Keterwakilan perempuan dalam parlemen harus 50%

Jum'at, 28 Februari 2014 - 14:34 WIB
Keterwakilan perempuan...
Keterwakilan perempuan dalam parlemen harus 50%
A A A
Sindonews.com - Keterwakilan perempuan di parlemen diharapkan mencapai 50 persen. Dengan demikian tidak akan terjadi kesenjangan gender. Hal tersebut dikatakan pemerhati masalah perempuan, Lathifa Marina Al Anshori.

"Kuota bagi perempuan jangan hanya 30 persen di parlemen, seharusnya 50-50, sehingga ada keseimbangan perwakilan antara laki-laki dan perempuan di parlemen," kata Lathifa, di Depok, Jumat (28/2/2014).

Menurutnya, perempuan yang sudah terpilih menjadi anggota legislatif, harus menyumbangkan sumbangsih bagi negara. Caleg perempuan juga memiliki semangat juang, ketekunan dan keteguhan yang sama dengan caleg laki-laki. "Sehingga perempuan layak ada di parlemen," tegasnya.

Aktivis LSM Perempuan Merah Putih Enni Eryani menilai, kini saatnya perempuan Indonesia untuk bergerak dan berkontribusi bagi Indonesia. "Saya sangat apresiasi terhadap caleg perempuan," ucap Enni.

"Ini tahun politik bagi perempuan Indonesia. Dari tahun 2011, saya memperjuangkan hak perempuan, dan mendorong Kementerian Pemberdayaan Perempuan agar ada perwakilan perempuan di parlemen," imbuhnya.

Berdasarkan data Komisi Pemilihan Umum (KPU) prosentase caleg perempuan di Pemilu 2014 lebih banyak daripada pemilu sebelumnya. Dari 12 parpol yang lolos verifikasi, tercatat mengusung caleg perempuan sebagai daya gedor perpolitikan.

Komisioner KPU Hadar Nafis Gumay mengungkapkan, untuk Pemilu 2014, dari total 6.607 caleg untuk DPR RI, sebanyak 2.467 orang di antaranya adalah perempuan. Pemilu kali ini ada peningkatan sebesar tujuh persen untuk caleg perempuan. Pemilu yang lalu caleg perempuan sebanyak 30 persen, sementara untuk pemilu kali ini bertambah menjadi 37 persen.

Direktur Eksekutif CETRO (Centre for Electoral Reform) ini menambahkan, KPU tidak membedakan antara caleg perempuan dan laki-laki. "Perempuan mempunyai hak dan kapasitas yang sama dengan laki-laki di parlemen," pungkasnya.
(maf)
Berita Terkait
PAN Maros Mulai Membuka...
PAN Maros Mulai Membuka Pendaftaran Calon Legislatif
Gelora Makassar Jaring...
Gelora Makassar Jaring Bakal Calon Legislatif Via Daring
Pendaftaran Bakal Calon...
Pendaftaran Bakal Calon Anggota Legislatif Dibuka KPU Mulai Besok
Pendaftaran Bakal Calon...
Pendaftaran Bakal Calon Anggota Legislatif Dibuka KPU Mulai Besok
Rakor DPW DIY, TGB:...
Rakor DPW DIY, TGB: Perindo Harus Jaring Calon Legislatif Berkualitas
DPW Partai Perindo Sumsel...
DPW Partai Perindo Sumsel Perkuat Barisan, Jaring Calon Anggota Legislatif
Berita Terkini
Tutup P3N 27, Gubernur...
Tutup P3N 27, Gubernur Lemhannas Tegaskan Pemimpin Nasional Harus Berintegritas, Adaptif, dan Visioner
Jejak Uang Rp366,7 Miliar...
Jejak Uang Rp366,7 Miliar ke Pegawai Imipas Bongkar Dugaan Pemerasan oleh Silmy Karim
Kejagung Tak Sita Motor...
Kejagung Tak Sita Motor Listrik Kasus Dugaan Korupsi di Badan Gizi Nasional, Ini Alasannya
Dadan Hindayana Cs Korupsi...
Dadan Hindayana Cs Korupsi Tata Kelola MBG, Noel: Memprihatinkan
Pemerintah Serahkan...
Pemerintah Serahkan 112 DIM RUU Polri ke Komisi III DPR
Dharma Pongrekun Minta...
Dharma Pongrekun Minta MK Kaji Ulang UU Kesehatan Demi Jaga Kedaulatan Bangsa
Infografis
27 Negara Ini Terdeteksi...
27 Negara Ini Terdeteksi Radar dalam Jangkauan Rudal Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved