Presiden ajak perempuan ikut membangun bangsa

Rabu, 18 Desember 2013 - 16:20 WIB
Presiden ajak perempuan...
Presiden ajak perempuan ikut membangun bangsa
A A A
Sindnews.com - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) meminta para perempuan Indonesia, untuk meningkatkan peranannya dalam proses pembangunan. Hal ini menjadi upaya pembangunan, mengingat perempuan adalah bagian dari komponen bangsa yang melaksanakan, dan juga berhak menikmati hasil pembangunan.

Ditemui dalam peringatan Hari Ibu ke-85 di Jakarta pada Rabu (18/12/2013), Presiden SBY mengatakan, berbicara mengenai Hari Ibu maka hal tersebut dikaitkan dengan kiprah para ibu dan perempuan.

Karena perempuan memiliki peran yang besar, dalam upaya merebut kemerdekaan dan usai merebut kemerdekaan.

"Dalam mengisi kemerdekaan pun, perempuan selalu ikut berperan dalam berbagai aspek pembangunan. Untuk itu perempuan perlu diberi akses, agar bisa berperan dalam pembangunan seperti pendidikan, kesehatan dan juga ekonomi," kata SBY, Rabu (18/12/2013).

Presiden SBY menyatakan, pengalaman bangsa dan negara lain di dunia menunjukkan tidak ada proses yang bersifat instan dalam mewujudkan sesuatu. Hal ini juga dalam upaya peningkatan peran perempuan dalam pembangunan. Selanjutnya, upaya ini hendaknya berjalan secara berkelanjutan.

Untuk itu segenap jajaran pemerintahan mulai dari pemerintah pusat hingga pemerintah daerah, harus meningkatkan usaha peningkatan peran melalui berbagai kebijakan dan program yang berpihak kepada perempuan.

"Saya mengajak terutama kaum perempuan untuk melaksanakan dan ikut serta dalam Pemilu 2014 yang aman, damai, demokratis serta lancar," katanya.

Selain itu Presiden SBY juga meminta para perempuan untuk memperhatikan dan ikut mengawasi kampanye-kampanye yang akan muncul jelang Pemilu 2014.

Sebagai pendidik, perempuan harus dapat memilih mana kampanye yang mencerdaskan, jauh dari fitnah dan kampanye hitam.

Pemerintah terus mendorong perempuan, agar terus menggunakan hak politiknya untuk bisa berperan dalam pembangunan.

Nantinya, para calon legislatif perempuan wajib meningkatkan kapasitas politiknya agar bisa memperjuangkan aspirasi kaumnya, serta dapat bermitra dengan kaum laki-laki.

Klik di sini untuk berita terkait.
(stb)
Berita Terkait
Fokus Masalah Perempuan...
Fokus Masalah Perempuan dan Anak, Jessica Diapresiasi Banyak Tokoh Dunia
Rakernas KPPI Dorong...
Rakernas KPPI Dorong Kementerian PPPA Jadi Kementerian Koordinator
Siapa Maryam Nawaz?...
Siapa Maryam Nawaz? Politikus Perempuan Pertama yang Menjadi Menteri Utama Punjab di Pakistan
KPPG Sebut Peran Penting...
KPPG Sebut Peran Penting Perempuan dalam Politik Nasional
Politik PKB Memuliakan...
Politik PKB Memuliakan Perempuan
4 Perempuan yang Mengguncang...
4 Perempuan yang Mengguncang Politik Global Sepanjang 2025
Berita Terkini
Kubu Roy Suryo Tepis...
Kubu Roy Suryo Tepis Berkas Kasus Pencemaran Nama Baik Terkait Ijazah Jokowi Sudah P21
Roy Suryo Bandingkan...
Roy Suryo Bandingkan Lamanya Penanganan Kasus Ijazah Jokowi dengan Jessica dan Ferdy Sambo
DKPP Pecat Ketua Bawaslu...
DKPP Pecat Ketua Bawaslu Kabupaten Tambrauw karena Terbukti Masih Berstatus ASN
KPK Ungkap Tahapan yang...
KPK Ungkap Tahapan yang Harus Dilalui untuk Ekstradisi Tersangka E-KTP Paulus Tannos
Terima Kunjungan Sekjen...
Terima Kunjungan Sekjen ICAPP, PKB Perkuat Jembatan Diplomasi Politik dengan Korsel
Desak DPR Segera Bahas...
Desak DPR Segera Bahas Revisi UU Pemilu, Perindo: Libatkan Partai Nonparlemen
Infografis
5 Presiden Indonesia...
5 Presiden Indonesia yang Paling Sering Reshuffle Kabinet
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved