjukan Kepala BGN Baru Dinilai Tepat untuk Membenahi MBG
KPK Lelang 106 Lot Barang...
KPK Lelang 106 Lot Barang Rampasan Korupsi dari 26 Perkara, Ada Handphone hingga Bidang Tanah
Geledah Rumah Silmy...
Geledah Rumah Silmy Karim, KPK Yakin Ada Bukti Tambahan
Gugatan Paulus Tannos...
Gugatan Paulus Tannos di Singapura Ditolak, KPK: Percepat Proses Ekstradisi ke Indonesia
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved