Diduga ada okum di balik penundaan putusan MK

Sabtu, 25 Januari 2014 - 16:47 WIB
Diduga ada okum di balik...
Diduga ada okum di balik penundaan putusan MK
A A A
Sindonews.com - Koalisi masyarakat sipil untuk pemilu serentak menduga ada pihak-pihak yang bermain untuk mendorong Mahkamah Konstitusi (MK) melakukan penundaan pembacaan putusan pemilu serantak.

Indikasinya, sejak 26 Maret 2013 kabarnya sudah ada kesepakatan di MK untuk pemilu serentak. Namun, keputusan resminya baru dilakukan pada 23 Januari 2014.

"Saya malah curiga ada kekuatan-kekuatan yang sengaja mendorong supaya putusan itu tidak bacakan 2013," kata anggota koalisi Hamdi Muluk di Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu (25/1/2014).

Alasan MK sangat berhati-hati menuangkan hasil kesepakatan musyawarah 26 Maret 2013 dalam bentuk naskah untuk dibacakan dinilai kurang masuk akal. Menurutnya, membutuhkan waktu sepuluh bulan untuk menuangkan ke dalam naskah, mencerminkan MK tidak mempunyai kompetensi menulis naskah.

"Saya melihat alasan ini tidak valid juga karena untuk institusi sebesar MK itu soal menuliskan draf itu bukankah pekerjaan sehari-sehari, persis seperti kita di akademik membuat paper," tukasnya.

Berita:
Alasan MK putuskan pemilu serentak 2019.
(kur)
Berita Terkait
Kawal Pilpres Berintegritas,...
Kawal Pilpres Berintegritas, MK Sebaiknya Tunda Sidang Uji Materi UU Pemilu
Tegas! Ganjar Bakal...
Tegas! Ganjar Bakal Revisi UU Cipta Kerja jika Menang Pilpres 2024
Tegaskan Presiden Punya...
Tegaskan Presiden Punya Hak Berkampanye, Jokowi: Jangan Ditarik ke Mana-mana
Prabowo-Gibran Menang...
Prabowo-Gibran Menang Pilpres, Ketua Umum Relawan Betawi RPG Singgung UU DKJ
Dorong Revisi UU Pemilu,...
Dorong Revisi UU Pemilu, PKS Tidak Ingin Ada Politik Identitas di Pilpres
Profil Almas, Penggugat...
Profil Almas, Penggugat UU Pemilu yang Buka Jalan Gibran Maju di Pilpres 2024
Berita Terkini
Mahasiswa Soroti Pemborosan...
Mahasiswa Soroti Pemborosan APBN, Qodari: Prabowo Berhasil Hemat Rp300 Triliun
Polri Gelar Nobar Piala...
Polri Gelar Nobar Piala Dunia 2026, Pakar Hukum: Mendekatkan Polisi dengan Masyarakat
Ditahan KPK, Asrul Azis...
Ditahan KPK, Asrul Azis Tersangka Baru Kasus Kuota Haji Ajukan Praperadilan ke PN Jaksel
Tepis Ada Pembagian...
Tepis Ada Pembagian Keuntungan Program MBG ke Presiden, Kepala BGN: Hoaks
PP Himmah: Waspada Aksi...
PP Himmah: Waspada Aksi Reformasi Jilid II Dimanfaatkan Hambat Program Pemerintah
Kejagung: Sony Sanjaya...
Kejagung: Sony Sanjaya Tak Bisa Jadi Justice Collaborator Jika Menjadi Pelaku Utama
Infografis
5 Kapal Perang Paling...
5 Kapal Perang Paling Canggih di ASEAN
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved