KPK harus tegas & cepat tangani kasus
Senin, 06 Januari 2014 - 09:02 WIB
KPK harus tegas & cepat tangani kasus
A
A
A
Sindonews.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) diminta tegas dan cepat dalam mengambil tindakan, terkait penyelesaian sejumlah kasus besar, seperti bailout Bank Century, Hambalang, atau Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI).
"KPK nanti akan didorong oleh banyak kekuatan politik, makanya nanti dituntut ketegasan KPK," kata Koordinator Forum Indonesia Untuk Transparansi Anggaran (Fitra), Uchok Sky Khadafi, saat dihubungi Sindonews, Minggu 5 Januari 2014 malam.
"Makanya nanti, apakah KPK akan hanyut (oleh kekuatan tertentu) atau bisa tegas dalam mengambil sikap terkait kasus-kasus tersebut. Karena semua tergantung dari ketegasan KPK," imbuhnya.
Dia menilai, pemberantasn korupsi yang terjadi selama ini, terlihat karena permintaan atau keinginan pihak tertentu untuk menghabisi lawan politiknya, jelang Pemilihan Umum (Pemilu) 2014 mendatang.
"Karena gerakan pemberantasan korupsi yang terjadi, karena keinginan pemberantasan korupsi saat ini untuk menghabisi lawan politik masing-masing. Karena memang semua elite politik banyak yang cacat, sehingga gampang kena sandera," ucapnya.
Menurutnya, jika hal tersebut dibiarkan berlarut-larut, selain bisa menimbulkan gejolak politik. lebih parahnya lagi akan muncul gejolak sosial.
"Jadi kalau tidak ada solusi, maka bisa memunculkan gejolak sosial. Puncaknya jelang pilpres (pemilihan presiden), itu sangat rentan buat publik, semoga ada solusi. Sehingga gejolak politik ini tidak akan berimbas kepada gejolak sosial," ungkapnya.
"Karena banyak sistem di Indonesia saling sikat-menyikat, saling menghabisi. Supaya kelompoknya bisa menang dan hukum rimba akan berlaku. Semoga pertarungan di 2014 ini elite politik dewasa, silakan bertarung, tapi jangan berimbas kepada masyarakat. Ini demi menjaga keutuhan NKRI," pungkasnya.
SBY diminta dorong Boediono hadiri panggilan Timwas
"KPK nanti akan didorong oleh banyak kekuatan politik, makanya nanti dituntut ketegasan KPK," kata Koordinator Forum Indonesia Untuk Transparansi Anggaran (Fitra), Uchok Sky Khadafi, saat dihubungi Sindonews, Minggu 5 Januari 2014 malam.
"Makanya nanti, apakah KPK akan hanyut (oleh kekuatan tertentu) atau bisa tegas dalam mengambil sikap terkait kasus-kasus tersebut. Karena semua tergantung dari ketegasan KPK," imbuhnya.
Dia menilai, pemberantasn korupsi yang terjadi selama ini, terlihat karena permintaan atau keinginan pihak tertentu untuk menghabisi lawan politiknya, jelang Pemilihan Umum (Pemilu) 2014 mendatang.
"Karena gerakan pemberantasan korupsi yang terjadi, karena keinginan pemberantasan korupsi saat ini untuk menghabisi lawan politik masing-masing. Karena memang semua elite politik banyak yang cacat, sehingga gampang kena sandera," ucapnya.
Menurutnya, jika hal tersebut dibiarkan berlarut-larut, selain bisa menimbulkan gejolak politik. lebih parahnya lagi akan muncul gejolak sosial.
"Jadi kalau tidak ada solusi, maka bisa memunculkan gejolak sosial. Puncaknya jelang pilpres (pemilihan presiden), itu sangat rentan buat publik, semoga ada solusi. Sehingga gejolak politik ini tidak akan berimbas kepada gejolak sosial," ungkapnya.
"Karena banyak sistem di Indonesia saling sikat-menyikat, saling menghabisi. Supaya kelompoknya bisa menang dan hukum rimba akan berlaku. Semoga pertarungan di 2014 ini elite politik dewasa, silakan bertarung, tapi jangan berimbas kepada masyarakat. Ini demi menjaga keutuhan NKRI," pungkasnya.
SBY diminta dorong Boediono hadiri panggilan Timwas
(maf)