Pemerintah diminta perjelas anggaran Linmas di TPS

Kamis, 13 Maret 2014 - 13:21 WIB
Pemerintah diminta perjelas...
Pemerintah diminta perjelas anggaran Linmas di TPS
A A A
Sindonews.com - Rencana Komisi Pemilihan Umum (KPU) untuk menghadirkan Petugas Perlindungan Masyarakat (Linmas) masih menemui kendala. Penyebabnya, belum ada keputusan politik sebagai dasar hukum untuk menghadirkan satuan Linmas.

Padahal kehadiran petugas Linmas di lokasi tempat pemungutan suara (TPS) sangat dibutuhkan KPU. Persoalannya adalah menyangkut anggaran Linmas sangat tergantung pemerintah.

"Kami lihat dalam keputusan kesimpulan rapat dengar pendapat soal anggaran tidak ada yang secara ekplisit mendiskusikan pengadaan dua angota Linmas," ujar Ketua Komisi II DPR Agun Gunanjar Sudarsa, di Gedung Bawaslu, Jakarta, Kamis (13/3/2014).

Maka itu dia meminta kepada sesama anggota Komisi II DPR dan pemerintah dalam hal ini Kementerian Keuangan (Kemenkeu) segera memutuskan posisi Linmas. Politikus Partai Golkar ini khawatir jika tak diputuskan secara cepat, maka status Linmas bisa menggantung.

"Kalau itu belum dilakukan, dewan segera lakukan rapat. Apakah akan dilakukan Komisi II (DPR) atau itu nanti mekanisme DPR akan diatur," terangnya.

Berdasarkan postur anggaran sebanyak Rp1,7 triliun, KPU hanya memperoleh Rp1,2 triliun untuk biaya pembuatan TPS dan membayar petugas Linmas.

Rinciannya adalah dari Rp550 ribu jumlah TPS ditugaskan dua personel Linmas yang masing-masing dibayar sebesar Rp250.000. Kebutuhan petugas Linmas tersebut untuk pileg dan pilpres di putaran pertama dan kedua, sehingga totalnya mencapai Rp 825 miliar.

Selain untuk petugas Linmas, tambahan anggaran yang didapatkan KPU juga untuk biaya tambahan pembuatan TPS. Sebelumnya biaya pembuatan dan keperluan TPS disetujui sebesar Rp500.000 setiap TPS-nya. Nilai tersebut ditambah Rp250.000 untuk setiap TPS, sehingga totalnya menjadi Rp750.000 untuk setiap TPS.

Rincian tambahan sebesar Rp250.000 di setiap TPS untuk pileg dan pilpres di putaran pertama dan kedua. Sehingga total tambahan untuk TPS sebesar Rp412,5 miliar. Jika ditotal secara keseluruhan anggaran yang disetujui untuk mendirikan TPS dan membayar satuan Linmas berjumlah sekira Rp1,2 triliun.
(kur)
Berita Terkait
Khawatir Pemilu 2024...
Khawatir Pemilu 2024 Bar-bar, Revisi Anggaran Perlu Didorong
Dehidrasi Demokrasi...
Dehidrasi Demokrasi dan Politik
Alokasi Anggaran Pemilu...
Alokasi Anggaran Pemilu 2024 Capai Rp38 Triliun, Sri Mulyani: Antisipasi 2 Putaran
Anggaran Pemilu 2024...
Anggaran Pemilu 2024 Disepakati Rp76 Triliun
Anggaran Pemilu dan...
Anggaran Pemilu dan Kegamangan yang Berulang
Penetapan Jadwal Pemilu...
Penetapan Jadwal Pemilu 2024 Molor, Anggaran dan Persiapan Teknis Terdampak
Berita Terkini
Kasus Febrie Adriansyah...
Kasus Febrie Adriansyah Dialihkan dari Polri ke Kejaksaan, Kapuspenkum: Bentuk Kolaborasi
Komisi III DPR: Penyerahan...
Komisi III DPR: Penyerahan Kasus Mantan Jampidsus ke Kejagung Cegah Gesekan Antarinstitusi
Yusril Ingatkan Kejagung...
Yusril Ingatkan Kejagung Profesional dan Transparan Tangani Kasus Febrie Adriansyah
BPOM Bongkar Peredaran...
BPOM Bongkar Peredaran 2,1 Juta Kosmetik Ilegal Senilai Rp35,8 Miliar
Bertemu Panglima TNI,...
Bertemu Panglima TNI, Kapolri Ungkap Ada yang Ingin Pecah Belah Sinergitas TNI-Polri
Peradi Profesional Dorong...
Peradi Profesional Dorong RUU HPI Lebih Adaptif Hadapi Hubungan Hukum Lintas Negara
Infografis
5 Negara Produsen Jet...
5 Negara Produsen Jet Tempur Terbesar di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved