Koalisi parpol Islam kembali didengungkan
Selasa, 18 Maret 2014 - 16:56 WIB
Koalisi parpol Islam kembali didengungkan
A
A
A
Sindonews.com - Kiprah sejumlah partai politik (parpol) yang beraliran atau bernafaskan agama, dinilai sulit untuk mengusung calon presiden (capres) pada Pemilihan Presiden (Pilpres) 2014 mendatang.
Hal tersebut diungkapkan pengamat politik Universitas Paramadina, Yudi Latif. Menurutnya, yang paling realistis dilakukan parpol Islam adalah, menyatukan kekuatan untuk mengusung calon wakil presiden (cawapres).
"Parpol Islam untuk usung capres berat. Tapi kalau kutub parpol Islam bentuk poros untuk posisi cawapres, bisa saja. Tapi internal parpol Islam juga tidak mudah disatukan, dan belum tentu juga bisa capai 20 persen suara nanti," kata Yudi di Kantor KPU, Jalan Imam Bonjol, Jakarta (18/3/2014).
Yudi mengatakan, beberapa parpol dengan ideologi Islam memiliki sejumlah tokoh untuk diusung sebagai capresnya. Partai Persatuan Pembangunan (PPP) disebut-sebut akan mengusung Suryadharma Ali, Partai Bulan Bintang (PBB) mengusung Yusril Ihza Mahendra, dan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menjagokan Mahfud MD, Jusuf Kalla, dan Rhoma Irama.
"Tokoh yang membawa identitas Islam berpeluang jadi cawapres, karena bukan tidak mungkin nanti seorang capres yang alirannya nasionalis akan memilih tokoh berlatar Islam karena pertimbangan untuk saling melengkapi," pungkasnya.
Seperti diketahui, sejumlah parpol yang mempunyai basis massa dan bernafaskan Islam yakni, Partai Amanat Nasional (PAN), Partai Keadilan Sejahtera (PKS), dan tiga parpol yang sudah disebutkan di atas.
Hal tersebut diungkapkan pengamat politik Universitas Paramadina, Yudi Latif. Menurutnya, yang paling realistis dilakukan parpol Islam adalah, menyatukan kekuatan untuk mengusung calon wakil presiden (cawapres).
"Parpol Islam untuk usung capres berat. Tapi kalau kutub parpol Islam bentuk poros untuk posisi cawapres, bisa saja. Tapi internal parpol Islam juga tidak mudah disatukan, dan belum tentu juga bisa capai 20 persen suara nanti," kata Yudi di Kantor KPU, Jalan Imam Bonjol, Jakarta (18/3/2014).
Yudi mengatakan, beberapa parpol dengan ideologi Islam memiliki sejumlah tokoh untuk diusung sebagai capresnya. Partai Persatuan Pembangunan (PPP) disebut-sebut akan mengusung Suryadharma Ali, Partai Bulan Bintang (PBB) mengusung Yusril Ihza Mahendra, dan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menjagokan Mahfud MD, Jusuf Kalla, dan Rhoma Irama.
"Tokoh yang membawa identitas Islam berpeluang jadi cawapres, karena bukan tidak mungkin nanti seorang capres yang alirannya nasionalis akan memilih tokoh berlatar Islam karena pertimbangan untuk saling melengkapi," pungkasnya.
Seperti diketahui, sejumlah parpol yang mempunyai basis massa dan bernafaskan Islam yakni, Partai Amanat Nasional (PAN), Partai Keadilan Sejahtera (PKS), dan tiga parpol yang sudah disebutkan di atas.
(maf)