Angka dana kampanye parpol tak logis

Sabtu, 28 Desember 2013 - 08:07 WIB
Angka dana kampanye...
Angka dana kampanye parpol tak logis
A A A
Sindonews.com - Peneliti Senior Forum Masyarakat Peduli Parlemen Indonesia (Formappi), Lucius Karus menilai, dengan kondisi kampanye pemilu seperti sekarang, sesungguhnya tak begitu penting berapa dana yang dilaporkan partai politik (parpol) ke Komisi Pemilihan Umum (KPU).

Sebab, dana kampanye parpol cenderung sebagai formalitas yang sedikit pun tak bisa menggambarkan jumlah dana riil yang dimiliki parpol untuk membiayai kampanye.

"Apalagi setiap caleg di dapil diberi keleluasaan oleh undang-undang untuk secara bebas menerima sumbangan dan membiayai kampanye dirinya. Dan parpol maupun KPU tak berdaya untuk melakukan kontrol terhadap dana caleg di dapil-dapil tersebut," katanya ketika dihubungi Sindonews, Sabtu (28/12/2013).

Dilanjutkannya, jadi sesungguhnya apa yang dilaporkan parpol ke KPU kemarin mengenai jumlah dana kampanye peserta pemilu merupakan laporan formal yang tak bisa dianggap sebagai informasi yang layak dipercaya.

Apalagi, jumlah dana yang dilaporkan oleh parpol nampaknya bukan angka yang menurut perhitungan logis bisa diterima.

"Demikian juga dengan sumber dana yang diterima parpol nampaknya sangat normatif karena yang tercatat hanya sumbangan dari pihak-pihak yang diijinkan undang-undang," ujar dia.

Padahal sebagaimana diketahui, kata Lucius, dana parpol selama ini merupakan salah satu titik lemah penguatan parpol. Tidak ada parpol yang memiliki kas yang jelas dan diketahui publik.

"Melihat hal ini nampaknya tugas berat bagi KPU untuk mengontrol dana peserta pemilu khususnya yang tidak terakomodasi dalam laporan partai," pungkasnya.

Seperti diketahui sejumlah parpol telah melaporkan dana kampanye. Mereka adalah Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) sejumla Rp135,5 miliar, Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Rp130 miliar, Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Rp44,8 miliar.

Kemudian, Partai Bulan Bintang (PBB) Rp29,1 miliar, Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia Rp19 miliar, Partai Demokrat Rp135 miliar, Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) Rp144 miliar, Partai Nasional Demokrat (Nasdem) Rp41 miliar dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Rp32 miliar.

Baca berita:
Dana kampanye Partai Demokrat Rp135 miliar
(kri)
Berita Terkait
Pemerintah Belum Tuntaskan...
Pemerintah Belum Tuntaskan Hak 2.747 Penyelenggara Pemilu 2014
Kebocoran Data Pemilih...
Kebocoran Data Pemilih Pemilu 2014, Ini Kata KPU DIY
Capaian Partai Gerindra...
Capaian Partai Gerindra di Pemilu 2009, 2014, dan 2019
DPR Minta Pemerintah...
DPR Minta Pemerintah Bayar Uang Penghargaan Penyelenggara Pemilu 2014
Peretas Diduga Bobol...
Peretas Diduga Bobol Data Pemilih Pemilu 2014 Melalui KPU
Data Pemilih Pemilu...
Data Pemilih Pemilu 2014 Diduga Dibobol, Termasuk DPT Bantul
Berita Terkini
Hadiri Suroboyo 10K,...
Hadiri Suroboyo 10K, Wali Kota Agustina Siap Tampilkan Grand Finale Terbaik The Ultimate 10K Series 2026
Kapolri Respons Usulan...
Kapolri Respons Usulan Pigai soal Sipil Duduki Jabatan Utama Polri: Sudah Ada Ruang Resiprokal
Nahdlatul Ulama: Pesantren...
Nahdlatul Ulama: Pesantren dan Kedaulatan Masyarakat Sipil
Presiden KSPI: Said...
Presiden KSPI: Said Iqbal Akan Dilantik Jadi Penasihat Presiden Bidang Ketenagakerjaan
Berkas Sudah P21, Pakar:...
Berkas Sudah P21, Pakar: Tinggal Tunggu Penyidik Serahkan Roy Suryo dkk ke JPU
Cerita Prabowo tentang...
Cerita Prabowo tentang 2 Angka Keberuntungan di Hidupnya: 8 dan 13 Selalu Muncul
Infografis
10 Pesawat Tempur Paling...
10 Pesawat Tempur Paling Laku di Pasaran, Juaranya Tak Terduga
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved