Somasi Rizal, SBY terkesan bela Boediono

Rabu, 29 Januari 2014 - 06:03 WIB
Somasi Rizal, SBY terkesan...
Somasi Rizal, SBY terkesan bela Boediono
A A A
Sindonews.com - Somasi yang dilayangkan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) melalui kuasa hukum pribadinya, Palmer Situmorang kepada mantan Menteri Perekonomian era Presiden Abdurrahman Wahid, Rizal Ramli, disoal.

Dalam hal ini, SBY dianggap terkesan sedang berpihak kepada Wakil Presiden (Wapres) Boediono.

"Kasus Rizal Ramli, misalnya, somasinya kan tidak mesti dilakukan pengacara keluarga SBY," ujar Ketua Umum Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah, Saleh Daulay kepada Sindonews, Selasa 28 Januari 2014, malam.

Menurut dia, Wapres Boediono adalah pihak yang lebih tepat menjawab sekaligus melakukan langkah hukum terhadap pernyataan Rizal Ramli di Metro TV pada 26 November 2013 lalu tersebut.

"Boediono yang disebut-sebut disitu lebih pas untuk menjawab dan melakukan langkah hukum. Dengan begitu, SBY tidak terkesan membela dan sedang menutupi sesuatu," ungkapnya.

Seperti diketahui, SBY melalui kuasa hukumnya yang mengatasnamakan pribadi, presiden, dan keluarganya itu, menyoal tentang pernyataan Rizal Ramli di Metro TV pada 26 November 2013 lalu.

Berikut pernyataan Rizal Ramli tersebut :

"Saya tidak pernah menggunakan istilah barter tapi gratifikasi. Jadi di dalam kaus-kasus korupsi gratifikasi biasanya menyangkut uang, terutama di tingkat gubernur dan bupati."

"Atau gratifikasi perempuan dan ada juga gratifikasi jabatan. Dalam banyak kasus seperti ini, biasanya yang bersangkutan tidak menerima uang, tetapi ini return mendapatkan jabatan sebagai gratifikasi."

"Saya tahu karena sekretaris pemilihan calon wakil presiden SBY 2009 menceritakan ada sembilan nama sebagai calon wakil presiden, tapi last minute hilang semua nama itu dan tiba-tiba muncul nama Boediono setelah dilakukan penurunan CAR, agar Bank Century bisa di bailout."

Kuasa hukum SBY ini membantah kliennya tidak pernah melakukan gratifikasi seperti yang ditudingkan Rizal Ramli dalam wawancara di Metro TV pada 26 November 2013 itu.
(maf)
Berita Terkait
SBY Menatap 20 Tahun...
SBY Menatap 20 Tahun Mendatang: Pemimpin Partai Demokrat Saat Ini Menjanjikan
Pesan SBY ke Kader Demokrat:...
Pesan SBY ke Kader Demokrat: Jangan Pernah Takut jika Kedaulatan Partai Hendak Dirampas
Sudah Tiba di Amerika,...
Sudah Tiba di Amerika, SBY Dikabarkan Dalam Kondisi Baik
SBY Berdoa Tuhan Bimbing...
SBY Berdoa Tuhan Bimbing Pemerintah, Demokrat Jelaskan Maksudnya
Bicara Kebenaran, SBY:...
Bicara Kebenaran, SBY: Ya Allah, Kabulkanlah Permintaanku
Demokrat Sedang Panas,...
Demokrat Sedang Panas, SBY Bertemu Dubes Uni Eropa
Berita Terkini
Film Pesta Babi Bergeser...
Film Pesta Babi Bergeser dari Kritik Sosial Jadi Instrumen Kampanye Disintegrasi Papua
KPK Angkut Moge, Mobil...
KPK Angkut Moge, Mobil Mewah, dan Sepeda usai Geledah Rumah Silmy Karim
Ancam 6 Juta Tenaga...
Ancam 6 Juta Tenaga Kerja, Wacana Kemasan Polos Harus Dibatalkan
DPR Minta KAI Bereskan...
DPR Minta KAI Bereskan Dulu Konektivitas Sebelum Bangun Jalur Kereta Aceh-Lampung
Imigrasi Nonaktifkan...
Imigrasi Nonaktifkan Pejabat yang Diperiksa KPK, Pastikan Pelayanan Publik Tetap Berjalan
Dua Truk Towing Masuk...
Dua Truk Towing Masuk Rumah Silmy Karim saat KPK Lakukan Penggeledahan
Infografis
7 Fakta Kasus Hogi Minaya:...
7 Fakta Kasus Hogi Minaya: Suami Bela Istri, Berujung Tersangka
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved