Hadapi Nur Mahmudi, Anis Matta santai saja

Selasa, 07 Januari 2014 - 19:45 WIB
Hadapi Nur Mahmudi,...
Hadapi Nur Mahmudi, Anis Matta santai saja
A A A
Sindonews.com - Majelis Syuro Partai Keadilan Sejahtera (PKS) segera menentukan calon presiden terpilih dari lima nama bakal capres yang sudah lolos Pemilihan Raya (Pemira). Di antaranya, Anis Matta, Hidayat Nur Wahid, Ahmad Heryawan, Tifatul Sembiring, dan Nur Mahmudi Ismail.

Penentuan tersebut akan digelar akhir bulan Januari nanti dan merupakan kewenangan Majelis Syuro. Penentuan tersebut akan ditentukan melalui uji publik.

"Jadi begini nanti akhir bulan Januari, Majelis Syuro akan adakan rapat untuk tindak lanjuti hasil Pemira, tapi karena kita kan enggak punya pengalaman sebelumnya untuk ikut Pilpres, sehingga tak ada satu preseden. Sehingga nanti Majelis Syuro bebas untuk menentukan sikapnya seperti apa sebagai pengambil keputusan tertinggi di partai. Apakah nanti ditentukan tiga dulu untuk uji publik, atau langsung satu calon," ujar Presiden PKS Anis Matta usai diskusi politik di Perpustakaan Universitas Indonesia (UI), Depok, Selasa (7/01/2014).

Anis menegaskan, secara umum pihaknya akan menentukan sikap secara mufakat. Pemilihan juga tidak dipilih berdasarkan ranking hasil Pemira.

"Umumnya sih kami mufakat. Kecuali kalau sudah didapat mungkin voting. Tetapi belum ada satu pilihan yang kuat, entah mau pilih tiga atau langsung satu. (Kalau saya terpilih?) Kan belum, nanti dulu lah kalau sudah terpilih," tegasnya.

Sebagai presiden partai, lanjutnya, ia fokus dalam membangun sistemnya dulu. Yang terpenting, kata Anis, PKS maju dulu dalam pencapresan, sambil melihat hasil Pemilihan Legislatif nanti.

"Tugas saya bangun pondasinya dulu. Lain kali kalau mau ikut capres lagi, kita punya preseden dan pengalaman. Jadi konsepnya, jadi kita maju saja dulu, hasilnya kan belum bisa kita lihat, kita belum bisa tentukan hasilnya sebelum Pileg," jelasnya.

Saat ditanya soal persaingan di dalam lima capres hasil Pemira, Anis mengaku santai saja. Ia pun mempersilakan pemasangan spanduk yang ditujukan kepada calon lainnya yang juga Wali Kota Depok Nur Mahmudi Ismail.

"(Nur Mahmudi) pasang spanduk, boleh saja, enggak ada masalah. Persaingan enggak lah, santai saja, jangan terlalu tegang, tidak tegang," tutupnya sambil tertawa.

Baca berita:
Masuk radar Capres PKS, ini perasaan Nur Mahmudi
(kri)
Berita Terkait
PKS Gelontorkan Bantuan...
PKS Gelontorkan Bantuan untuk Warga Jateng
Daftar Lengkap Susunan...
Daftar Lengkap Susunan Dewan Pimpinan Tingkat Wilayah PKS Periode 2025-2030
Profil Singkat 3 Kader...
Profil Singkat 3 Kader PKS yang Berpeluang Ramaikan Pilpres 2024
Ketua Majelis Syura...
Ketua Majelis Syura PKS Periode 2025-2030 Ditentukan Pekan Ini
Anis Buka-bukaan soal...
Anis Buka-bukaan soal Misi Besar PKS
PKS Nilai Survei Kepercayaan...
PKS Nilai Survei Kepercayaan Publik ke Pemerintah Menurun Harus Jadi Alarm
Berita Terkini
KontraS Kritik Tuntutan...
KontraS Kritik Tuntutan 2,5 Tahun Penjara untuk Terdakwa Penyiraman Andrie Yunus
Revisi UU Polri, Menteri...
Revisi UU Polri, Menteri Pigai Usulkan Sejumlah Jabatan Utama Bisa Diisi Sipil
Film Pesta Babi Bergeser...
Film Pesta Babi Bergeser dari Kritik Sosial Jadi Instrumen Kampanye Disintegrasi Papua
KPK Angkut Moge, Mobil...
KPK Angkut Moge, Mobil Mewah, dan Sepeda usai Geledah Rumah Silmy Karim
Ancam 6 Juta Tenaga...
Ancam 6 Juta Tenaga Kerja, Wacana Kemasan Polos Harus Dibatalkan
DPR Minta KAI Bereskan...
DPR Minta KAI Bereskan Dulu Konektivitas Sebelum Bangun Jalur Kereta Aceh-Lampung
Infografis
4 Kejutan Pakistan Saat...
4 Kejutan Pakistan Saat Hadapi Serangan Militer India
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved