Antisipasi pencoretan, KPU minta pengamanan ditingkatkan

Jum'at, 14 Maret 2014 - 14:12 WIB
Antisipasi pencoretan,...
Antisipasi pencoretan, KPU minta pengamanan ditingkatkan
A A A
Sindonews.com - Komisi Pemilihan Umum (KPU) memang belum bisa memutuskan berapa banyak peserta pemilu yang terdiri dari partai politik (parpol) dan calon perseorangan DPD RI yang bakal dicoret setelah diputuskan melalu rapat pleno.

Komisioner KPU Hadar Nafis Gumay menyatakan, banyak varian kesalahan yang dilakukan peserta pemilu saat melaporkan dana kampanye. Antara lain, peserta tidak melaporkan pada tanggal 2 Maret 2014, serta melaporkan di atas pukul 18.00 WIB.

"Selain karena internal mereka, juga kendala di perjalanan. Selain parpol, rasanya juga ada dari calon perseorangan DPD RI," kata Hadar di Kantor KPU, Jakarta, Jumat (14/3/2014).

Hadar berharap, jika pada akhirnya peserta pemilu ada yang terkena sanksi diskualifikasi atau dicoret, maka parpol atau calon DPD RI diminta untuk menerima sanksi tersebut dengan objektif. Seraya mengimbau kepada aparat keamanan agar tetap waspada dan meningkatkan keamanan di daerah.

"Iya ya. Mudah-mudahan aman-aman saja," ujarnya.

Sementara itu, KPU belum bisa memutuskan kapan hasil pleno bisa diumumkan. Menurut mantan pemantau pemilu ini, KPU masih butuh melakukan koordinasi dengan Bawaslu terlebih dahulu.

Seperti diketahui, dalam Undang-undang Nomor 8 tahun 2012 dan Peraturan KPU (PKPU) Nomor 17 tahun 2013, peserta pemilu yang keberatan atas sanksi diskualifikasi diberi kesempatan menggugat ke Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) paling lama lima hari setelah putusan KPU RI keluar.
(kri)
Berita Terkait
Sumbangan Dana Kampanye...
Sumbangan Dana Kampanye Paslon Adnan-Kio Capai Rp2,4 Miliar
Soal Dana Kampanye,...
Soal Dana Kampanye, Ini Penjelasan Waketum Garuda
Konferensi Pers Bawaslu...
Konferensi Pers Bawaslu Terkait Laporan Dana Kampanye
KPU Akan Batasi Dana...
KPU Akan Batasi Dana Kampanye di Pilkada, Besaran Variatif per Daerah
Fahri Hamzah: Aturan...
Fahri Hamzah: Aturan Dana Kampanye Langgengkan Korupsi
Pasangan Calon Bisa...
Pasangan Calon Bisa Didiskualifikasi karena Dana Kampanye
Berita Terkini
Kasus Febrie Adriansyah...
Kasus Febrie Adriansyah Dialihkan dari Polri ke Kejaksaan, Kapuspenkum: Bentuk Kolaborasi
Komisi III DPR: Penyerahan...
Komisi III DPR: Penyerahan Kasus Mantan Jampidsus ke Kejagung Cegah Gesekan Antarinstitusi
Yusril Ingatkan Kejagung...
Yusril Ingatkan Kejagung Profesional dan Transparan Tangani Kasus Febrie Adriansyah
BPOM Bongkar Peredaran...
BPOM Bongkar Peredaran 2,1 Juta Kosmetik Ilegal Senilai Rp35,8 Miliar
Bertemu Panglima TNI,...
Bertemu Panglima TNI, Kapolri Ungkap Ada yang Ingin Pecah Belah Sinergitas TNI-Polri
Peradi Profesional Dorong...
Peradi Profesional Dorong RUU HPI Lebih Adaptif Hadapi Hubungan Hukum Lintas Negara
Infografis
Bill Gates Sumbang Rp2,6...
Bill Gates Sumbang Rp2,6 Triliun tapi Minta Uji Vaksin di Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved