Soal dana haji, Fitra dukung KPK panggil Suryadharma

Jum'at, 07 Februari 2014 - 18:42 WIB
Soal dana haji, Fitra...
Soal dana haji, Fitra dukung KPK panggil Suryadharma
A A A
Sindonews.com - Forum Indonesia untuk Transparansi Anggaran (Fitra) sepenuhnya akan mendukung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) jika ingin memanggil Menteri Agama (Menag) Suryadharma Ali (SDA) untuk menggali keterangan mengenai pengelolaan dana haji.

"Pemanggilan Menteri Agama oleh KPK, sangat bagus, sangat aktual, relevan dan diapreasiasi oleh Fitra," kata Koordinator Advokasi dan Investigasi Fitra Uchok Sky Khadafi dalam pesan singkatnya, Jumat (7/2/2014).

Mereka menilai pengelolaan dana haji rentan tindak pidana korupsi (tipikor) karena tidak terbuka yang mengakibatkan biaya haji mahal. "Oleh karena pengelolaan dana haji, masih berbau korup lantaran pengelolaan tidak transparan dan akuntabilitas sehingga dampaknya adalah tinggi dan mahalnya dana haji bagi rakyat," tegasnya.

Terkait pemanggilan SDA, kata Uchok, KPK bisa mendalami mengenai rekening dana haji disimpan di bank. Lembaga pimpinan Abraham Samad ini juga bisa menelusuri dana pokok naik haji beserta bunganya yang dinilainya tidak transparan.

Terakhir, KPK dengan memanggil Menag juga bisa fokus pada tinggi dan mahal anggaran untuk operasional penyelenggaran ibadah haji, di mana anggaran ini diperuntukan bagi penyelenggara haji seperti pada tahun 2010 telah menghabiskan anggaran operasional sebesar Rp358,3 miliar, tahun 2011 sebesar Rp350 miliar, dan pada tahun 2012 sebesar Rp292,4 miliar.

"Dengan tinggi dan mahalnya dana operasional ini mengakibatkan mahalnya ongkos naik bagi orang Islam di Indonesia. Dan, orang Islam yang mau naik haji menjadi objek bisnis bagi Kementerian Agama karena pelayanan haji sangat jelek. Selain itu, KPK juga melakukan pemeriksaan juga terhadap perusahaan atau rekanan pihak Kementerian Agama dalam belanja barang dan jasa," pungkasnya.

Tautan lain:
Kasus dana haji, KPK isyaratkan panggil Menag
Rekomendasi KPK terkait pengelolaan dana haji
(hyk)
Berita Terkait
Hukum Haji dengan Harta...
Hukum Haji dengan Harta Hasil Korupsi
KPK Gandeng PPATK Telusuri...
KPK Gandeng PPATK Telusuri Aliran Dana Korupsi Kuota Haji
Perkumpulan Ustadz di...
Perkumpulan Ustadz di Jember Minta Firli Kawal Ketat Pengelolaan Dana Haji
Ketua KPK Ungkap Potensi...
Ketua KPK Ungkap Potensi Korupsi Pengelolaan Dana Haji Rp160 Miliar
Daftar 10 Negara dengan...
Daftar 10 Negara dengan Biaya Haji Tertinggi di Dunia
Dana Haji Terus Bertumbuh,...
Dana Haji Terus Bertumbuh, BPKH Perluas Investasi dalam Ekosistem Haji Global
Berita Terkini
Ancam 6 Juta Tenaga...
Ancam 6 Juta Tenaga Kerja, Wacana Kemasan Polos Harus Dibatalkan
DPR Minta KAI Bereskan...
DPR Minta KAI Bereskan Dulu Konektivitas Sebelum Bangun Jalur Kereta Aceh-Lampung
Imigrasi Nonaktifkan...
Imigrasi Nonaktifkan Pejabat yang Diperiksa KPK, Pastikan Pelayanan Publik Tetap Berjalan
Dua Truk Towing Masuk...
Dua Truk Towing Masuk Rumah Silmy Karim saat KPK Lakukan Penggeledahan
Panitia Mubes Kosgoro...
Panitia Mubes Kosgoro 1957 Terima Dokumen Lengkap Caketum La Ode Safiul Akbar
Islah Bahrawi Mengaku...
Islah Bahrawi Mengaku Dapat Intimidasi dari OTK, Rumah Diintai hingga Aktivitasnya Dibuntuti
Infografis
Biaya Penyelenggaraan...
Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji Tahun 2026 per Embarkasi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved