Kaum muslimah diharapkan ambil peran strategis
Sabtu, 08 Maret 2014 - 12:05 WIB
Kaum muslimah diharapkan ambil peran strategis
A
A
A
Sindonews.com - Wakil Presiden (Wapres) Boediono mengatakan, para kaum muslimah harus ikut serta mengambil peran strategis dalam pembangunan bangsa kedepan.
Hal itu disampaikan Boediono saat membuka Kongres Muslimah Indonesia (KMI) pertama di Istana Bogor, Jawa Barat, Sabtu (8/3/2014). "Melalui kongres ini saya berharap, muslimah merumuskan peran strategis, melakukan pembinaan dalam menghadapi tantangan global," kata Boediono.
Dalam kesempatan itu, Boediono didampingi Ibu Herawati Boediono, Wakil Menteri Agama (Wamenag) Nasaruddin Umar dan Ketua Panitia Pengarah KMI Tuty Alawiyah AS. Ibu-ibu dari berbagai organisasi masyarakat (ormas) di Indonesia terpantau serius, ketika Boediono memberikan kata sambutan.
Pada kesempatan itu, Boediono membuka Kongres Muslimah Indonesia secara resmi. Kongres berlangsung sampai Senin pekan depan. "Dengan mengucap Bismillahirrahmanirahim secara resmi Kongres KMI saya buka, selamat berkongres," ucapnya.
Setelah itu, Boediono memukul gong sebagai simbol resmi dibukanya KMI Pertama yang dihadiri dihadiri peserta KMI dari 32 ormas di Indonesia, sejumlah pimpinan ormas Islam dan menteri Kabinet Indonesia Bersatu (KIB) II.
Hal itu disampaikan Boediono saat membuka Kongres Muslimah Indonesia (KMI) pertama di Istana Bogor, Jawa Barat, Sabtu (8/3/2014). "Melalui kongres ini saya berharap, muslimah merumuskan peran strategis, melakukan pembinaan dalam menghadapi tantangan global," kata Boediono.
Dalam kesempatan itu, Boediono didampingi Ibu Herawati Boediono, Wakil Menteri Agama (Wamenag) Nasaruddin Umar dan Ketua Panitia Pengarah KMI Tuty Alawiyah AS. Ibu-ibu dari berbagai organisasi masyarakat (ormas) di Indonesia terpantau serius, ketika Boediono memberikan kata sambutan.
Pada kesempatan itu, Boediono membuka Kongres Muslimah Indonesia secara resmi. Kongres berlangsung sampai Senin pekan depan. "Dengan mengucap Bismillahirrahmanirahim secara resmi Kongres KMI saya buka, selamat berkongres," ucapnya.
Setelah itu, Boediono memukul gong sebagai simbol resmi dibukanya KMI Pertama yang dihadiri dihadiri peserta KMI dari 32 ormas di Indonesia, sejumlah pimpinan ormas Islam dan menteri Kabinet Indonesia Bersatu (KIB) II.
(maf)