Bisa saingi Jokowi, Priyo tak mau lawan Ical
Minggu, 02 Februari 2014 - 13:49 WIB
Bisa saingi Jokowi, Priyo tak mau lawan Ical
A
A
A
Sindonews.com - Politikus Partai Golkar Priyo Budi Santo masuk sebagai salah satu tokoh alternatif dari partai politik (parpol) yang mampu menyaingi Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) di Pilpres 2014.
Meski demikian, Priyo menegaskan Partai Golkar telah menunjuk Aburizal Bakrie (Ical) sebagai calon presiden. Karenanya, Priyo akan patuh terhadap putusan itu.
"Khusus capres saya harus mematuhi keputusan Partai Golkar dan untuk patut, saya tidak bisa berbicara lebih jauh," kata Priyo mengomentari hasil survei itu di Hotel Kartika Chandra, Jakarta, Minggu (2/2/2014).
Wakil Ketua DPR RI ini pun enggan berkomentar banyak terkait hasil tersebut. "Saya tidak bisa berkomentar dan menyerahkan (hasil survei) kepada publik," terangnya.
Yang terpenting, kata dia, sampai saat ini dirinya tidak mencalonkan diri sebagai capres dari parpol manapun. "Sampai hari ini tidak ada yang melamar kepada saya, saya fokus untuk memenangkan pemilu legislatif, biarkan berjalan normal saja, saya agak kikuk mengomentari hal ini," tuntasnya.
Sebelumnya, Priyo masuk menjadi salah satu tokoh partai politik alternatif pemimpin 2014 yang mampu menyaingi Jokowi berdasarkan hasil survei Political Communication Institute.
Berikut hasil survei Political Communication Institute mengenai pesaing Jokowi:
1. Tri Rismaharini: 19,1 persen
2. Priyo Budi Santoso: 18,5 persen
3. Hary Tanoesoedibjo: 10,8 persen
4. Yusril Ihza Mahendra: 9,7 persen
5. Puan Maharani: 9,6 persen
6. Marzuki Alie: 5,3 persen
7. Hatta Rajasa: 5,1 persen
8. Hidayat Nur Wahid: 3,2 persen
9. Anis Matta: 2,2 persen
10. Ahmad Heryawan: 2,1 persen
11. SH Sarundajang: 1,1 persen
12. Pramono Edhie Wibowo: 1,1 persen
13. Hayono Isman: 1,1 persen
Baca:
Kapabilitas Win-HT di atas Prabowo
Ini alasan HT mampu saingi Jokowi
Survei menyebutkan, HT mampu saingi Jokowi
Meski demikian, Priyo menegaskan Partai Golkar telah menunjuk Aburizal Bakrie (Ical) sebagai calon presiden. Karenanya, Priyo akan patuh terhadap putusan itu.
"Khusus capres saya harus mematuhi keputusan Partai Golkar dan untuk patut, saya tidak bisa berbicara lebih jauh," kata Priyo mengomentari hasil survei itu di Hotel Kartika Chandra, Jakarta, Minggu (2/2/2014).
Wakil Ketua DPR RI ini pun enggan berkomentar banyak terkait hasil tersebut. "Saya tidak bisa berkomentar dan menyerahkan (hasil survei) kepada publik," terangnya.
Yang terpenting, kata dia, sampai saat ini dirinya tidak mencalonkan diri sebagai capres dari parpol manapun. "Sampai hari ini tidak ada yang melamar kepada saya, saya fokus untuk memenangkan pemilu legislatif, biarkan berjalan normal saja, saya agak kikuk mengomentari hal ini," tuntasnya.
Sebelumnya, Priyo masuk menjadi salah satu tokoh partai politik alternatif pemimpin 2014 yang mampu menyaingi Jokowi berdasarkan hasil survei Political Communication Institute.
Berikut hasil survei Political Communication Institute mengenai pesaing Jokowi:
1. Tri Rismaharini: 19,1 persen
2. Priyo Budi Santoso: 18,5 persen
3. Hary Tanoesoedibjo: 10,8 persen
4. Yusril Ihza Mahendra: 9,7 persen
5. Puan Maharani: 9,6 persen
6. Marzuki Alie: 5,3 persen
7. Hatta Rajasa: 5,1 persen
8. Hidayat Nur Wahid: 3,2 persen
9. Anis Matta: 2,2 persen
10. Ahmad Heryawan: 2,1 persen
11. SH Sarundajang: 1,1 persen
12. Pramono Edhie Wibowo: 1,1 persen
13. Hayono Isman: 1,1 persen
Baca:
Kapabilitas Win-HT di atas Prabowo
Ini alasan HT mampu saingi Jokowi
Survei menyebutkan, HT mampu saingi Jokowi
(hyk)