Parpol cenderung individual, poros tengah sulit terulang
Senin, 31 Maret 2014 - 08:15 WIB
Parpol cenderung individual, poros tengah sulit terulang
A
A
A
Sindonews.com - Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menilai cara pandang partai politik (parpol) dan situasi politik saat ini berbeda dibandingkan tahun 1999.
Dengan perbedaan itu, kekuatan poros tengah atau koalisi parpol Islam yang terjadi pada 15 tahun lalu, terulang pada Pemilu 2014. "Saat ini parpol cenderung masing masing, situasi kontekstual saat ini juga berbeda dengan saat itu," kata Ketua DPP PKB Marwan Jafar kepada Sindonews, Minggu 30 Maret 2014.
Selain itu, kata Marwan, saat itu presiden masih dipilih oleh Majelis Permusyawartan Rakyat (MPR), berbeda dengan saat ini yang melalui pemilihan langsung.
Perbedaan lainnya, kata dia, saat ini cara pandang parpol dalam berkoalisi lebih terbuka. Dalam berkoalisi, parpol tidak semata berdasarkan kesamaan ideologi. "Koalisi antaparpol terbuka. Tidak harus antarparpol yang berbasis ideologi sama," ujar Ketua Fraksi PKB di DPR itu.
Sebelumnya, Ketua Majelis Pertimbangan Partai (MPP) Partai Amanat Nasional (PAN) Amien Rais menilai poros tengah atau koalisi partai politik berbasis Islam sulit terwujud pada Pemilu 2014.
"Poros tengah tidak semudah dulu. Dahulu lebih mudah, sekarang sulit sekali," kata Amien usai menghadiri Tabligh Akbar Politik di Masjid Al Azhar, Jakarta Selatan, Minggu 30 Maret 2014.
Dengan perbedaan itu, kekuatan poros tengah atau koalisi parpol Islam yang terjadi pada 15 tahun lalu, terulang pada Pemilu 2014. "Saat ini parpol cenderung masing masing, situasi kontekstual saat ini juga berbeda dengan saat itu," kata Ketua DPP PKB Marwan Jafar kepada Sindonews, Minggu 30 Maret 2014.
Selain itu, kata Marwan, saat itu presiden masih dipilih oleh Majelis Permusyawartan Rakyat (MPR), berbeda dengan saat ini yang melalui pemilihan langsung.
Perbedaan lainnya, kata dia, saat ini cara pandang parpol dalam berkoalisi lebih terbuka. Dalam berkoalisi, parpol tidak semata berdasarkan kesamaan ideologi. "Koalisi antaparpol terbuka. Tidak harus antarparpol yang berbasis ideologi sama," ujar Ketua Fraksi PKB di DPR itu.
Sebelumnya, Ketua Majelis Pertimbangan Partai (MPP) Partai Amanat Nasional (PAN) Amien Rais menilai poros tengah atau koalisi partai politik berbasis Islam sulit terwujud pada Pemilu 2014.
"Poros tengah tidak semudah dulu. Dahulu lebih mudah, sekarang sulit sekali," kata Amien usai menghadiri Tabligh Akbar Politik di Masjid Al Azhar, Jakarta Selatan, Minggu 30 Maret 2014.
(dam)