Laporan keuangan masjid lebih transparan dibanding parpol

Kamis, 03 April 2014 - 16:04 WIB
Laporan keuangan masjid...
Laporan keuangan masjid lebih transparan dibanding parpol
A A A
Sindonews.com - Indonesia Corruption Watch (ICW) mengkritisi laporan dana kampanye partai politik (parpol) masih belum transparan. Hal tersebut terbukti dari sistem laporan dana kampanye yang sudah diserahkan kepada Komisi Pemilihan Umum (KPU) pada 2 Maret 2014 lalu.

Menurut Koordinator Indonesia Corruption Watch (ICW) Ade Irawan, sistem laporan dana kampanye seolah dibuat asal-asalan. Bahkan, tak jarang sistem pelaporannya pun secara sengaja dibuat tidak mendetail, supaya bisa menghindari upaya audit dari lembaga akuntan publik yang ditunjuk KPU.

"Partai ini sistem laporan keuangannya lebih buruk dibanding laporan keuangan masjid," ungkap Ade saat diskusi 'Mengawal Mobilitas Dana Kampanye' Ikatan Akuntan Indonesia (IAI) di Gedung Sarinah, Jakarta, Kamis (3/4/2014).

Dia melanjutkan, memang dalam Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2012 kewajiban peserta pemilu, yakni parpol dan caleg DPD RI hanya diminta menyerahkan dana kampanye paling lambat 2 Maret lalu. Tetapi jauh dari itu, menurutnya, paling penting adalah soal kejelasan sumber dana atau asal penyumbang.

Maka itu, kewajiban KPU mulai dari sekarang untuk memediasi lembaga semisal Ikatan Akuntan Indonesia (IAI) secepat mungkin untuk melakukan penelusuran (tracking) terhadap asal penyumbang serta keuangan yang sudah dibelanjakan peserta pemilu untuk kampanye.

"Nah konsen kita nanti meneliti sumbangan-sumbangan atau penyumbang partai ini siapa? Ini nanti yang akan kita teliti," sambungnya.
(kri)
Berita Terkait
Sumbangan Dana Kampanye...
Sumbangan Dana Kampanye Paslon Adnan-Kio Capai Rp2,4 Miliar
Soal Dana Kampanye,...
Soal Dana Kampanye, Ini Penjelasan Waketum Garuda
Konferensi Pers Bawaslu...
Konferensi Pers Bawaslu Terkait Laporan Dana Kampanye
KPU Akan Batasi Dana...
KPU Akan Batasi Dana Kampanye di Pilkada, Besaran Variatif per Daerah
Fahri Hamzah: Aturan...
Fahri Hamzah: Aturan Dana Kampanye Langgengkan Korupsi
Pasangan Calon Bisa...
Pasangan Calon Bisa Didiskualifikasi karena Dana Kampanye
Berita Terkini
3 Pemimpin Dunia Bertemu...
3 Pemimpin Dunia Bertemu Prabowo dalam Sepekan, Bukti Indonesia Dipercaya Dunia
Satu Dekade Laut China...
Satu Dekade Laut China Selatan: Stabilitas Kawasan Ketimbang Kontestasi
Makna Prabowo Minta...
Makna Prabowo Minta Aparatur Introspeksi, Qodari: Tak Ada yang Istimewa di Mata Hukum
Soal Usulan Ambil Alih...
Soal Usulan Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah, KPK: Kita Ikuti Dulu Perkembangannya
Inpres Gajah Dinilai...
Inpres Gajah Dinilai Perkuat Perlindungan Habitat, Langkah Menhut Diapresiasi
20 Perwira Perkuat Polda...
20 Perwira Perkuat Polda Metro usai Dimutasi Kapolri, Ini Namanya
Infografis
Siapa Lebih Unggul Pakistan...
Siapa Lebih Unggul Pakistan atau India dalam Senjata Nuklir?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved