Lembaga survei bilang partai Islam fakir logistik

Senin, 06 Januari 2014 - 05:29 WIB
Lembaga survei bilang...
Lembaga survei bilang partai Islam fakir logistik
A A A
Sindonews.com - Direktur lembaga survei Indikator Politik Indonesia, Burhanudin Muhtadi mengatakan, selain minimnya tokoh kuat yang dimiliki partai Islam, menurunnya suara partai Islam juga disebabkan karena sistem multi partai ekstrim yang ada di Indonesia.

Dia mengatakan, sistem multipartai yang ekstrim, melahirkan pola catchall party atau meraup semua suara.

Pola ini menurut Burhan merupakan situasi yang tidak begitu bersahabat dengan partai Islam. "Jika semua partai menjadi catchall party maka yang dominan adalah logistik dan finansial. Rata-rata partai Islam itu fakir logistik. Kalau sudah jor-joran dari iklan maupun pencitraan, partai Islam akan kalah," kata Burhanudin, saat ditemui di Cikini, Jakarta Pusat, Minggu 5 Januari 2014.

Sehingga menurutnya, partai Islam mempunyai kepentingan untuk melakukan penyederhanaan kepartaian. Semakin banyak partai, maka partai akan semakin catchall. Bahkan partai nasionalis pun tidak hanya mau menjadi partai nasionalis saja. Tetapi juga partai nasionalis-religius.

"Itu kan untuk mengambil pemilih Islam. Makanya heran juga dengan partai Islam, sudah jelas dirugikan multipartai ekstrim, tapi mereka paling tidak percaya diri kalau treshold dinaikkan. Ini yang menjadi sumber persoalan, mengapa suara partai Islam suaranya dicuri oleh partai nasionalis," ungkapnya.
(maf)
Berita Terkait
Pemerintah Belum Tuntaskan...
Pemerintah Belum Tuntaskan Hak 2.747 Penyelenggara Pemilu 2014
Kebocoran Data Pemilih...
Kebocoran Data Pemilih Pemilu 2014, Ini Kata KPU DIY
Capaian Partai Gerindra...
Capaian Partai Gerindra di Pemilu 2009, 2014, dan 2019
DPR Minta Pemerintah...
DPR Minta Pemerintah Bayar Uang Penghargaan Penyelenggara Pemilu 2014
Peretas Diduga Bobol...
Peretas Diduga Bobol Data Pemilih Pemilu 2014 Melalui KPU
Data Pemilih Pemilu...
Data Pemilih Pemilu 2014 Diduga Dibobol, Termasuk DPT Bantul
Berita Terkini
Dokter Tifa Klaim Simpan...
Dokter Tifa Klaim Simpan Bukti Kejanggalan Ijazah Jokowi Meski Eksepsinya Diterima
Sudaryono Jadi Kepala...
Sudaryono Jadi Kepala BGN, Aktivis 98 Yakin Program MBG Jadi Lebih Baik
Prabowo Pimpin Ratas...
Prabowo Pimpin Ratas selama 3,5 Jam di Istana, Ini yang Dibahas
Hakim Kabulkan Eksepsi...
Hakim Kabulkan Eksepsi Dokter Tifa, Khozinudin Sebut Tidak Ada Kejelasan tentang Ijazah Jokowi
Kejagung: Jadi Deputi...
Kejagung: Jadi Deputi di BGN, Ketut Sumedana Tak Lagi Jabat Kajati Sumsel
PSHKP Resmi Diluncurkan,...
PSHKP Resmi Diluncurkan, Siap Perkuat Tata Kelola Hukum dan Keuangan Publik
Infografis
5 Madrasah Tertua di...
5 Madrasah Tertua di Indonesia, Pelopor Pendidikan Islam Modern
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved