Caleg tak kreatif, kampanye masih bergaya Orba

Senin, 24 Maret 2014 - 15:53 WIB
Caleg tak kreatif, kampanye...
Caleg tak kreatif, kampanye masih bergaya Orba
A A A
Sindonews.com - Kampanye terbuka partai politik dan para calon anggota legislatif (caleg) sudah sepekan berjalan. Namun tidak ada yang menarik dari kampanye seluruh partai politik.

Tidak menariknya cara berkampanye ini, menurut pengamat komunikasi politik dari Universitas Mercu Buana Heri Budianto dikarenakan partai politik peserta Pemilu 2014 tidak memiliki kreativitas. Para caleg dan partai politik sangat minim memiliki ide melakukan kampanye yang menarik, efektif dan inovatif yang mampu menarik perhatian pemilih.

"Para caleg dan partai politik terjebak dengan pola-pola lama (Orde Baru) dengan mengumpulkan massa dalam jumlah besar," kata Heri kepada Sindonews, Senin (24/3/2014).

Cara-cara kampanye terbuka masa Orde Baru (Orba) yang menggelar panggung musik untuk menarik massa dianggap Heri berbanding terbalik dengan karakteristik pemilih saat ini. Menurutnya, pemilih saat ini lebih banyak pemilih muda dan cerdas. Sehingga seyogyanya partai politik memiliki cara kampanye yang menyasar ke karakter pemilih tersebut.

"Misalnya ke komunitas dan kelompok-kelompok pemilih secara langsung dan berdialog dengan mereka langsung menyampaikan program ke terkait komunitas yang bersangkutan."

Heri menyarankan, sosial media merupakan cara yang dapat digunakan partai politik dan caleg untuk menyasar pemilih muda. Partai politik dan caleg dapat menggunakan sosial media untuk menyampaikan program politik mereka.

Pada masa ini, karakter pemilih sangat beragam. Model kampanye lama dengan mengumpulkan massa dalam jumlah besar sudah tidak efektif. "Itu hanya efektif sebagai unjuk kekuatan atau show of force saja," kata Direktur PolcoMM Institute ini.

Model kampanye seperti itu, dianggap Heri, hanya menghamburkan biaya dan menjadi ajang hiburan semata. Padahal model kampanye terbuka merupakan bentuk komunikasi publik, yakni massa yang datang memiliki tujuan beragam dan bukan untuk mendengarkan penyampaian orasi oleh para juru kampanye atau komunikator politik.
(hyk)
Berita Terkait
Kaesang Gelar Kampanye...
Kaesang Gelar Kampanye Akbar di Solo, Ini Alasannya
5 Fakta Tragedi Kampanye...
5 Fakta Tragedi Kampanye Politik yang Menewaskan 39 Orang
Kampanye Tatap Muka...
Kampanye Tatap Muka Meningkat, Kampanye Daring Turun
Dukung Generasi Muda...
Dukung Generasi Muda Berani Ekspresikan Diri lewat Kampanye #JalaniCaraGue
Kaesang Ungkap Pentingnya...
Kaesang Ungkap Pentingnya Maksimalkan Masa Kampanye Terbuka
Gandeng Nex Carlos,...
Gandeng Nex Carlos, Kampanye From Zero to Hero Dorong Generasi Muda Gigih Raih Impian
Berita Terkini
Kemlu Soal Deportasi...
Kemlu Soal Deportasi Abdul Karim Raeq Miqdad: Murni Isu Pidana, Tak Pengaruhi Dukungan untuk Palestina
Bukan Sekadar Kuota,...
Bukan Sekadar Kuota, Rustini Dorong Perempuan Ambil Keputusan Strategis
Hari Anak Nasional,...
Hari Anak Nasional, 1.050 Anak Binaan Dapat Remisi
Prabowo Panggil Menteri-menteri...
Prabowo Panggil Menteri-menteri ke Istana Bahas Koperasi Desa Merah Putih
Eksepsi Dokter Tifa...
Eksepsi Dokter Tifa Diterima PN Jaktim, Roy Suryo: Harusnya Berlaku Juga Buat Kasus Saya
Eksepsi Dokter Tifa...
Eksepsi Dokter Tifa Dikabulkan, Hakim: JPU Tak Cermat Susun Dakwaan Kasus Ijazah Jokowi
Infografis
Skuad Timnas Spanyol...
Skuad Timnas Spanyol di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Real Madrid
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved