SBY: Jangan anggap enteng Pemilu 2014

Kamis, 09 Januari 2014 - 14:22 WIB
SBY: Jangan anggap enteng...
SBY: Jangan anggap enteng Pemilu 2014
A A A
Sindonews.com - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) meminta jajaran TNI dan Polri bisa bekerja sama dan solid menjaga pengamanan jelang Pemilu legislatif (Pileg) maupun Pemilu Presiden (Pilpres) 2014.

Hal itu disampaikannya saat memberikan pengarahan kepada peserta Rapim TNI dan Polri Tahun 2014 di Auditorium Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian (STIK) PTIK, Jakarta Selatan, pada Kamis, (9/1/2014).

Dalam kesempatan itu, SBY meminta Polri dan TNI tidak menganggap enteng perhelatan Pemilu 2014 nanti.

"Ada yang berpendapat, karena Pemilu 2004 dan 2009 berjalan relatif aman, pastilah Pemilu 2014 berjalan aman. Saya harus mengingatkan militer dan kepolisian harus mengetahui, janganlah melihat pemilu sebagai sesuatu yang rutin," ujar Presiden SBY.

Menurutnya, gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di tiap Pemilu bisa berbeda-beda. "Kita tidak boleh menganggap enteng, walaupun kita juga tidak boleh berlebihan over estimated," katanya.

Baca berita:
Amankan logistik pemilu, KPU gaet TNI & Polri
(kri)
Berita Terkait
Pengamat Intelijen Ingatkan...
Pengamat Intelijen Ingatkan Jangan Ada yang Bermain-main Jelang Pemilu 2024
Hadapi Pemilu 2024,...
Hadapi Pemilu 2024, Dua Jenderal Purnawirawan Gabung Demokrat Kota Bekasi
TNI-Polri Gelar Rapim...
TNI-Polri Gelar Rapim Bahas Stabilitas Keamanan hingga Pemilu 2024
Kapolri dan Panglima...
Kapolri dan Panglima TNI Tanda Tangani Deklarasi Komitmen Netralitas TNI-Polri Pemilu 2024
Dukung Pemilu Damai,...
Dukung Pemilu Damai, FKPPI Dorong Kader Jaga Stabilitas Pemilu
TNI dan Polri Siap Jaga...
TNI dan Polri Siap Jaga Netralitas, Personel Diminta Patuhi Peraturan
Berita Terkini
KPK Lelang 106 Lot Barang...
KPK Lelang 106 Lot Barang Rampasan Korupsi dari 26 Perkara, Ada Handphone hingga Bidang Tanah
Geledah Rumah Silmy...
Geledah Rumah Silmy Karim, KPK Yakin Ada Bukti Tambahan
Gugatan Paulus Tannos...
Gugatan Paulus Tannos di Singapura Ditolak, KPK: Percepat Proses Ekstradisi ke Indonesia
Tumbuhkan Asa Jurnalis...
Tumbuhkan Asa Jurnalis Muda di Era Disruspi Digital, IJTI Gelar Konferensi Jurnalis Kampus se-Indonesia
Kemenag Catat 2 Juta...
Kemenag Catat 2 Juta Hewan Kurban Senilai Rp18,28 Triliun Dipotong saat Iduladha
KPK Kembali Geledah...
KPK Kembali Geledah Rumah Silmy di Jalan Brawijaya Jaksel
Infografis
Pemilu Nasional dan...
Pemilu Nasional dan Lokal Dipisah, Apa Saja Dampaknya?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved