Lusa, Tim Jakarta Baru gugat Jokowi ke PN Pusat

Senin, 17 Maret 2014 - 11:55 WIB
Lusa, Tim Jakarta Baru...
Lusa, Tim Jakarta Baru gugat Jokowi ke PN Pusat
A A A
Sindonews.com - Koordinator Tim Advokasi Jakarta Baru Habiburrahman berencana melaporkan Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) kepada Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Pusat. Pasalnya, Jokowi dianggap tidak menepati janjinya sebagai Gubernur DKI Jakarta.

Pria yang akrab disapa Habib ini mengatakan, untuk memperkuat daftar gugatannya, dirinya bersama timnya akan menyerahkan video rekaman saat Jokowi ketika berjanji membangun Jakarta hingga akhir masa jabatannya.

"Kami sedang menyiapkan bukti rekaman yang akan disampaikan ke PN Jakpus, bentuknya video rekaman," ujar Habib, saat dihubungi Sindonews, Jakarta, Senin (17/3/2014).

Dia menambahkan, sedianya gugatan janji Jokowi akan dilaporkan hari ini kepada PN Jakarta Pusat. Tetapi, niat tersebut ditunda hingga Rabu (19/3/2014) mendatang. Dia bersama timnya sedang melengkapi semua data yang akan diserahkan kepada PN Jakarta Pusat.

"Kita masih siapkan semua biar lengkap. Kita tunda sampai hari Rabu ini," ujar mantan tim sukses Jakarta Baru dan Jokowi-Ahok ini.

Untuk diketahui, saat maju sebagai calon Gubernur DKI Jakarta, Jokowi berjanji bakal membenahi ibu kota sampai masa akhir jabatannya, yakni tahun 2018. Namun ternyata mantan Wali Kota Solo itu memantapkan diri menjadi calon presiden (Capres) dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP).

Berikut 19 janji Jokowi ketika kampanye pemilihan calon Gubernur DKI Jakarta seperti yang dimuat dalam situs resmi Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

1. Tidak memakai voorijder untuk merasakan juga kemacetan.

2. Hanya satu jam di kantor. Selebihnya, meninjau pelayanan publik di lapangan.

3. Tidak tersinggung dengan pertanyaan wartawan yang menyudutkan pihaknya.

4. Tidak memberikan pentungan dan perlengkapan yang memungkinkan Polisi Pamong Praja memukul warga.

5. Menambah 1.000 unit bus Transjakarta.

6. Memberikan honor tambahan kepada Ketua RT/ RW di Jakarta sebanyak Rp500 ribu per bulan, dan asuransi kesehatan.

7. Memberikan asuransi kesehatan kepada semua anggota RT/RW.

8. Akan memimpin Jakarta selama lima tahun. Tidak menjadi kutu loncat dengan mengikuti Pemilu 2014. (Jumpa pers di rumah Megawati Soekarnoputri, 20 September 2012)

9. Membangun perkampungan yang sehat dan layak huni. Hunian di bantaran Sungai Ciliwung di desain menjadi kampung susun. Melakukan intervensi sosial untuk merevitalisasi pemukiman padat dan kumuh tanpa melakukan penggusuran. (Debat Calon Gubernur DKI Jakarta, 14 September 2012)

10. Mengatasi banjir dengan melakukan pembangunan embung/folder untuk menangkap dan menampung air hujan di setiap kecamatan dan setiap kelurahan. Mengintegrasikan seluruh saluran drainase agar terkoneksi dengan kanal-kanal pembuangan air.

11. Memperbanyak armada angkutan umum, terutama bus TransJakarta di koridor-koridor yang tetap dipertahankan sebagai jalur bus khusus. Merintis MRT/subway. Busway diubah menjadi railbus yang berkapasitas lebih besar. Dengan demikian yang bergerak warga bukan mobil.

12. Membangun mal PKL, ruang publik & revitalisasi pasar tradisional sehingga tidak mengganggu pengguna jalan. (Jakarta, 18 September 2012)

13. Membangun kebudayaan warga kota berbasis komunitas. Merevitalisasi dan melengkapi fasilitas kawasan Old Batavia.

14. Membenah birokrasi bersih dan profesional agar pemerintahan berjalan bersih, transparan, dan profesional.

15. Memberikan pendidikan gratis Kartu melalui kartu Jakarta Pintar. Dengan kartu ini maka warga Jakarta dapat merasakan pendidikan gratis dari SD hingga SMA. Program ini telah berhasil diterapkan di Solo selama lima tahun. (Kampanye di Kampung Sawah, Gandaria Selatan, Jakarta Selatan, 29 Juni 2012).

16. Melegalkan tanah-tanah yang sebelumnya tidak diakui oleh pemerintah Provinsi DKI Jakarta atau tanah ilegal. (Muara Baru, Penjaringan, Jakarta Utara, 15 September 2012)

17. Melakukan redesain total dengan membangun Jakarta dari kampung-kampung. (Menteng Dalam, 14 September 2012).

18. Setiap kampung punya ruang publik, ruang hijau, serta drainase memadai dan punya tangki pembuangan komunal. (Menteng Dalam, 14 September 2012)

19. Melanjutkan program Kanal Banjir Timur serta pembangunan tanggul di tiap kecamatan.
(kri)
Berita Terkait
Terungkap, PDIP Sudah...
Terungkap, PDIP Sudah Kantongi Nama Capres-Cawapres
Megawati Akan Umumkan...
Megawati Akan Umumkan Capres PDIP di Tahun 2023
Pilpres 2024, PDIP Siap...
Pilpres 2024, PDIP Siap Hadapi Dua atau Tiga Capres
PDIP Jatim Usulkan Puan...
PDIP Jatim Usulkan Puan Maharani Capres 2024, Keputusan di Tangan Megawati
Rekam Jejak Puan Maharani...
Rekam Jejak Puan Maharani Dinilai Layak Jadi Capres PDIP
Jadi Partai Modern,...
Jadi Partai Modern, PDIP Dinilai Tak Tinggalkan Elan Kerakyatan
Berita Terkini
Menembus Batas Geografis,...
Menembus Batas Geografis, Layanan VIOLA Menjadi Jembatan Asa JKN di Ujung Negeri
Mendagri Minta Pemda...
Mendagri Minta Pemda Perkuat Pengendalian Inflasi agar Tetap di Bawah Target Pemerintah
Febrie Adriansyah Tersangka...
Febrie Adriansyah Tersangka Korupsi, Kejagung Bentuk Tim Penyidik Khusus
Kasus Febrie Adriansyah...
Kasus Febrie Adriansyah Dialihkan dari Polri ke Kejaksaan, Kapuspenkum: Bentuk Kolaborasi
Komisi III DPR: Penyerahan...
Komisi III DPR: Penyerahan Kasus Mantan Jampidsus ke Kejagung Cegah Gesekan Antarinstitusi
Yusril Ingatkan Kejagung...
Yusril Ingatkan Kejagung Profesional dan Transparan Tangani Kasus Febrie Adriansyah
Infografis
SPMB DKI Jakarta 2026...
SPMB DKI Jakarta 2026 Sediakan 245.980 Kuota, Termasuk Sekolah Swasta Gratis
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved