Ketimbang makzulkan Boediono, PAN pilih konsentrasi ke pileg
Sabtu, 01 Maret 2014 - 12:31 WIB
Ketimbang makzulkan Boediono, PAN pilih konsentrasi ke pileg
A
A
A
Sindonews.com - Sekretaris Jendral DPP Partai Amanat Nasional (PAN) Taufik Kurniawan membantah partainya menghendaki mendorong impeachment (pemakzulan) terhadap Wakil Presiden Boediono. Saat ini partai berkonsentrasi untuk memenangkan Pemilihan Umum (Pemilu) 2014.
"Belum ada sikap resmi. Kami memandang itu masih terlalu jauh. Kami konsentrasi penuh pada persiapan infrastruktur partai untuk pemenangan Pileg 2014 yang kurang lebih sebulan lagi," kata Taufik saat dihubungi wartawan, Sabtu (3/1/2014).
Pernyataan anggota Timwas Century dari Fraksi PAN Chandra Tirta Wijaya, kata Taufik, hanya pendapat pribadi. Tidak bisa dianggap sebagai keputusan Fraksi PAN DPR.
Sebelumnya Ketua Umum DPP PAN Hatta Rajasa mengoreksi pernyataan keras Chandra terkait hak menyatakan pendapat terhadap Boediono. Kendati demikian, Taufik menegaskan tidak ada perpecahan di internal PAN.
Taufik mengatakan, PAN tetap memberi keleluasaan kepada anggotanya di parlemen memberikan pendapat dalam setiap dinamika politik, tapi harus patuh terhadap keputusan dan perintah DPP. "Segala sesuatu yang diputuskan partai itu kewajiban dari fraksi untuk melaksanakan keputusan itu. Khusus untuk Timwas, sampai saat ini posisi partai belum akan memanggil secara paksa. Keputusan resmi partai diambil dalam rapat harian yang dipimpin Ketua Umum," tuturnya.
Dia mengingatkan keputusan DPR adalah menyerahkan sepenuhnya penegakan hukum kasus Century ke penegak hukum. KPK juga sudah menindaklanjuti kasus Century. "Kami tetap melihat dan menghargai aspirasi seluruh kerja keras dari seluruh anggota Timwas Century, tapi di sisi lain kami harus melihat keputsuan paripurna yang menyerahkan sepenuhnya dalam kaitan tindaklanjut pada proses hukum," tutur Taufik.
Sebelumnya, anggota Timwas Century dari Fraksi PAN Chandra Tirta Wijaya mengatakan siap memelopori pengajuan hak menyatakan pendapat terhadap Boediono. Hal itu akan dilakukan jika mantan Gubernur Bank Indonesia tidak hadir dalam pemanggilan ketiga Timwas.
Berita:
Jika mangkir lagi, PAN pelopori HMP untuk Boediono
"Belum ada sikap resmi. Kami memandang itu masih terlalu jauh. Kami konsentrasi penuh pada persiapan infrastruktur partai untuk pemenangan Pileg 2014 yang kurang lebih sebulan lagi," kata Taufik saat dihubungi wartawan, Sabtu (3/1/2014).
Pernyataan anggota Timwas Century dari Fraksi PAN Chandra Tirta Wijaya, kata Taufik, hanya pendapat pribadi. Tidak bisa dianggap sebagai keputusan Fraksi PAN DPR.
Sebelumnya Ketua Umum DPP PAN Hatta Rajasa mengoreksi pernyataan keras Chandra terkait hak menyatakan pendapat terhadap Boediono. Kendati demikian, Taufik menegaskan tidak ada perpecahan di internal PAN.
Taufik mengatakan, PAN tetap memberi keleluasaan kepada anggotanya di parlemen memberikan pendapat dalam setiap dinamika politik, tapi harus patuh terhadap keputusan dan perintah DPP. "Segala sesuatu yang diputuskan partai itu kewajiban dari fraksi untuk melaksanakan keputusan itu. Khusus untuk Timwas, sampai saat ini posisi partai belum akan memanggil secara paksa. Keputusan resmi partai diambil dalam rapat harian yang dipimpin Ketua Umum," tuturnya.
Dia mengingatkan keputusan DPR adalah menyerahkan sepenuhnya penegakan hukum kasus Century ke penegak hukum. KPK juga sudah menindaklanjuti kasus Century. "Kami tetap melihat dan menghargai aspirasi seluruh kerja keras dari seluruh anggota Timwas Century, tapi di sisi lain kami harus melihat keputsuan paripurna yang menyerahkan sepenuhnya dalam kaitan tindaklanjut pada proses hukum," tutur Taufik.
Sebelumnya, anggota Timwas Century dari Fraksi PAN Chandra Tirta Wijaya mengatakan siap memelopori pengajuan hak menyatakan pendapat terhadap Boediono. Hal itu akan dilakukan jika mantan Gubernur Bank Indonesia tidak hadir dalam pemanggilan ketiga Timwas.
Berita:
Jika mangkir lagi, PAN pelopori HMP untuk Boediono
(dam)