Integritas, poin utama penegakan hukum

Selasa, 04 Februari 2014 - 03:01 WIB
Integritas, poin utama...
Integritas, poin utama penegakan hukum
A A A
Sindonews.com - Indonesia sebagai negara hukum, telah tertuang dalam dasar negara. Sebagai negara demokrasi, perwujudan supremasi hukum sebagai landasan kehidupan Indonesia, bukanlah pekerjaan mudah.

Hal itu dikatakan Rektor Universitas Kristen Duta Wacana (UKDW) Yogyakarta Prof Dr Djohan.

Menurut Djohan, dengan fungsi peran dan kemampuan, tidak mengherankan jika jumlah yang sangat kecil, mahasiswa sebagai kaum muda terdidik juga memiliki peran yang besar mencetus perubahan.

"Perlu disadari, tanpa perubahan akan penegakan hukum, bangsa kita jelas mendapat ancaman besar, utamanya bagi eksistensi Indonesia sebagai sebuah negara," kata Prof Dr Djohan, di Yogyakarta, Senin 3 Februari 2014.

Djohan berharap, mahasiswa UKDW mampu meneladani para tokoh nasional dengan mencontoh kelebihan-kelebihannya guna mengembangkan diri, termasuk pembinaan karakter dan integrias sebagai calon agen perubahan dalam konteks masyarakat Indonesia yang pluralistik.

Dalam kesempatan yang sama, Praktisi Pendidikan Indonesia Prof Dr Jacob Elfinus Sahetapy mengatakan, menjadi seorang pengajar, ilmu pengetahuan sesuai yang diketahui atau pelajari tidaklah cukup.

Diperlukan pula integritas yang baik karena pengajar menjadi teladan dan pihak yang berbagi ilmu. "Jika ada pengajar atau dosen yang tidak memiliki integritas, sebaiknya tidak perlu mengajar saja karena hanya akan merusak. Merusak mahasiswanya, bahkan bangsa dan negaranya," ujarnya.

Dikatakan Sahetapy, dalam hal penegakan hukum masih saja banyak yang menanyakan siapa yang bertanggung jawab, termasuk pertanyaan apakah PT ikut bertanggung jawab.

Menurutnya, PT juga ikut bertanggung jawab karena sebagai lembaga pendidikan PT berperan mendidik masyarakat mengenai penegakan hukum. "Semua pihak tentu bertanggung jawab atas penegakan hukum negara ini. Dan perlu diingat, permulaan dari segala pendidikan ialah mulai dari mendidik diri sendiri terlebih dahulu," tegasnya.
(maf)
Berita Terkait
Rakornas Penegakan Hukum...
Rakornas Penegakan Hukum Terpadu Jelang Pemilu 2024
Pembagian Macam-Macam...
Pembagian Macam-Macam Hukum di Indonesia
Hukum di antara Akal...
Hukum di antara Akal dan Nurani
Penegakan Hukum Sontoloyo
Penegakan Hukum Sontoloyo
Demi Penegakan Hukum...
Demi Penegakan Hukum yang Lebih Luas, LQ Lawfirm Terus Berbenah
Survei Polling Institute:...
Survei Polling Institute: Kondisi Penegakan Hukum Perlu Perbaikan
Berita Terkini
Dukung Naniek S Deyang...
Dukung Naniek S Deyang Pimpin BGN, Arus Bawah Prabowo Minta Program MBG Dibenahi
Wamenkum: 20 DIM RUU...
Wamenkum: 20 DIM RUU Polri Bakal Dibahas Bareng DPR
2 Pengusaha Divonis...
2 Pengusaha Divonis 1,5 Tahun Penjara, Kuasa Hukum: PT KEM Korban Sistem di Kemnaker
Silmy Karim Jadi Tersangka...
Silmy Karim Jadi Tersangka KPK, Mensesneg: Kita Perang Melawan Korupsi
Pertama Dalam Sejarah,...
Pertama Dalam Sejarah, Kemenag Lantik 15 Perempuan Jadi Kepala KUA
Tak Kaget Dadan dan...
Tak Kaget Dadan dan Silmy Terjerat Kasus Korupsi, Noel: Juni-Juli Banyak Pejabat Ditangkap KPK
Infografis
Kaleidoskop 2025: 7...
Kaleidoskop 2025: 7 Peristiwa Hukum yang Menyita Perhatian Publik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved