Ibas apresiasi dana saksi untuk parpol
Jum'at, 24 Januari 2014 - 16:22 WIB
Ibas apresiasi dana saksi untuk parpol
A
A
A
Sindonews.com - Sekretaris Jenderal Partai Demokrat Edhie Baskoro Yudhoyono menyambut baik dan berterima kasih atas dana saksi untuk setiap partai politik (parpol) yang dikucurkan Kementerian Keuangan melalui Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu).
Menurut pria yang biasa disapa Ibas ini, Partai Demokrat akan sangat terbantu dalam pemilu nanti. Seperti diketahui Partai Demokrat bukanlah partai konglomerasi atau partai yang berlebih secara keuangan, sehingga bantuan akan hal ini sangat berarti.
"Saya pikir semua partai pun akan menyambutnya dengan tersenyum istilahnya sama rata sama rasa," ujar Ibas dalam siaran persnya di Jakarta, Jumat (24/1/2014).
Ia menambahkan, anggaran yang disetujui pemerintah untuk Bawaslu merekrut saksi dari unsur parpol untuk mengawasi Pemilu 2014 merupakan kebijakan yang tepat.
Pengalokasian anggaran ini dianggap meringankan beban anggaran Parpol untuk membiayai pengawas pada pemilu. Ibas menuturkan, kekhawatiran banyak pihak akan adanya anggaran langsung dari pemerintah untuk pengawas pemilu ini keliru.
"Semua pengawas dari parpol akan berlaku fair karena mendapat anggaran yang sama dari pemerintah. Anggaran pemerintah tentunya transparan dan akuntabel, penggunaannya akan mudah dipantau dan diaudit," jelas Ibas.
Ia pun berharap semoga Pemilu 2014 berlangsung sesuai dengan harapan, yaitu pemilu demokratis langsung umum bebas rahasia jujur adil serta penuh etika antara satu peserta dan peserta lainnya juga termasuk meningkatnya angka pemilih.
"Mari kita tingkatkan kualitas demokrasi bangsa ini. Kualitas demokrasi yang baik salah satunya tercermin dari tingkat partisipasi pemilih yang tinggi atau berkurangnya golput, kita awasi sama-sama pemilu nanti," pungkas mantan anggota DPR ini.
Baca berita:
PDIP ragukan uang saksi dari APBN tepat sasaran
Menurut pria yang biasa disapa Ibas ini, Partai Demokrat akan sangat terbantu dalam pemilu nanti. Seperti diketahui Partai Demokrat bukanlah partai konglomerasi atau partai yang berlebih secara keuangan, sehingga bantuan akan hal ini sangat berarti.
"Saya pikir semua partai pun akan menyambutnya dengan tersenyum istilahnya sama rata sama rasa," ujar Ibas dalam siaran persnya di Jakarta, Jumat (24/1/2014).
Ia menambahkan, anggaran yang disetujui pemerintah untuk Bawaslu merekrut saksi dari unsur parpol untuk mengawasi Pemilu 2014 merupakan kebijakan yang tepat.
Pengalokasian anggaran ini dianggap meringankan beban anggaran Parpol untuk membiayai pengawas pada pemilu. Ibas menuturkan, kekhawatiran banyak pihak akan adanya anggaran langsung dari pemerintah untuk pengawas pemilu ini keliru.
"Semua pengawas dari parpol akan berlaku fair karena mendapat anggaran yang sama dari pemerintah. Anggaran pemerintah tentunya transparan dan akuntabel, penggunaannya akan mudah dipantau dan diaudit," jelas Ibas.
Ia pun berharap semoga Pemilu 2014 berlangsung sesuai dengan harapan, yaitu pemilu demokratis langsung umum bebas rahasia jujur adil serta penuh etika antara satu peserta dan peserta lainnya juga termasuk meningkatnya angka pemilih.
"Mari kita tingkatkan kualitas demokrasi bangsa ini. Kualitas demokrasi yang baik salah satunya tercermin dari tingkat partisipasi pemilih yang tinggi atau berkurangnya golput, kita awasi sama-sama pemilu nanti," pungkas mantan anggota DPR ini.
Baca berita:
PDIP ragukan uang saksi dari APBN tepat sasaran
(kri)