Publik menanti KPU buka laporan dana kampanye parpol

Sabtu, 28 Desember 2013 - 06:35 WIB
Publik menanti KPU buka...
Publik menanti KPU buka laporan dana kampanye parpol
A A A
Sindonews.com - Laporan dana kampanye partai politik (parpol) yang telah dilaporkan oleh parpol kepada Komisi Pemilihan Umum (KPU) harus segera diumumkan kepada publik. Sebab, publik berkepentingan mengetahui asal usul dana kampanye yang masuk ke parpol.

"KPU segera menyampaikan pada publik, agar publik bisa membantu dan mengikuti transparansi anggaran parpol," ujar Direktur Political Communication Institute Heri Budianto ketika dihubungi Sindonews, Sabtu (28/12/2013).

Menurutnya, ini penting agar proses pemilu khususnya terkait dana bisa dimonitoring. Setelah itu, baru kemudian publik dapat memberikan respons terhadap laporan itu.

"Saya melihat ada hal yang krusial yakni aliran dana yang dilaporkan itu apakah dana yang masuk hanya lewat partai atau juga lewat perorangan caleg," ucap dosen Universitas Mercua Buana ini.

Dikatakannya, ini harus dibuat clear jangan sampai parpol hanya melaporkan dana yang masuk via rekening atau kas parpol, namun melalui kader-kader tidak dimasukkan. Nah, jika ini terjadi maka potensi dana-dana siluman akan terbuka.

"Ini yang harus dijaga, agar parpol berani membuka semua aliran dana yang masuk melalui partai atau aliran yang masuk melalui kader atau caleg," pungkasnya.

Seperti diketahui sejumlah parpol telah melaporkan dana kampanye. Mereka adalah Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) senilai Rp135,5 miliar, Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Rp130 miliar, Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Rp44,8 miliar.

Kemudian, Partai Bulan Bintang (PBB) Rp29,1 miliar, Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia Rp19 miliar, Partai Demokrat Rp135 miliar, Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) Rp144 miliar, Partai Nasional Demokrat (Nasdem) Rp41 miliar dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Rp32 miliar.

Baca berita:
Berikut laporan dana kampanye Partai Hanura
(kri)
Berita Terkait
Pemerintah Belum Tuntaskan...
Pemerintah Belum Tuntaskan Hak 2.747 Penyelenggara Pemilu 2014
DPR Minta Pemerintah...
DPR Minta Pemerintah Bayar Uang Penghargaan Penyelenggara Pemilu 2014
Kebocoran Data Pemilih...
Kebocoran Data Pemilih Pemilu 2014, Ini Kata KPU DIY
Capaian Partai Gerindra...
Capaian Partai Gerindra di Pemilu 2009, 2014, dan 2019
Peretas Diduga Bobol...
Peretas Diduga Bobol Data Pemilih Pemilu 2014 Melalui KPU
Data Pemilih Pemilu...
Data Pemilih Pemilu 2014 Diduga Dibobol, Termasuk DPT Bantul
Berita Terkini
Momen Prabowo Beri Angklung...
Momen Prabowo Beri Angklung ke Presiden Narendra Modi Jadi Bukti Simbol Persahabatan
Prabowo Minta Dibentuk...
Prabowo Minta Dibentuk Satgas Akademisi, Begini Reaksi Mendiktisaintek
PTUN Jakarta Kabulkan...
PTUN Jakarta Kabulkan Gugatan Pegawai Kemenham ke Natalius Pigai
Polisi Tetapkan 32 Tersangka...
Polisi Tetapkan 32 Tersangka Kasus Dugaan Haji Ilegal, Kerugian Rp116 Miliar
Inovasi AI Sampah Semarang...
Inovasi AI Sampah Semarang Raih Guangzhou Award 2026
Reaksi Praperadilan...
Reaksi Praperadilan Roy Suryo, Ade Darmawan: Jangan Senang Dulu, Pokok Perkara Tidak Gugur
Infografis
10 Figur Publik Penerima...
10 Figur Publik Penerima Beasiswa LPDP, dari Mutiara Baswedan hingga Maudy Ayunda
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved