Usung Jokowi, PDIP tak pertimbangkan prestasi

Selasa, 18 Maret 2014 - 16:07 WIB
Usung Jokowi, PDIP tak...
Usung Jokowi, PDIP tak pertimbangkan prestasi
A A A
Sindonews.com - Direktur Eksekutif Reform Institute Yudi Latif tak mempersoalkan partai politik (parpol) mulai berlomba-lomba mencalonkan kader terbaiknya untuk diusung sebagai calon presiden (Capres) 2014 mendatang.

Menurut Yudi, berbicara etika politik maknanya menjadi kurang jelas posisinya. Pasalnya, parpol tetap mengedepankan faktor elektabilitas ketimbang prestasi calon.

"Politik kan bukan hitam putih. Kalau wacana jelas hitam putih jelas pilihan putih. Tapi kadang di politik kita pilih yang hitam hitam," kata Yudi, di Gedung KPU, Jakarta, Selasa (18/3/2014).

Yudi menjelaskan, dalam wilayah etika politik memang ukurannya pada hukum perundangan-undangan yang berlaku. Dimana, semua warga negara diperbolehkan menjadi capres termasuk seorang pejabat daerah sekalipun.

Pada posisi pencapresan Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) sebagai Capres 2014, kata Yudi, ukuran etika politik harus disejajarkan dengan prestasi yang telah dicapai Jokowi. Yudi menilai, karena Jokowi meninggalkan tugasnya sebagai Gubernur DKI, maka Jokowi berkewajiban membuktikan di tingkat nasional.

"Nah Jokowi ini kan diuji dalam level daerah belum tingkat nasional. Nah ukuran etisnya lebih kepada aturan perundangan-undangan," ujarnya.

Selanjutnya terkait kontestasi Capres 2014, majunya mantan Wali Kota Solo itu membuat peta politik menjadi jelas. Tetapi, soal elektabilitas masing-masing calon, masyarakat harus mengukur hal tersebut berdasarkan prestasi.

"Persoalannya kan bukan Jokowi saja. Mungkin calon-calon lain juga lebih baik itu perlu dipertimbangkan," tutupnya. (kri)
(hyk)
Berita Terkait
Terungkap, PDIP Sudah...
Terungkap, PDIP Sudah Kantongi Nama Capres-Cawapres
Megawati Akan Umumkan...
Megawati Akan Umumkan Capres PDIP di Tahun 2023
Pilpres 2024, PDIP Siap...
Pilpres 2024, PDIP Siap Hadapi Dua atau Tiga Capres
PDIP Jatim Usulkan Puan...
PDIP Jatim Usulkan Puan Maharani Capres 2024, Keputusan di Tangan Megawati
Rekam Jejak Puan Maharani...
Rekam Jejak Puan Maharani Dinilai Layak Jadi Capres PDIP
Jadi Partai Modern,...
Jadi Partai Modern, PDIP Dinilai Tak Tinggalkan Elan Kerakyatan
Berita Terkini
Menembus Batas Geografis,...
Menembus Batas Geografis, Layanan VIOLA Menjadi Jembatan Asa JKN di Ujung Negeri
Mendagri Minta Pemda...
Mendagri Minta Pemda Perkuat Pengendalian Inflasi agar Tetap di Bawah Target Pemerintah
Febrie Adriansyah Tersangka...
Febrie Adriansyah Tersangka Korupsi, Kejagung Bentuk Tim Penyidik Khusus
Kasus Febrie Adriansyah...
Kasus Febrie Adriansyah Dialihkan dari Polri ke Kejaksaan, Kapuspenkum: Bentuk Kolaborasi
Komisi III DPR: Penyerahan...
Komisi III DPR: Penyerahan Kasus Mantan Jampidsus ke Kejagung Cegah Gesekan Antarinstitusi
Yusril Ingatkan Kejagung...
Yusril Ingatkan Kejagung Profesional dan Transparan Tangani Kasus Febrie Adriansyah
Infografis
Kapuspen TNI Tegaskan...
Kapuspen TNI Tegaskan Tak Ada Personel Datangi Polda Metro Jaya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved