Pengamat: Sistem pemerintahan Indonesia abu-abu

Minggu, 26 Januari 2014 - 17:14 WIB
Pengamat: Sistem pemerintahan...
Pengamat: Sistem pemerintahan Indonesia abu-abu
A A A
Sindonews.com - Sistem pemerintahan Indonesia dinilai masih belum jelas. Sebab, Indonesia belum meneguhkan pada aspek parlementariat atau presidensial yang diterapkan.

"Jadi jangan-jangan demokrasi kita abu-abu. Presidensial tidak, parlementer tidak. Akhirnya banci. Nah ketika banci, banyak distorsi, ketika banyak distorsi, negara nggak bisa mengelola lagi," kata Pengamat Politik dari Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Siti Zuhro, usai diskusi publik bertema 'Menata Ulang Jadwal Pilkada: Menuju Pemilu Serentak Nasional dan Pemilu Serentak Daerah' di Bakoel Coffe, Cikini, Jakarta, Minggu (26/1/2014).

Dia mengatakan, meski Indonesia pada Pilpres 2009 menganut presidensial, tetapi pada prakteknya justru parlemen lebih banyak mendominasi. Hal itu lantaran koalisi yang dibangun pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) cenderung politis.

Sehingga, lanjut dia, saat kebutuhan politik peserta koalisi tak terpenuhi, maka koalisi menjadi pecah. Sehingga, parlemen menjadi wilayah pertarungan yang strategis partai politik.

"Nah kita kembalikan (sistemnya). Ya sudah, berarti kalau ada apa-apa yang enggak becus Presiden, karena presidensial, otoritasnya ada di sana, jelas," ujarnya.

Oleh sebab itu, pada Pemilu 2014 mendatang, Indonesia dipaksa menentukan porsi yang jelas dalam sistem pemerintahannya. Karena, jika sistem yang ada sekarang dibiarkan, maka kewibawaan pemerintah dalam menjalankan kebijakan dan program tak berarti apa-apa.

"Nah itu kita kembalikan, siapa melakukan apa," tutupnya.

Baca berita:
Mahfud MD: Pemerintahan tak efektif jika Presiden tersandera
(kri)
Berita Terkait
Masa Depan Politik di...
Masa Depan Politik di Indonesia: Politik Dinasti?
Rakernas Perdana di...
Rakernas Perdana di Surabaya, Partai Mahasiswa Indonesia Berkomitmen Tingkatkan Partisipasi Politik Anak Muda
Demokrasi Indonesia...
Demokrasi Indonesia Dinilai Masih Diwarnai Politik Identitas
Politik Santuy atau...
Politik Santuy atau Politik Baperan
Mimbar Demokrasi Melawan...
Mimbar Demokrasi Melawan Politik Dinasti
Crab Mentality Penggerus...
Crab Mentality Penggerus Soliditas Bangsa
Berita Terkini
Teken Kerja Sama Hukum,...
Teken Kerja Sama Hukum, Indonesia dan Rusia Perkuat Mutual Legal Assistance
Prabowo Sindir Penolak...
Prabowo Sindir Penolak MBG: Enggak Ada yang Lebih Genting dari Perut Lapar
Kejagung Sebut Kasus...
Kejagung Sebut Kasus Pencurian Sandal Jepit Tak Harus ke Pengadilan, Bisa Diselesaikan lewat RJ
2 Calon Manajer Kopdes...
2 Calon Manajer Kopdes dan Kampung Nelayan Meninggal saat Latsarmil, TB Hasanuddin Berharap Lakukan Evaluasi Menyeluruh
Legal Standing Belum...
Legal Standing Belum Lengkap, Sidang Perdana Gugatan Bonatua Terhadap KPU-Rektor UGM Ditunda
Jaksa Agung Singgung...
Jaksa Agung Singgung Wacana Peleburan Pidum-Pidsus demi Penanganan Perkara Lebih Efisien
Infografis
Sniper Udara Paling...
'Sniper Udara' Paling Ditakuti Dunia Perkuat Pertahanan Udara Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved