RI harus berani balas sikap Singapura
Selasa, 18 Februari 2014 - 21:26 WIB
RI harus berani balas sikap Singapura
A
A
A
Sindonews.com - DPR menyatakan Pemerintah Republik Indonesia (RI) bisa melarang kapal berbendera Singapura melintasi kawasan laut Indonesia jika benar Singapura melarang KRI Usman Harus melintasi wilayahnya.
Ketua Komisi I DPR Mahfudz Siddiq menegaskan jika benar Singapura bersikap seperti itu, Indonesia juga harus melarang kapal dengan bendera Singapura melintas di perairan tanah air.
"Kalau itu dilakukan (Singapura), Indonesia bisa membalas seperti itu dengan juga melarang kapal berbendera Singapura lewat perairan Indonesia. Apa urusan dia melarang-larang? Kita juga bisa melarang kalau gitu," kata Mahfudz di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (18/2/2014).
Dikutip dari Chanel News Asia pada Selasa (18/2/2014), Menteri Pertahanan Singapura Ng Eng Hen melarang KRI Usman Harun untuk melintasi perairan Singapura dan mengikuti setiap latihan perang Indonesia dengan Singapura."Kapal bernama Usman Harun yang berlayar ke laut lepas hanya menimbulkan rasa sakit dan kesedihan akibat pengeboman MacDonald House," ujarnya Menhan Ng Eng Hen.
Terkait sikap Singapura juga menolak latihan gabungan dengan KRI Usman Harun, Mahfudz pun menyarankan agar kerja sama dengan Singapura di bidang pertahanan bisa dihentikan."Hentikan saja kerja sama dengan Singapura di bidang pertahanan. Enggak akan rugi kok. Justru Singapura yang rugi kalau begitu," pungkasnya.
Seperti diberitakan sebelumnya, hubungan RI-Singapura merenggang menyusul protes Singapura atas penamaan kapal KRI Usman Harun.
Usman Harun adalah dua prajurit Indonesia yang berjuang saat konfrontasi dengan Malaysia pada 1965. Keduanya meledakkan Hotel Mac Donald House di Singapura, yang ketika itu masih temasuk wilayah Malaysia.
Berita:
Protes KRI Usman Harun, upaya provokasi politik Singapura
Ketua Komisi I DPR Mahfudz Siddiq menegaskan jika benar Singapura bersikap seperti itu, Indonesia juga harus melarang kapal dengan bendera Singapura melintas di perairan tanah air.
"Kalau itu dilakukan (Singapura), Indonesia bisa membalas seperti itu dengan juga melarang kapal berbendera Singapura lewat perairan Indonesia. Apa urusan dia melarang-larang? Kita juga bisa melarang kalau gitu," kata Mahfudz di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (18/2/2014).
Dikutip dari Chanel News Asia pada Selasa (18/2/2014), Menteri Pertahanan Singapura Ng Eng Hen melarang KRI Usman Harun untuk melintasi perairan Singapura dan mengikuti setiap latihan perang Indonesia dengan Singapura."Kapal bernama Usman Harun yang berlayar ke laut lepas hanya menimbulkan rasa sakit dan kesedihan akibat pengeboman MacDonald House," ujarnya Menhan Ng Eng Hen.
Terkait sikap Singapura juga menolak latihan gabungan dengan KRI Usman Harun, Mahfudz pun menyarankan agar kerja sama dengan Singapura di bidang pertahanan bisa dihentikan."Hentikan saja kerja sama dengan Singapura di bidang pertahanan. Enggak akan rugi kok. Justru Singapura yang rugi kalau begitu," pungkasnya.
Seperti diberitakan sebelumnya, hubungan RI-Singapura merenggang menyusul protes Singapura atas penamaan kapal KRI Usman Harun.
Usman Harun adalah dua prajurit Indonesia yang berjuang saat konfrontasi dengan Malaysia pada 1965. Keduanya meledakkan Hotel Mac Donald House di Singapura, yang ketika itu masih temasuk wilayah Malaysia.
Berita:
Protes KRI Usman Harun, upaya provokasi politik Singapura
(dam)