Tersangka dilantik jadi bupati, masyarakat bingung

Sabtu, 28 Desember 2013 - 16:01 WIB
Tersangka dilantik jadi...
Tersangka dilantik jadi bupati, masyarakat bingung
A A A
Sindonews.com - Keinginan untuk melantik Bupati Gunung Mas, Kalimantan Tengah di tahanan terus menuai polemik. Fraksi Hanura di DPR salah satu pihak yang menolak dilantiknya tersangka terkait kasus dugaan suap sengketa Pemilukada di Mahkamah Konstitusi (MK) itu.

Ketua Fraksi Hanura di DPR Sarifuddin Suding menegaskan fraksinya mendukung sikap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang tidak memberi izin pelantikan Hambit Bintih di tahanan Guntur.

"Kita back up KPK yang menolak pelantikan Hambit Bintih yang masih dalam status tersangka dan akan dilantik," kata Ketua Fraksi Hanura Sarifuddin Sudding di Jakarta, Sabtu (28/12/2013).

Sudding mengatakan, seharusnya pejabat yang sudah berstatus tersangka tidak lagi dilantik menjadi kepala daerah. ika pemerintah tetap melantik para pejabat yang bermasalah, maka hal tersebut akan menjadi preseden buruk bagi upaya pemberantasan korupsi di Indonesia.

"Masyarakat akan bisa menilai bahwa tidak ada bedanya antara pejabat yang bersih dan pejabat yang menjadi tersangka," tukasnya.

Anggota Komisi III DPR ini mengingatkan pemerintah seharusnya bisa mengeluarkan kebijakan yang pro pemberantasan korupsi, sehingga ada upaya jera dari para pejabat yang diduga melakukan tindakan-tindakan penyalahgunaan wewenang.

"Menurut saya, penundaan pelantikan pejabat yang diindikasikan terlibat korupsi, apalagi ketika sudah dalam status tersangka, akan mampu memberikan efek jera," tukasnya.

Berita alasan KPK tak berizin Hambit dilantik.
(kur)
Berita Terkait
Gugatan Jaksa Dipecat...
Gugatan Jaksa Dipecat Karena Korupsi Ditolak Mahkamah Konstitusi
Perbedaan Mahkamah Konstitusi...
Perbedaan Mahkamah Konstitusi dan Mahkamah Agung
Menjaga Martabat Mahkamah...
Menjaga Martabat Mahkamah Konstitusi
Mahkamah Konstitusi...
Mahkamah Konstitusi Kembali Diuji
Menimbang Mahkamah Konstitusi...
Menimbang Mahkamah Konstitusi Hari Ini
Mahkamah Konstitusi...
Mahkamah Konstitusi dalam Pusaran Politik
Berita Terkini
Alasan Hotman Paris...
Alasan Hotman Paris Tidak Khawatir soal Ucapannya 'Lu Punya Otak Gak?' Dilaporkan ke Polisi
Kejagung Dijadwalkan...
Kejagung Dijadwalkan Periksa Febrie Adriansyah Hari Ini, Sebelumnya Mangkir
Pakar: Pertemuan Kapolri-Direktur...
Pakar: Pertemuan Kapolri-Direktur FBI Langkah Strategis Hadapi Kejahatan Transnasional
Sebut 108 UU Perlu Diubah,...
Sebut 108 UU Perlu Diubah, Cak Imin: Omnibus Law Ciptaker hingga Agraria
KPK: Sebelum Serahkan...
KPK: Sebelum Serahkan Amplop ke Menhut, Bupati Kuansing Kumpulkan SGD 46.500
PPATK Ungkap Perputaran...
PPATK Ungkap Perputaran Dana Judi Online Turun hingga Rp286,84 Triliun di Era Prabowo
Infografis
Sudaryono, Anak Petani...
Sudaryono, Anak Petani Grobogan yang Dipercaya Jadi Ketua BGN
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved