Rhoma Irama singgung kebijakan pertanian

Jum'at, 20 Desember 2013 - 12:56 WIB
Rhoma Irama singgung...
Rhoma Irama singgung kebijakan pertanian
A A A
Sindonews.com - Bakal Calon Presiden (Capres) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Rhoma Irama mengatakan, pemerintah telah mengambil kebijakan salah dalam mengelola pertanian di Indonesia.

Menurut pria yang akrab disapa Oma Irama ini menyinggung pemerintah yang cenderung membebaskan sektor pertanian jatuh kepada pihak swasta dan asing. Tetapi, justru tak menyejahterakan petani.

"Indonesia pengalihan tanah pertanian jadi tanah properti. Ini masih masif di Indonesia," kata Rhoma, saat pemaparan 'Kepemimpinan Menjadi Bangsa Pemenang' di Kampus UI, Salemba, Jakarta, Jumat (20/12/2013).

Dikatakan dia, penguasaan sektor pertanian yang tidak diperuntukkan bagi petani membuat para petani beralih profesi menjadi buruh. Apalagi, kata dia, tanah pertanian sudah mulai dikuasai asing.

Sehingga, eksodus besar-besaran dari bertani menjadi buruh, membuat sektor pertanian mengalami penurunan. Ia mengaku pemerintah harus menjembatani para petani mengelola secara mandiri hasil pertaniannya.

"Dann kita harus betul-betul manjakan petani. Karena kita negara agraris. Buatlah petani kita itu bangga menjadi petani," ujarnya.

Selain itu, tambah dia, Indonesia memiliki banyak pakar Sumber Daya Manusia (SDM) yang ahli dibidang pertanian, namun keberadaan mereka cenderung kurang dihargai, sehingga mereka dimanfaatkan pihak asing.

"Tapi karena di Indonesia tidak dapat job atau kurang dihargai akhirnya mereka kerja di luar negeri," imbuhnya.

Soal capres, PKB dinilai cuma iseng usung Rhoma
(lal)
Berita Terkait
Gugat Penetapan Capres...
Gugat Penetapan Capres 2014 dan 2019, Bonatua Bawa Novum Baru ke PTUN
Moderator Debat Capres...
Moderator Debat Capres 2014 Zainal Arifin Mochtar: 2024 Harus Menarik, Bukan Hanya Nanya dan Dijawab
Revisi UU Desa, Bacapres...
Revisi UU Desa, Bacapres Ganjar dan Puan Ungkap tentang Kesejahteraan
Inflasi Terendah Sejak...
Inflasi Terendah Sejak 2014, Ini Faktor Utamanya
Swiss vs Argentina:...
Swiss vs Argentina: Bayangan Hantu Trauma 2014
Rakernas PDIP Rekomendasikan...
Rakernas PDIP Rekomendasikan Perpanjangan Masa Jabatan Kades Jadi 9 Tahun
Berita Terkini
ASN Diizinkan Antar...
ASN Diizinkan Antar Anak di Hari Pertama Sekolah, Menteri PANRB: Tak Boleh Mengurangi Kualitas Pelayanan Publik
30 Pati TNI AU Naik...
30 Pati TNI AU Naik Pangkat, Danlanud Sultan Hasanuddin Pecah Bintang
Kejagung Janji Profesional...
Kejagung Janji Profesional Usut Kasus Dugaan Korupsi Febrie Adriansyah
BMKG Prediksi Curah...
BMKG Prediksi Curah Hujan Tetap Rendah di Wilayah Indonesia pada Pertengahan Juli 2026
Prabowo Panggil Menhan,...
Prabowo Panggil Menhan, Kapolri, hingga Jaksa Agung di Istana Malam Ini, Ada Apa?
Kasus Febrie Adriansyah...
Kasus Febrie Adriansyah Dilimpahkan ke Kejagung, Pakar: Proses Hukum Harus Transparan
Infografis
8 Kebijakan Baru Pemerintah...
8 Kebijakan Baru Pemerintah Hadapi Tekanan Global! WFH hingga MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved