Prabowo lirik Abraham Samad, ini tanggapan PDIP
Jum'at, 21 Maret 2014 - 18:38 WIB
Prabowo lirik Abraham Samad, ini tanggapan PDIP
A
A
A
Sindonews - Menjelang Pemilihan Umum (Pemilu) 2014, wacana tentang bursa calon presiden dan wakil presiden kian mencuat. Salah satunya keinginan Partai Gerindra untuk menyandingkan Prabowo Subianto dengan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Abraham Samad.
Ketua DPP Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Maruarar Sirait menilai hal itu baik, jika memang Abraham bersedia. "Kalau dilirik (Prabowo) kayak Abraham Samad, bagus dong," ujar di Gedung DPR, Jakarta, Jumat (21/3/2014).
Maruarar menilai, Abraham memiliki kredibilitas yang baik selama memimpin KPK. Hal itu bisa menjadi pertimbangan untuk menjadi calon wakil presiden. "Saya rasa Pak Abraham Samad bagus. Tidak ada yang salah, saya kira bagus kalau dipilih wapres," ujarnya.
Seperti diberitakan sebelumnya, Gerindra mengantongi sejumlah nama yang dianggap berpotensi untuk menjadi cawapres mendampingi Prabowo. Salah satunya ialah Abraham Samad.
Sejauh ini Abraham belum memberikan jawaban tegas tentang wacana tersebut. "Berikan saya waktu salat istikharah," ujarnya, Rabu 18 Maret lalu. Tidak hanya itu, Abraham mengaku juga harus terlebih dahulu meminta izin kepada pimpinan, serta seluruh pegawai KPK. Jika ada petunjuk, Abraham menandaskan segera mengambil keputusan.
Dia menilai semua orang tidak mungkin menolak takdir Tuhan. Dia menceritakan, awalnya tidak pernah terbayang menjadi ketua KPK. Namun, tiba-tiba ada keinginan bergabung memberantas korupsi, kemudian ditakdirkan menjadi ketua KPK. "Saya tidak ada keinginan (menjadi cawapres), sama seperti waktu gabung ke KPK. Tidak ada keinginan sedikitpun untuk jadi ketua KPK, tampang saya bukan tampang ketua KPK, bukan presiden bukan wapres," kata Abraham merendah.
Ketua DPP Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Maruarar Sirait menilai hal itu baik, jika memang Abraham bersedia. "Kalau dilirik (Prabowo) kayak Abraham Samad, bagus dong," ujar di Gedung DPR, Jakarta, Jumat (21/3/2014).
Maruarar menilai, Abraham memiliki kredibilitas yang baik selama memimpin KPK. Hal itu bisa menjadi pertimbangan untuk menjadi calon wakil presiden. "Saya rasa Pak Abraham Samad bagus. Tidak ada yang salah, saya kira bagus kalau dipilih wapres," ujarnya.
Seperti diberitakan sebelumnya, Gerindra mengantongi sejumlah nama yang dianggap berpotensi untuk menjadi cawapres mendampingi Prabowo. Salah satunya ialah Abraham Samad.
Sejauh ini Abraham belum memberikan jawaban tegas tentang wacana tersebut. "Berikan saya waktu salat istikharah," ujarnya, Rabu 18 Maret lalu. Tidak hanya itu, Abraham mengaku juga harus terlebih dahulu meminta izin kepada pimpinan, serta seluruh pegawai KPK. Jika ada petunjuk, Abraham menandaskan segera mengambil keputusan.
Dia menilai semua orang tidak mungkin menolak takdir Tuhan. Dia menceritakan, awalnya tidak pernah terbayang menjadi ketua KPK. Namun, tiba-tiba ada keinginan bergabung memberantas korupsi, kemudian ditakdirkan menjadi ketua KPK. "Saya tidak ada keinginan (menjadi cawapres), sama seperti waktu gabung ke KPK. Tidak ada keinginan sedikitpun untuk jadi ketua KPK, tampang saya bukan tampang ketua KPK, bukan presiden bukan wapres," kata Abraham merendah.
(dam)