PAN minta Boediono nonaktif dari Wapres

Kamis, 06 Maret 2014 - 20:04 WIB
PAN minta Boediono nonaktif...
PAN minta Boediono nonaktif dari Wapres
A A A
Sindonews.com - Anggota Timwas Century Fraksi PAN Chandra Tirta Wijaya kembali melontarkan kritikan keras terhadap Wakil Presiden Boediono lantaran disebut dalam dakwaan mantan Deputi Bank Indonesia Budi Mulya, terdakwa kasus dugaan korupsi pemberian fasilitas pendanaan jangka pendek (FPJP) dan penetapan Bank Century sebagai bank gagal berdampak sistemik.

Chandra tidak segan meminta Boediono untuk nonaktif sementara dari jabatan wapres, lantaran disebut dalam dakwaan Budi Mulya. Pasalnya, bukan tidak mungkin Boediono akan dihadirkan ke Pengadilan Tipikor sebagai saksi.

"Otomatis karena dia disebut bersama-sama, dia akan menjadi saksi dan itu juga cukup menyulitkan pemeriksaan di sini kan. Alangkah baiknya begitu (nonaktif). Kalau melihat tadi dengan tuduhan secara bersama-sama, otomatis akan menjadi saksi," kata Chandra di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Kamis (6/3/2014).

"Kalau bolak-balik ke sini dengan pengamanan yang cukup luas juga cukup tidak nyaman dan kasian lembaga kehakimannya juga. Alangkah baiknya melihat kondisi yang ada ini, beliau nonaktif," kata dia.

Selama sidang, kata Chandra, jaksa KPK menyebut nama Boediono puluhan kali. Dia tetap berharap, untuk menghindari kekisruhan, supaya Boediono legowo terlebih dahulu dan berkonsentrasi terhadap dugaan masalah hukumnya.

"Kami menghitung ada 65 kali nama Pak Boediono tadi disebut. Dengan itu ini sudah terang dan sudah jelas sekali makanya kami mengharapkan supaya tidak ada kegaduhan dan kekisruhan pemeriksaan selanjutnya. Kita harapkan Pak Boediono legowo atau ada mekanisme lain. Untuk sementara beliau bisa nonaktif dan juga berkonsentrasi kepada masalah hukum," tukasnya.

Sebelumnya, Anggota Tim Pengawas (Timwas) DPR untuk kasus Bank Century dari Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) Chandra Tirta Wijaya mendorong timwas untuk kembali melakukan pemanggilan ketiga terhadap Boediono.

Dia mengatakan Fraksi PAN akan mendorong pemakzulan jika mantan Gubernur Bank Indonesia Boediono kembali mangkir pada pemanggilan ketiga nanti.

Baca berita:
Belum sentuh Boediono, KPK konsentrasi ke Budi Mulya
(kri)
Berita Terkait
Eks Deputi Gubernur...
Eks Deputi Gubernur BI Budi Mulya Ajukan Peninjauan Kembali ke MA
Batalkan Putusan PK...
Batalkan Putusan PK Pertama, MA Bebaskan Terpidana Bank Century
International Budget...
International Budget Partnership: Perpu Covid-19 Untuk Kepentingan Elit Ekonomi dan Politik
Mau Punya Mobil Seperti...
Mau Punya Mobil Seperti CEO Toyota? Siap-Siap, Century GRMN SUV Segera Meluncur!
Fahri Sindir Proyek...
Fahri Sindir Proyek Kereta Cepat: Presiden Nyaris Disalahkan karena Talangi Bank Rugi
3 Film yang Memiliki...
3 Film yang Memiliki Alur Cerita Mirip 20th Century Girl, Kisah Cinta Pertama Berakhir Nyesek
Berita Terkini
Gempa M7,1 Guncang Jepang,...
Gempa M7,1 Guncang Jepang, Kemlu Pastikan Tidak Ada WNI Jadi Korban
PWI Cabut Laporan Polisi...
PWI Cabut Laporan Polisi terhadap Hotman Paris
Perindo Bekali Anggota...
Perindo Bekali Anggota Legislatif Strategi Pemenangan dan Pemahaman Teknis Kepemiluan
Anggota DPRD Jatim Ditahan...
Anggota DPRD Jatim Ditahan KPK, Diduga Beri Suap Rp1,5 Miliar demi Jatah Dana Hibah Rp83,4 Miliar
Pakar Hukum Tata Negara...
Pakar Hukum Tata Negara Dorong Ambang Batas Fraksi daripada Ambang Batas Parlemen
Dasar Penetapan Febrie...
Dasar Penetapan Febrie sebagai Tersangka TPPU Dipertanyakan
Infografis
Profil dan Harta Kekayaan...
Profil dan Harta Kekayaan Perry Warjiyo yang Mundur dari Gubernur BI
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved