KPK harus hemat bicara & banyak bekerja

Sabtu, 14 Desember 2013 - 14:37 WIB
KPK harus hemat bicara...
KPK harus hemat bicara & banyak bekerja
A A A
Sindonews.com - Pernyataan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Abraham Samad, mengenai ada koruptor nomor satu di Jawa Timur (Jatim), mendapat tanggapan dari politikus Senayan.

Politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Hendrawan Supratikno mengimbau, para penegak hukum baik di KPK atau lembaga negara lainnya seperti Mahkamah Konstitusi (MK), sebaiknya hemat mengeluarkan pernyataan.

"Orang-orang yang bekerja di KPK, MK itu hemat bicara, kaya karya, dan banyak bekerja," kata Hendrawan saat dihubungi wartawan, Sabtu (14/12/2013).

Hendrawan memandang, pernyataan Samad sebenarnya cukup logis, pasalnya, setiap daerah yang mendapat sokongan dana dari negara yang cukup besar potensi koruspsi bisa saja terjadi.

"Pernyataan Pak Abraham logis, hanya mengapa spesifik Jawa Timur. Pernyataan yang logis bisa menimbulkan spekulasi yang tidak perlu, itu wajar saja," pungkasnya.

Sebelumnya Abraham Samad mengaku kewalahan memberantas korupsi di Provinsi Jawa Timur. Pasalnya, kata dia, para koruptor di Jawa Timur sudah masuk kategori perampok wahid.

Hal itu dikatakannya, mengingat koruptor di daerah tersebut sangat pintar untuk menghilangkan jejak-jejak korupsi, sehingga sulit ditelusuri oleh penegak hukum.

"Di Jawa Timur itu perampok kelas wahid, itu kategorinya perampok yang tidak bisa dimaafkan. Karena luar biasa pengalamannya, karena saat dia merampok tidak meninggalkan jejak yang bisa ditelisik oleh penegak hukum," kata Abraham.

Berita pernyataan Abraham Samad munculkan trial by oponion.
(maf)
Berita Terkait
Strategi Pemberantasan...
Strategi Pemberantasan Korupsi
Pemberantasan Korupsi...
Pemberantasan Korupsi dan Perampasan Aset
Pemberantasan Korupsi,...
Pemberantasan Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme
Sisi Lain dalam Pemberantasan...
Sisi Lain dalam Pemberantasan Korupsi
Partisipasi Publik dalam...
Partisipasi Publik dalam Pemberantasan Korupsi
UU Antitipikor Sarana...
UU Antitipikor Sarana Pemberantasan Korupsi
Berita Terkini
Mengubah Ledakan Populasi...
Mengubah Ledakan Populasi Lansia Indonesia Menjadi Kekuatan Emas: Menjemput Bonus Demografi Kedua
Jenderal Sigit Tegaskan...
Jenderal Sigit Tegaskan Polri Tidak Sembarangan Tempatkan Personel di Luar Struktur
Tak Ada Batasan Anggota...
Tak Ada Batasan Anggota Polri Duduki Jabatan Sipil, Wamenkum Persilakan Gugat ke MK
Tokoh Nasional Ajukan...
Tokoh Nasional Ajukan Amicus Curiae, Nadiem: Dukungan Tegakkan Keadilan dan Kebenaran
Barang Bukti OTT Bupati...
Barang Bukti OTT Bupati Muara Enim, Uang Tunai hingga Rekening Senilai Rp2 M
Terungkap! 3 Modus Propaganda...
Terungkap! 3 Modus Propaganda Disintegrasi yang Membonceng Film Pesta Babi
Infografis
5 Rudal Paling Mematikan...
5 Rudal Paling Mematikan di Dunia, Satan II Rusia Bisa Hancurkan Banyak Kota Sekaligus
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved